← Beranda
Pria yang Bertahan dalam Suatu Hubungan Hingga Mendapatkan Pengganti yang Lebih Baik, Sering Menunjukkan 7 Perilaku Ini
Sharah SalsabilaMinggu, 22 Desember 2024 | 23.00 WIB
Ilustrasi pasangan bertengkar (Afif Ramdhasuma/pexels.com)

JawaPos.com - Memulai suatu hubungan memang mudah, tapi mempertahankannya yang sulit. Sering kali kita terjebak dalam harapan dan pada akhirnya kecewa.

Hubungan memang bukan sebatas romansa belaka dan dipenuhi warna-warni kebahagiaan, tapi sejatinya mereka adalah dua insan yang berbeda untuk saling menerima kekurangannya.

Bicara soal hubungan juga tidak semudah menyampaikan teori, tapi harus disertai pengalaman masing-masing orang.

Ada kalanya kita sudah tidak ingin lagi bertahan dalam suatu hubungan dan lebih memaksakan diri untuk tetap berada di sana hingga mendapatkan pengganti yang lebih baik, dan hal ini kerap dirasakan oleh para pria.

Dilansir dari laman Small Biz Technology pada (22/12) bahwa pria yang bertahan dalam suatu hubungan hingga mendapatkan pengganti yang lebih baik, sering menunjukkan 7 perilaku ini :

1. Selalu membandingkan pasangan

Dalam ranah hubungan, tidak ada yang lebih mengungkapkan daripada perbandingan yang konstan.

Pria yang tidak sepenuhnya berkomitmen pada hubungan mereka saat ini sering menunjukkan kecenderungan untuk membandingkan. 

Mereka mungkin mengangkat kebiasaan atau pencapaian mantan pasangan, atau bahkan secara halus mengisyaratkan cara mereka memilikinya lebih baik di masa lalu.

2. Kurangnya komitmen yang mendalam

Perilaku ini bermanifestasi dengan cara yang berbeda. Mereka mungkin ragu untuk membuat rencana jangka panjang, atau menghindari diskusi tentang masa depan.

Kurangnya komitmen ini adalah tanda bahwa mereka tidak sepenuhnya berinvestasi dan dapat mencari di tempat lain.

3. Ketersediaan emosional

Ketersediaan emosional adalah sifat umum pada pria yang hanya menandai waktu dalam suatu hubungan. Mereka mungkin hadir secara fisik, tidak secara emosional.

Ini mungkin bermanifestasi sebagai kurangnya minat pada perasaan, atau sebagai ketidakmampuan untuk berbagi emosi mereka sendiri. 

Ketersediaan emosional sangat penting untuk hubungan yang sehat. Jika kurang, itu adalah tanda bahwa pasangan kamu mungkin hanya bertahan dan menunggu pengganti yang lebih baik.

4. Enggan memperkenalkan pada lingkungan mereka

Seorang pria yang menunggu pengganti yang lebih baik sering ragu untuk memperkenalkan pasangannya kepada teman dekat atau keluarganya.

Ini bisa jadi karena dia tidak melihat masa depan jangka panjang dengan pasangannya saat ini, dalam hubungan yang berkomitmen, kedua pasangan harus bangga untuk memperkenalkan satu sama lain kepada orang-orang penting dalam hidup mereka.

Baca Juga: Simak! 4 Shio yang Diprediksi Akan Dapat Rezeki di Malam Tahun Baru Imlek 2025

5. Ketidakjujuran dan perilaku yang sulit dipahami

Pria yang menunggu pengganti yang lebih baik sering menunjukkan tanda-tanda ketidakjujuran. Mereka mungkin mengatakan kebohongan putih, menghindari pertanyaan tertentu, atau bahkan membuat cerita untuk menutupi jejak mereka. 

Orang-orang ini mungkin menghindari topik tertentu, mengubah topik pembicaraan ketika keadaan menjadi serius, atau bahkan menghilang tanpa penjelasan untuk jangka waktu tertentu.

6. Lebih memilih kesendirian

Mereka mungkin menolak undangan untuk melakukan sesuatu bersama atau sepertinya selalu punya alasan untuk sendirian.

Meskipun sehat dan perlu bagi setiap orang untuk memiliki ruang mereka sendiri, tapi jika dilakukan secara konsisten akan menjadi pertanda buruk.

Jika pasangan secara konsisten memilih kesendirian daripada denganmu, itu mungkin karena mereka tidak benar-benar tertarik untuk berbagi kehidupan mereka denganmu.

7. Manipulasi emosi

Manipulasi emosional adalah tanda seorang pria yang menunggu seseorang yang lebih baik. Pria-pria ini mungkin menggunakan rasa bersalah, menyalahkan, atau bahkan gaslighting.

Mereka akan membuat semuanya terasa seperti kesalahanmu, atau merasa bahwa kamu gila karena terlalu mencurigai mereka.

Dikutip dari laman Spiritia, hubungan itu butuh kesiapan mental dan juga kemantapan hati. Kalau kita tidak mempersiapkannya dan hanya menjalani karena ada “status” mungkin akan berubah menjadi hubungan tidak sehat.

Oleh karena itu, teruntuk pria yang hanya bertahan dalam suatu hubungan sambil menunggu pengganti yang lebih baik, maka perlu dikomunikasikan daripada terus-menerus menyakiti perempuan. 

EDITOR: Hanny Suwindari