JawaPos.com - Menjadi seorang pemilik atau pemelihara kucing merupakan sesuatu yang membahagiakan. Bagaimana mereka menghibur kamu, menemani hari-harimu selama ini, dan masih banyak lagi bisa kamu menikmati sebagai pemilik anabul.
Namun, adakalanya keadaan membuatmu terpisah dari kucing kamu. Beberapa orang harus bekerja di luar rumah selama beberapa jam atau bahkan pindah ke kota lain karena berbagai keadaan yang mendesak.
Hal ini membuat seseorang mau tidak mau berpisah dari kucing mereka dan LDR atau long distance relationship. Kamu mungkin bisa berkunjung ke rumah tempat kucingmu berada selama beberapa hari, minggu bahkan beberapa tahun sekali.
Situasi ini belum membuatmu bertanya-tanya apakah kucing kamu bisa saja tidak mengingatmu lagi setelah kamu bepergian. Bagi kamu yang kangen kucingmu setiap saat, mungkin membayangkan apakah kucingmu ingat dengan kamu dan bahkan kangen dengan kamu ketika kamu jauh.
Jawaban dari pertanyaan itu adalah iya, kucing ingat dengan manusia atau orang yang merawat mereka. Dilansir dari situs web Rover, kucing memiliki ingatan jangka panjang dan ingatan jangka pendek.
Ingatan yang dimiliki kucing termasuk ingatan yang bagus. Bahkan ketika kamu bepergian mingguan sampai berbulan-bulan lamanya, kucing masih bisa ingat dengan kamu, terutama bagi kamu yang memiliki hubungan dekat dengannya.
Baca Juga: 6 Pola Hidup yang Mampu Meningkatkan Tinggi Badan, Langkah Mengoptimalkan Pertumbuhan Tulang
Semakin dekat atau semakin erat hubungan kamu dengan kucing tersebut, maka semakin ingat juga mereka pada kamu selaku manusia yang memelihara mereka. Sebaliknya, kucing juga bisa mengenali orang yang jahat kepada mereka atau orang yang tidak suka dengan mereka.
Sama seperti manusia, tentunya persoalan ingat-mengingat ini bergantung pada masing-masing kucing itu sendiri. Dilansir dari situs web cats, kucing bisa mendeteksi orang lain sebagian besar berasal dari suara orang tersebut. Lantas apakah kucing bisa mendeteksi berdasarkan nama panggilan, wajah dan lainnya?
Soal penglihatan kucing, tentunya mereka memiliki pandangan yang sama sekali berbeda dengan manusia. Mulai dari jangkauan warna yang berbeda, sampai penglihatan malam yang tentunya tidak bisa dilakukan manusia.
Oleh karenanya sangat, kecil kemungkinan kucing mengenali kamu dari rupa fisik atau wajah kamu sebagai pemilik anabul. Mereka lebih sensitif terhadap bau dan juga suara, oleh karenanya mereka mungkin merasa familiar dengan bau tubuh kamu dan juga suara kamu ketika memanggil mereka.
Sebuah studi terkait perilaku hewan menyatakan bahwa kucing bisa mendeteksi perubahan suara pemilik mereka, ketika bicara dengan orang lain atau bicara dengan mereka. Oleh karenanya, kucing kamu tahu apabila kamu sedang bicara dengan mereka atau bicara dengan orang lain.
Lebih jauh kucing, juga bisa mendeteksi dan mengenali nama mereka sendiri. Meski tidak sepintar manusia yang mengerti bahasa sampai artinya, kucing bisa mengenali kata atau kalimat tertentu yang diasosiasikan dengan mereka, misalnya nama mereka yang dipanggil ketika hendak makan.
Rutinitas-rutinitas kucing yang dijalani setiap hari membuat mereka mengenali orang yang merawat mereka bahkan sampai nama panggilan mereka. Hal ini tentunya berlaku bahkan ketika kamu bepergian berhari-hari atau bahkan berbulan-bulan lamanya.
Dilansir dari situs Rover, ketika kamu bepergian jauh kucingmu masih bisa ingat bahkan kangen dengan kamu. Ketika kamu pulang ke rumah, kucingmu bisa antusias dan merasa senang ketika kamu kembali.
Tentunya perspektif waktu seekor kucing dan juga manusia berbeda. Bagi kamu yang meninggalkannya beberapa jam, mungkin bagi kucing hal itu terasa lebih lama karena mereka hidup jauh lebih sebentar dari manusia.
Oleh karenanya, penting bagi kamu untuk meluangkan waktu beberapa menit atau jam dalam sehari untuk menghabiskan waktu dengan mereka. Baik itu makan bersama, bermain atau bahkan sekedar duduk-duduk bersampingan.
Dikutip dari berbagai perkataan orang di media sosial, kamu memiliki dunia yang luas di hadapan kamu. Namun, kucing kamu hanya memiliki kamu sebagai dunia mereka. Apabila kamu sudah bertekad untuk membesarkan dan merawat kucing, pastikan untuk melakukan hal itu dengan maksimal.
Tidak hanya soal makan, minum, buang air, pastikan kamu juga memenuhi kebutuhan emosionalnya dengan menemani mereka. Membersamai ketika ada momen penting dan juga merawat mereka ketika sakit. Perlakukan kucing tidak hanya sebagai binatang namun juga sebagai teman atau bahkan anak yang perlu disayangi sampai akhir hayat mereka nanti.