JawaPos.com - Kalau Anda pernah mengalami bruntusan di jidat, Anda pasti tahu bahwa bruntusan bersifat membandel.
Bruntusan di jidat biasanya berbentuk lebih kecil dari jerawat. Bruntusan ini akan memenuhi area bagian jidat Anda. Meski tak terlihat, mungkin bruntusan membuat Anda tidak percaya diri.
Namun, seperti halnya jenis jerawat lainnya, bruntusan di jidat dapat diatasi dengan perawatan yang tepat.
Dalam artikel ini yang dilansir dari laman londonmedical.co.uk oleh JawaPos.com, Kamis (26/9) berikut cara menghilangkan bruntusan di jidat:
1. Jangan memencet bintik-bintik tersebut
Meskipun mungkin menggoda, jangan memencet atau mengutak-atik jerawat di dahi. Hal ini dapat menyebabkan jaringan parut, nyeri, dan infeksi di area tersebut.
2. Bahan-bahan khusus
Dokter kulit Anda mungkin menyarankan penggunaan produk yang mengandung bahan seperti asam salisilat, niasinamida, asam azelaic, atau benzoil peroksida.
Versi benzoil peroksida yang lebih kuat tersedia dengan resep dokter jika jerawat Anda tidak kunjung sembuh.
Seberapa baik bahan-bahan ini bekerja akan bergantung pada Anda. Terkadang diperlukan uji coba untuk menemukan produk yang tepat.
Jika Anda tidak yakin produk atau bahan apa yang harus dicari, konsultasikan dengan dokter kulit .
3. Obat resep untuk jerawat di dahi
Jika pengobatan yang dijual bebas tidak berhasil, Anda mungkin memerlukan obat yang lebih kuat dengan resep dokter.
Obat resep untuk jerawat mungkin mengandung bahan-bahan seperti:
- Antibiotik (oral atau topikal): antibiotik topikal dapat menghilangkan bakteri pada kulit yang dapat menginfeksi folikel rambut Anda.
- Retinoid topikal: membantu meningkatkan pergantian sel kulit yang menghilangkan sel-sel kulit mati dari permukaan kulit Anda.
- Kontrasepsi kombinasi dan pengobatan anti-androgen untuk perempuan: mengonsumsi pil kontrasepsi yang mengandung estrogen dan progesteron dapat menurunkan jumlah androgen (hormon seks) yang dapat menurunkan produksi sebum.
- Obat oral isotretinoin.