← Beranda
Kata Psikologi, Berikut Ini Adalah 8 Kebiasaan yang Menyebabkan Anda Demensia: Siapkah Anda untuk Hal Itu?
Wahyu Eka PutraMinggu, 12 Januari 2025 | 13.54 WIB
Inilah delapan pelajaran hidup dari kehilangan orang tua. (pexels.com)

JawaPos.com - Demensia adalah kondisi penurunan kemampuan berpikir dan ingatan seseorang yang umumnya terjadi pada lansia (usia 65 tahun ke atas).

Kondisi ini dapat memengaruhi gaya hidup seseorang, mulai dari aktivitas sehari-hari hingga kemampuan bersosialisasi penderitanya.

Dikutip dari Geediting pada Minggu (12/1), demensia juga seringkali disebut dengan penyakit pikun atau pelupa. Namun, tidak semua orang yang sering lupa mengalami demensia.

Lantas, dalam artikel ini, kita akan membahas 8 kebiasaan sehari-hari yang dapat membantu mencegah atau menunda demensia. Simak penjelasannya!

1. Tetap Aktif Kegiatan Fisik

Aktivitas fisik bukan hanya tentang menjaga berat badan yang sehat atau kesehatan kardiovaskular. Hal ini juga membantu Anda menjaga otak dalam kondisi prima.

Psikolog telah menemukan hubungan yang kuat antara latihan fisik secara teratur dan kesejahteraan kognitif. Terlibat dalam aktivitas fisik secara teratur meningkatkan aliran darah ke otak dan mendorong pertumbuhan sel-sel otak baru.

Tetap konsisten dan jadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian Anda. Namun seperti biasa, penting untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan Anda sebelum memulai rejimen kebugaran baru.

2. Belajar Seumur Hidup

Ternyata, kebiasaan belajar seumur hidup ini juga merupakan pertahanan yang hebat terhadap demensia dalam diri seseorang manusia.

Hal seperti ini selayaknya menantang pikiran Anda dan tidak pernah menghentikan proses belajar dari waktu ke waktu.

Baca Juga: Jarang Berkomunikasi dengan Orang Tua Saat Dewasa, Biasanya Mereka Akan Menampilkan 7 Ciri dalam Menjalani Hidup

Barangkali bagi sebagian orang, belajar itu adalah buku. Bagi yang lain, itu mungkin teka-teki, belajar bahasa baru, atau bahkan mengambil hobi baru. Tujuannya adalah untuk membuat otak Anda sibuk dan tertantang.

3. Pertahankan Pola Makan yang Sehat

Pola makan seimbang yang kaya akan buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, dan lemak sehat dapat berkontribusi secara signifikan untuk menjaga kesehatan kognitif.

Penelitian telah menunjukkan bahwa diet tertentu, seperti diet Mediterania, yang tinggi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan minyak zaitun, dapat membantu melindungi otak dan menangkal penurunan kognitif.

4. Berlatih Kesabaran

Baca Juga: Inilah 15 Weton Paling Beruntung Menurut Primbon Jawa: Rezeki Melimpah dan Hidup Selalu Sejahtera!

Di dunia kita yang serba cepat, kita sering melupakan kekuatan hanya hadir seperi berlatih kesadaran. Atau meluangkan waktu untuk fokus pada saat ini dapat menjadi alat yang ampuh untuk meningkatkan kesehatan kognitif.

Kesadaran tidak hanya mengurangi stres dan kecemasan, yang diketahui berkontribusi pada penurunan kognitif, tetapi juga meningkatkan perhatian, memori, dan fokus.

5. Tetap Terlibat Secara Sosial

Sangat mudah untuk meremehkan pentingnya koneksi sosial. Dengan hiruk pikuk kehidupan sehari-hari, kita sering lupa untuk memelihara hubungan kita.

Percakapan, aktivitas sosial, bahkan panggilan telepon sederhana ke teman dapat merangsang otak kita dengan cara yang mungkin tidak dapat dilakukan oleh aktivitas soliter.

6. Tidur yang Cukup

Dalam masyarakat di mana begadang sering dipuji, namun salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk kesehatan otak Anda adalah dengan tidur nyenyak.

Tidur bukan hanya tentang mengistirahatkan tubuh Anda setelah hari yang panjang. Hal ini juga merupakan waktu ketika otak Anda memproses informasi dari hari itu, membentuk ingatan, dan pulih dari keausan sehari-hari.

7. Batasi Alkohol

Beberapa penelitian telah mengaitkan minum berat dengan peningkatan risiko penurunan kognitif dan demensia. Alkohol dapat menyebabkan kerusakan otak dan mengurangi volume otak, yang keduanya merugikan fungsi kognitif.

Menurut Pedoman Diet untuk Orang Amerika, minum moderat didefinisikan sebagai hingga satu minuman per hari untuk wanita dan hingga dua minuman per hari untuk pria.

8. Mengelola Stres dengan Baik

Stres kronis dapat menyebabkan peradangan, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.

Hal itu juga dapat secara langsung mempengaruhi otak Anda yang menyebabkan penyusutan memori dan fungsi kognitif.

Teknik manajemen stres yang efektif termasuk olahraga teratur, kesadaran, yoga, latihan pernapasan dalam, atau bahkan hanya membicarakan hal-hal dengan teman atau konselor.

EDITOR: Hanny Suwindari