JawaPos.com - Ada satu istilah yang akhir-akhir ini sering digaungkan oleh masyarakat di media sosial. Istilah tersebut adalah marriage is scary yang secara harfiah berarti pernikahan itu menakutkan.
Setelah istilah tersebut, biasanya diungkapkan alasan mengapa pernikahan itu menakutkan menurut mereka. Mulai dari alasan finansial, penampilan, pendapat politik, sampai perilaku seseorang.
Ketakutan seseorang untuk menikah adalah sesuatu yang normal untuk dirasakan. Pasalnya, pernikahan adalah sebuah janji suci antara kedua pihak untuk hidup selamanya.
Perjanjian yang sangat sakral tersebut tentu tidak akan nyaman apabila dilaksanakan bersama orang yang salah.Oleh karenanya, memilih pasangan hidup adalah hal terpenting dalam pernikahan.
Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi sebelum mengatakan janji sehidup semati saat pernikahan.
Dikutip dari Healthshots dan Psych Central, berikut ini merupakan 7 cara dalam memilih pasangan hidup:
1. Fisik Bukan Segalanya
Fisik bisa jadi penentu seseorang dalam memilih pasangan hidup. Namun, ingat bahwa fisik bisa saja berubah seiring waktu pernikahan, namun karakter dan kepribadian tidak.
Kamu harus mengingat dalam hati bahwa fisik memang nilai plus, namun bukan segalanya dalam memilih pasangan sehidup semati.
2. Standar Hidup Serupa
Hal selanjutnya yang perlu dipertimbangkan terkait pasangan hidup adalah standar hidup. Standar hidup yang dimaksud adalah kedudukan, finansial sampai latar belakang keluarga.
Bukan sepenuhnya dilarang, namun alangkah lebih baik memiliki pasangan dengan standar hidup serupa. Apabila perbedaan standar hidup terlalu jauh, pastikan kamu siap menghadapi tantangan dan saling menyesuaikan diri dengan standar satu sama lain.
3. Komunikasi Efektif
Komunikasi merupakan hal paling utama dalam pernikahan, dimana sebagian besar kegiatan pernikahan dilakukan dengan komunikasi. Kamu perlu memilih sosok yang baik dalam komunikasi.
Pasanganmu perlu tahu kapan untuk mengatakan sesuatu dan mendengarkan demi menghindari kesalahpahaman. Dengan ini, kehidupan pernikahan bisa lebih baik untuk dijalani bersama.
4. Punya Nilai Bersama
Memiliki pasangan sehidup semati bukan sekedar punya kesamaan dalam hal selera makanan atau film favorit. Ada nilai-nilai bersama yang akan lebih baik bagi pasangan untuk memahami hal yang sama.
Nilai yang dimaksud bisa berupa keluarga apa yang akan dibentuk atau cara parenting terhadap anak. Selain itu, nilai-nilai penting seperti religi yang sangat memengaruhi kehidupan juga bisa kamu pertimbangkan.
5. Menerima Kekurangan
Salah satu hal yang seringkali luput dari standar orang dalam memilih pasangan hidup adalah bagaimana pasangan menghadapi kekurangan. Kamu bisa memilih sosok yang bisa dan mau menerima kritik atas kekurangannya.
Sosok seperti itu tidak melihat kekurangan sebagai kelemahan. Justru, pasangan yang baik akan mau untuk maju bersama ke arah yang lebih baik.
6. Punya Rasa Hormat
Rasa hormat adalah salah satu tonggak penting dalam kehidupan manusia. Terlebih pada pasangan, kamu sudah seharusnya memilih sosok yang hormat tidak hanya padamu namun juga pada hubungan yang dijalani.
Tidak hanya soal romansa, rasa hormat yang dimiliki seseorang juga penting pada teman, keluarga, dan tetangga. Jangan sampai kamu memiliki pasangan hidup yang tidak menghargai dan memandang rendah orang disekitar, bahkan kamu sebagai pasangan.
7. Ada Etika dan Empati
Terakhir, kamu perlu memperhatikan etika dan empati dalam sosok yang hendak menjadi pasangan hidupmu. Etika ini bisa dilihat dalam perilaku sehari-hari dan bagaimana sikapnya dalam menghadapi konflik.
Empati juga diperlukan sebagai sikap memahami emosi dan kebutuhan orang lain. Punya pasangan hidup tanpa empati tentu bisa membuat kehidupan pernikahan agak menyesakkan.
Ketujuh poin diatas merupakan beberapa cara yang bisa kamu pertimbangkan dalam memilih pasangan hidup. Semoga setelah menelaah pasangan hidup dari tujuh poin di atas, kamu bisa menemukan sosok terbaik yang akan berada disisimu bertahun-tahun lamanya.