← Beranda
7 Tanda Seseorang Merasa Hampa dan Kehilangan Arah dalam Hidup, Apa yang Harus Dilakukan?
Sharah SalsabilaMinggu, 25 Agustus 2024 | 16.16 WIB
Ilustrasi orang yang hampa dan kehilangan arah./(Unsplash.com/KyleBroad)

JawaPos.com - Dalam perjalanan hidup manusia, kebahagiaan dan kesedihan akan silih berganti. Proses itu semua tentunya tidak mudah, sehingga tak jarang seseorang bisa merasa hampa dan kehilangan arah.

Perasaan hampa dan kehilangan arah itu muncul ketika seseorang sudah melakukan berbagai cara untuk mengatasi sebuah masalah atau mencapai sesuatu hal demi bertahan hidup.

Ketika itu, seseorang kerap merasa buntu seperti tidak ada jalan lagi yang harus ditempuh, dan tak jarang dari mereka mengambil jalan pintas yaitu mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Mengutip dari laman Universitas Ciputra, kenali 7 tanda seseorang merasa hampa dan kehilangan arah dalam hidup, diantaranya :

1. Perasaan Kosong dan Hampa Ketika Melakukan Aktivitas

Meskipun sedang bekerja atau sibuk menghabiskan aktivitas sehari-hari, tapi seseorang tersebut tetap merasa hampa dan kehilangan arah.

Contohnya dengan sering melamun, tidak fokus, dan tidak merasakan apapun dalam kegiatan tersebut.

2. Tidak Tertarik untuk Melakukan Aktivitas

Jika ada teman yang mengajak hangout, liburan, atau olahraga, seseorang yang merasa hampa dan kehilangan arah tidak akan tertarik melakukan itu semua. Karena baginya, dalam kegiatan apapun tidak akan mampu mengubah perasaannya.

3. Motivasi Menurun

Setiap orang pasti mengalami sebuah impian dan cita-cita dalam hidupnya, tapi berbeda bagi mereka yang merasa hampa dan kehilangan arah. Mereka cenderung putus asa serta tidak ada gairah hidup untuk mengejar impian.

Baca Juga: Berkelas! Ini 4 Zodiak yang Punya Standar Tinggi Menurut Astrologi, dari Capricorn hingga Leo

4. Kurangnya Semangat untuk Bekerja

Meskipun bekerja itu didorong untuk memenuhi kebutuhan, maka orang yang sudah merasa hampa dan kehilangan arah kurang memiliki semangat dalam bekerja.

Baginya, itu adalah hal yang melelahkan dan tidak bermakna apapun dalam hidupnya.

5. Mudah Kehilangan Fokus

Jika teman atau lingkungan sekitarnya mengajak berbicara, maka seseorang yang merasa hampa dan kehilangan arah akan lebih banyak melamun, tatapannya kosong, sehingga tidak fokus.

6. Menarik Diri dari Lingkungan

Alih-alih mencari hiburan dengan teman-teman atau keluarga, seseorang yang merasa hampa dan kehilangan arah lebih memilih untuk menarik diri dari lingkungan. Ia akan lebih senang menyendiri di kamar tanpa ada gangguan apapun.

7. Mudah Merasa Gelisah

Seseorang yang merasa hampa dan kehilangan arah dalam hidupnya akan mudah gelisah ketika dihadapkan pada persoalan. Hal ini terjadi karena trauma yang dialami dan takut tidak mampu mengatasinya.

Dari 7 tanda di atas, seseorang dapat mengatasinya dengan cara fokus pada perasaan diri sendiri, menulis jurnal, membangun support system yang positif, menambah wawasan baru, dan bila perlu menghubungi prefesional.

Melansir dari laman Pijar Psikologi, perasaan hampa dan kehilangan arah ini biasanya dialami oleh seseorang yang berusia 20 hingga 30 tahunan.

Pencarian keseimbangan antara keinginan diri dan realita yang harus dijalani sering kali menimbulkan dilema di tengah banyak tuntutan. Dunia psikologi memahami semua gejolak ini sebagai quarter life crisis atau krisis seperempat hidup.

EDITOR: Hanny Suwindari