← Beranda
Masih Percaya Harus Minum 8 Gelas Air Sehari? Ini Mitos dan Fakta Hidrasi yang Bikin Kaget!
Aulia Nur IsfahaniJumat, 5 September 2025 | 01.36 WIB
Ilustrasi seseorang sedang minum air (Dok.Freepik)

JawaPos.com - Pernah dengar anjuran harus minum delapan gelas air putih sehari biar tubuh tetap sehat?

Ternyata, nggak semua orang butuh jumlah yang sama, lho! Banyak orang masih percaya kalau angka “8 gelas” itu aturan mutlak, padahal kenyataannya bisa berbeda-beda tergantung gaya hidup, aktivitas, dan kondisi tubuh masing-masing.

Di balik kebiasaan minum air ini, ada banyak mitos hidrasi yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga: Waspada! 7 Gejala Penyakit Kronis Akibat Kebiasaan Minum Manis pada Orang Tua

Ada yang bilang minum air dingin bikin gemuk, ada juga yang percaya minum banyak air bisa langsung bikin kulit glowing.

Faktanya? Nggak sesimpel itu. Kalau salah percaya, justru bisa bikin kamu salah kaprah dalam menjaga kesehatan.

Mitos vs Fakta: Hidrasi Tubuh

Dilansir dari laman The Daily Jagran, berikut beberapa mitos atau fakta yang berkembang tentang hidrasi tubuh.

Baca Juga: Hati-Hati, Gula! Kebiasaan Minum Manis Berlebihan Picu Gagal Ginjal hingga Diabetes di Usia Muda

Mitos 1: Semua Orang Harus Minum Tepat 8 Gelas Air Sehari

Fakta: Angka 8 gelas air per hari sering dianggap aturan baku, padahal tidak selalu berlaku untuk semua orang.

Menurut dr. Shabana Parvee, kebutuhan cairan setiap orang bisa berbeda, tergantung ukuran tubuh, tingkat aktivitas, pola makan, bahkan kondisi cuaca.

Misalnya, orang yang sering berolahraga atau tinggal di daerah panas tentu butuh cairan lebih banyak.

Selain itu, hidrasi harian juga bisa didapat dari makanan dan minuman lain, seperti buah, sayur, teh, atau susu, jadi bukan cuma dari air putih saja.

Mitos 2: Hanya Air Putih yang Bisa Menghidrasi

Fakta: Untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, kamu nggak harus bergantung sepenuhnya pada air putih.

Banyak sumber cairan lain yang bisa mendukung hidrasi, seperti sup, teh, susu, buah, dan sayuran.

Bahkan, timun dan semangka mengandung lebih dari 90% air! Jadi, asupan cairan bisa lebih variatif dan menyegarkan.

Mitos 3: Rasa Haus = Sudah Dehidrasi

Fakta: Tubuh kita memang punya mekanisme alami untuk memberi sinyal lewat rasa haus. 

Menurut dr. Shabana Parvee, rasa haus bukan berarti kamu sudah dalam bahaya dehidrasi, melainkan tanda sederhana bahwa tubuh membutuhkan cairan tambahan. Yang berbahaya adalah ketika rasa haus dibiarkan berlebihan dan tidak segera ditanggapi.

Mitos 4: Semakin Banyak Minum Air, Semakin Bersih Tubuhmu

Fakta: Minum cukup air memang penting untuk kesehatan, tapi proses detoksifikasi utama justru dilakukan oleh ginjal.

Jadi, minum air berlebihan tidak otomatis membuat tubuh “super bersih.” Kuncinya ada pada keseimbangan yang cukup, tidak kurang, dan tidak berlebihan.

Lantas, Berapa Banyak Air yang Idealnya Diminum Setiap Hari?

Melansir dari laman Halodoc, sebenarnya, tidak ada angka pasti yang berlaku untuk semua orang.

Kebutuhan cairan dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari lingkungan, ukuran tubuh, hingga aktivitas harian.

Misalnya, mereka yang tinggal di daerah panas tentu membutuhkan lebih banyak cairan. 

Begitu juga dengan atlet, ibu hamil, atau ibu menyusui yang secara alami memerlukan asupan cairan tambahan.

Artinya, jumlah air yang tepat bisa sangat berbeda untuk setiap orang. Delapan gelas air per hari mungkin sudah pas bagi sebagian orang, tetapi bisa terasa kurang atau justru berlebihan bagi yang lain.

Cara paling sederhana adalah mendengarkan sinyal tubuh. Rasa haus adalah indikator alami yang bisa dijadikan panduan.

Minum saat merasa haus, dan berhenti ketika kebutuhan sudah tercukupi. Selain itu, jangan lupa untuk menambah asupan cairan ketika cuaca sedang panas atau saat beraktivitas fisik lebih berat.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho