← Beranda
Termasuk Skill Penting dalam Hidup, Simak 5 Cara Mudah untuk Jadi Pendengar yang Baik!
Trinaifa ArdiantiSabtu, 3 Agustus 2024 | 13.30 WIB
Ilustrasi pendengar yang baik./Pexels

JawaPos.com - Dalam hidup, kita tentu biasa berbagi cerita satu sama lain. Mulai dari kejadian menyenangkan, berita terkini, restoran yang ramai sampai topik permasalahan kehidupan.

Manusia sebagai makhluk sosial tentu tidak bisa lepas dari yang namanya berbagi cerita. Berbagi cerita dilakukan guna meringankan beban pikiran dan juga komunikasi untuk mempertahankan hubungan.

Ada banyak tipe orang yang bercerita dan orang yang mendengarkan cerita. Untuk orang yang mendengar, ada jenis pendengar yang baik dan jenis pendengar yang tidak baik.

Bagi kamu yang merasa sebagai pendengar tidak baik tentu ingin naik kelas menjadi sosok pendengar yang baik.

Pendengar yang baik berarti kamu akan jadi rujukan dan jadi tempat curhat yang menyenangkan.

Orang juga akan jadi lebih luwes dan terbuka ketika berkomunikasi denganmu.

Dikutip dari Indeed, berikut ini adalah 5 cara mudah yang bisa dilakukan untuk jadi pendengar yang baik:

1. Beri Perhatian Penuh

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan perhatian penuh pada orang yang berbicara.

Menjadi pendengar yang baik berarti benar-benar fokus mendengarkan tanpa gangguan.

Dalam proses mendengarkan, kamu bisa berfokus pada mereka dan menyingkirkan semua gangguan yang ada. Mulai dari orang lain sampai benda-benda yang ada di sekitar.

Apabila memungkinkan, kamu bisa mengajak teman tersebut untuk pergi ke tempat privat agar tidak terganggu suara manusia.

Kamu bisa menutup pintu, mematikan ponsel atau menutup laptop yang sedang dibuka.

2. Bahasa Tubuh Positif

Baca Juga: Perbedaan Emosional Hingga Penyelesain Konflik Jadi Salah Satu Tantangan Pasangan Cancer dan Libra Dalam Hubungan

Cara selanjutnya adalah dengan menyajikan bahasa tubuh yang positif. Bahasa tubuh yang dimaksud adalah gerak tangan, posisi tubuh sampai ekskresi sebagai tanda bahwa kamu benar-benar mendengarkan.

Kamu bisa melakukan kontak mata yang cukup, duduk tegak dan mempertahankan ekspresi positif.

Hal ini bisa membuat orang lain merasa didengarkan dan nyaman melanjutkan ceritanya.

Kamu juga bisa menyesuaikan bahasa tubuh dengan perasaan mereka. Misal, ketika sedang marah atau sedih, kamu bisa menunjukkan gestur tubuh dan wajah yang sesuai.

3. Tidak Menginterupsi

Tidak melakukan interupsi kepada orang yang sedang bicara sebenarnya adalah hal yang harus dilakukan. Selain tidak sopan, hal ini bisa membuat kamu jadi bukan pendengar yang baik.

Cara ini dilakukan karena tidak semua orang menginginkan nasihat atau saran. Terkadang, orang bercerita dengan tujuan hanya untuk didengarkan.

Oleh karenanya, kamu harus menahan perasaan untuk menyela ketika mendengarkan cerita.

Selalu ingat bahwa kamu tentu punya kesempatan untuk bicara di akhir nanti. Namun, ketika lawan bicaramu berbicara sekarang sebaiknya dengarkan dahulu sampai selesai.

4. Respon dengan Tanya

Ketika cerita sudah usai, inilah waktu untuk kamu merespon dengan tanya. Beberapa pertanyaan penting seperti detail peristiwa atau kesimpulan dari cerita tersebut bisa kamu tanyakan untuk klarifikasi.

Hal ini mengindikasikan bahwa kamu benar-benar peduli dan mendengarkan cerita tersebut. Selain itu, pertanyaan ini juga bisa membantumu memahami situasi orang tersebut.

Teman kamu mungkin bisa menambahkan satu-dua hal yang ia lupa sampaikan. Hal ini menjadikan kamu terlibat secara aktif dalam mendengarkan.

Menjadi orang yang penasaran dan bertanya kembali justru tanda bahwa kamu teman dan pendengar yang baik.

5. Pribadi yang Empati

Baca Juga: Menjalin Hubungan Sesama Zodiak Cancer? Ternyata Miliki Tantangan Percintaan yang Tak Terduga Lho

Terakhir, kamu bisa menjadi sosok pribadi dengan empati pada temanmu. Kamu bisa menunjukkan bahwa kamu benar-benar merasakan empati atas cerita yang diberitahu teman kamu.

Beberapa kalimat sebagai tanda bahwa kamu paham dan memahami posisi lawan bicara bisa kamu sampaikan di akhir percakapan.

Lebih jauh, kamu mungkin bisa menawarkan saran atau solusi atas masalah yang dialami.

Namun, hal paling penting dari memberikan saran adalah apakah orang lain mau menerimanya atau tidak. Pastikan apakah temanmu sedang ingin didengarkan saja atau perlu solusi.

Kelima poin diatas merupakan beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk jadi pendengar yang baik.

Hal ini merupakan skill kehidupan yang berguna. Selain mempererat hubungan, jadi pendengar yang baik berarti bahwa kamu adalah sosok dewasa yang bisa mendengarkan orang lain dengan baik.

EDITOR: Hanny Suwindari