← Beranda
Waspada! 7 Gejala Penyakit Kronis Akibat Kebiasaan Minum Manis pada Orang Tua
Betty Khasandra PujayantiKamis, 28 Agustus 2025 | 15.05 WIB
Ilustrasi seseorang yang minum Teh Manis (Canva)

 

JawaPos.com - Kebiasaan minum manis pada orang tua sering kali dianggap remeh, padahal dampaknya bisa memicu berbagai penyakit kronis berbahaya.

Banyak orang tua setiap hari mengonsumsi teh manis, kopi sachet, hingga minuman kemasan tanpa sadar risikonya bagi kesehatan jangka panjang.

Jika kebiasaan minum manis berlanjut, orang tua berisiko lebih cepat terkena berbagai penyakit kronis yang berbahaya.

Dilansir dari Halodoc.com, ada tujuh gejala yang harus diwaspadai akibat kebiasaan minum manis berlebihan.

Baca Juga: 7 Kebiasaan Malam Wanita yang Diam-diam Kehilangan Kegembiraan dalam Hidupnya

1. Sering Haus Berlebihan

Orang tua yang memiliki kebiasaan minum manis berisiko lebih cepat merasa haus meski sudah cukup minum air putih.

Rasa haus ini timbul karena tubuh mencoba mengeluarkan gula berlebih melalui urin sehingga cairan tubuh ikut berkurang.

Jika tidak diimbangi dengan asupan air putih, kondisi ini dapat memperburuk dehidrasi dan memengaruhi fungsi organ tubuh orang tua.

Baca Juga: 8 Kebiasaan Orang yang Sungguh Kaya dan Tidak Akan Dilakukan Meskipun Sedang Tren

2. Mudah Lelah dan Lemas

Kebiasaan minum manis pada orang tua membuat gula darah naik cepat, lalu turun drastis sehingga energi menjadi tidak stabil.

Akibatnya, orang tua lebih sering merasa lemas, lelah, dan sulit mempertahankan stamina untuk beraktivitas seharian.

Jika berlangsung lama, kondisi ini bisa menurunkan produktivitas sekaligus meningkatkan risiko penyakit metabolik.

3. Cepat Lapar

Minuman manis tidak memberikan rasa kenyang layaknya makanan sehingga orang tua akan cepat merasa lapar kembali.

Kondisi ini membuat mereka cenderung mengonsumsi makanan tambahan, yang akhirnya meningkatkan risiko kenaikan berat badan hingga memungkinkan obesitas. 

Dilansir dari Alodokter.com, obesitas akibat kebiasaan minum manis bisa memicu komplikasi serius, mulai dari jantung koroner hingga stroke.

4. Sering Buang Air Kecil di Malam Hari

Orang tua yang sering minum manis berlebihan biasanya mengalami peningkatan frekuensi buang air kecil, terutama pada malam hari.

Hal ini merupakan tanda gula darah yang terlalu tinggi sehingga ginjal bekerja ekstra untuk membuang kelebihan gula tersebut.

Jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi mengganggu kualitas tidur sekaligus menjadi tanda awal diabetes tipe dua.

5. Gangguan pada Hati

Kebiasaan minum manis berlebih juga berdampak pada kesehatan hati orang tua melalui penumpukan lemak di organ tersebut.

Kondisi ini dikenal dengan istilah fatty liver, yang bisa berkembang menjadi peradangan serius atau bahkan sirosis hati.

Semakin lama dibiarkan, gangguan hati akibat gula berlebih bisa mengganggu fungsi vital tubuh secara keseluruhan.

6. Kerusakan pada Gigi

Orang tua yang gemar minum manis lebih cepat mengalami kerusakan gigi karena gula menjadi makanan utama bakteri.

Bakteri tersebut menghasilkan asam yang merusak lapisan enamel gigi hingga menimbulkan nyeri, lubang, bahkan infeksi.

Kondisi ini sering disepelekan, padahal bisa berdampak buruk terhadap kesehatan mulut dan gizi orang tua.

7. Pusing dan Sakit Kepala

Kebiasaan minum manis berlebihan membuat kadar gula darah tidak stabil sehingga orang tua rentan mengalami sakit kepala.

Fluktuasi gula darah memengaruhi aliran darah ke otak, yang dapat memicu pusing bahkan gangguan konsentrasi.

Jika terjadi terus-menerus, gejala ini bisa menandakan risiko stroke atau penyakit kardiovaskular di masa tua.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho