JawaPos.com – Jujur saja, kita semua pasti ingin menjadi lebih bahagia. Tapi bagaimana caranya? Sains mungkin punya jawabannya.
Ada kebiasaan-kebiasaan tertentu, yang didukung oleh sains, yang dapat menghasilkan kebahagiaan jangka panjang.
Mempraktikkan kebiasaan-kebiasaan ini tidak akan serta merta menyelesaikan semua masalah kehidupan, tetapi kebiasaan-kebiasaan ini pasti dapat menguntungkan Anda.
Dilansir dari ideapo.com, Rabu (28/8), berikut adalah 8 kebiasaan yang didukung oleh sains yang akan membuat Anda lebih bahagia dalam jangka panjang. Anda tidak akan percaya betapa sederhana namun efektifnya kebiasaan tersebut.
1. Rasa syukur adalah kuncinya
Inginkah Anda merasa lebih bahagia? Mulailah dengan bersyukur. Sains mendukung hal ini.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa mengungkapkan rasa syukur dapat meningkatkan tingkat kebahagiaan.
Mengapa demikian? Nah, ketika kita mengungkapkan rasa syukur, kita mengakui kebaikan dalam hidup kita. Ini mengalihkan fokus kita dari apa yang salah ke apa yang benar.
Sederhana saja, tuliskan beberapa hal yang Anda syukuri setiap hari. Anda akan takjub melihat perbedaan yang ditimbulkannya.
Tapi jangan hanya percaya begitu saja, cobalah dan lihat bagaimana hal itu meningkatkan suasana hati Anda.
Ini bukan tentang memiliki kehidupan yang sempurna tetapi menghargai apa yang Anda miliki, dan itulah rahasia kebahagiaan dalam jangka panjang.
2. Berolahraga secara teratur
Ilmu pengetahuan telah membuktikan berkali-kali bahwa aktivitas fisik merangsang zat kimia di otak Anda yang membuat Anda merasa lebih bahagia, lebih rileks, dan tidak terlalu cemas.
Beberapa tahun yang lalu, saya mengalami masa sulit. Segalanya tidak berjalan sesuai keinginan saya dan suasana hati saya selalu buruk.
Seorang teman menyarankan saya untuk mulai berolahraga. Awalnya, hal itu terasa seperti tugas, tetapi saya terus melakukannya.
Dan tahukah Anda? Berhasil! Seiring berjalannya waktu, saya mulai merasa lebih bahagia, lebih positif.
Tentu, masalah saya tidak hilang dalam semalam, tetapi saya memiliki pola pikir yang lebih baik untuk mengatasinya.
Jadi, jika Anda mencari strategi kebahagiaan jangka panjang, jadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas Anda. Bahkan jalan kaki singkat setiap hari dapat membuat perbedaan besar.
3. Habiskan waktu di alam
Melarikan diri ke alam terbuka tidak hanya menyegarkan, tetapi juga terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kebahagiaan Anda.
Sebuah penelitian dari Universitas Stanford menemukan bahwa orang yang berjalan kaki selama 90 menit di area alami, dibandingkan dengan area perkotaan, menunjukkan penurunan aktivitas di wilayah otak yang dikaitkan dengan depresi.
Jadi, jika Anda sedang merasa sedih dan butuh dorongan kebahagiaan, cobalah menghabiskan lebih banyak waktu di alam.
Pergilah mendaki, piknik di taman, atau sekadar duduk di bawah pohon. Berinteraksi dengan alam dapat memberi Anda dorongan suasana hati yang sangat dibutuhkan.
4 Prioritaskan tidur
Kita sering meremehkan kekuatan tidur malam yang nyenyak. Namun percayalah, hal itu tidak dapat ditawar jika Anda sedang berjuang untuk kebahagiaan jangka panjang.
Kurang tidur dapat menyebabkan perubahan suasana hati, mudah tersinggung, dan bahkan depresi.
Di sisi lain, tidur yang berkualitas dapat meningkatkan suasana hati, produktivitas, dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Jadi, biasakan untuk memprioritaskan tidur Anda. Buat jadwal tidur, pertahankan rutinitas waktu tidur, dan pastikan lingkungan tidur Anda nyaman dan mendukung istirahat. Hasilnya? Anda akan lebih bahagia!
5. Terhubung dengan orang-orang terkasih
Dalam kesibukan hidup, kita kerap kali lupa akan pentingnya menjalin hubungan dengan orang-orang yang kita sayangi.
Hubungan adalah jantung dan jiwa dari keberadaan kita. Hubungan memberi kita kegembiraan, dukungan, dan rasa memiliki. Dan tahukah Anda? Sains setuju.
Orang-orang dengan ikatan sosial yang kuat cenderung lebih bahagia daripada mereka yang tidak.
Ini bukan tentang memiliki banyak teman, tetapi tentang memiliki hubungan yang mendalam dan bermakna.
Luangkan waktu untuk memelihara hubungan Anda. Lakukan percakapan yang menyentuh hati, berbagi tawa, ciptakan kenangan.
Momen-momen kebersamaan ini dapat mendatangkan kebahagiaan luar biasa dalam jangka panjang.
6. Berlatih kesadaran penuh
Jika ada satu hal yang saya pelajari, itu adalah bahwa kebahagiaan terletak pada saat ini.
Di dunia saat ini, kita selalu terburu-buru melakukan hal berikutnya, terus-menerus khawatir tentang masa depan atau berkutat pada masa lalu. Kesibukan yang terus-menerus ini dapat merampas kebahagiaan kita.
Melatih kesadaran penuh, hadir sepenuhnya dan terlibat pada saat ini, dapat meningkatkan kebahagiaan kita secara signifikan.
Ini membantu kita menghargai keindahan hidup saat ini, alih-alih terus mengejar masa depan yang sulit dipahami.
7. Berikan bantuan kepada orang lain
Pernah mendengar istilah “helper's high”? Itu adalah perasaan puas dan bahagia yang Anda dapatkan karena membantu orang lain.
Penelitian ilmiah juga mendukung hal ini. Penelitian menunjukkan bahwa tindakan kebaikan melepaskan endorfin di otak, yang menyebabkan perasaan gembira dan sejahtera.
Baik itu menjadi sukarelawan di lembaga amal setempat, membantu tetangga, atau sekadar mendengarkan keluh kesah teman, memberi kembali dapat meningkatkan kebahagiaan Anda.
Jadi biasakan untuk membantu orang lain dan lihat bagaimana hal itu mengubah hidup Anda sendiri.
8. Rangkullah hal positif
Yang terakhir, tetapi tentu bukan yang paling akhir, adalah merangkul kepositifan. Mempertahankan pandangan positif dapat meningkatkan kebahagiaan kita secara signifikan.
Ini tentang melihat gelas setengah penuh, berfokus pada sisi baiknya, dan percaya pada kekuatan kemungkinan.
Pikiran Anda memiliki kekuatan untuk membentuk realitas Anda. Biasakan untuk mengisi pikiran Anda dengan pikiran positif dan lihat bagaimana hal itu mengubah kebahagiaan Anda dalam jangka panjang.