← Beranda
Jadi Waktu Penting di Pagi Hari, Inilah 9 Manfaat Sarapan yang Luar Bisa Hebat untuk Kesehatan
Achmad AsroriMinggu, 16 Juni 2024 | 13.35 WIB
Ilustrasi- Makan sarapan di pagi hari./Freepik

JawaPos.com - Sarapan pagi sering dianggap sebagai waktu makan yang paling penting dalam sehari, namun banyak orang yang masih melewatkannya karena alasan kesibukan atau kurangnya nafsu makan.

Padahal, sarapan memiliki peran yang sangat vital dalam memulai hari dengan baik dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Mengonsumsi sarapan sehat dalam dua jam setelah bangun tidur tidak hanya memberikan energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas, tetapi juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan yang signifikan.

Dari melindungi kesehatan jantung hingga meningkatkan daya ingat, melansir Medicinenet, berikut ini adalah sembilan manfaat luar biasa dari sarapan pagi yang bisa Anda dapatkan setiap hari.

1. Melindungi Kesehatan Jantung

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka yang tidak sarapan lebih mungkin terkena penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang rutin sarapan.

Orang yang melewatkan sarapan cenderung mengalami kenaikan berat badan, yang dapat menyebabkan diabetes, kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi, yang semuanya meningkatkan risiko penyakit jantung.

2. Menurunkan Risiko Diabetes Tipe II

Sarapan pagi membantu menghindari fluktuasi glukosa darah yang dapat menyebabkan diabetes.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang berusia di bawah 65 tahun yang melewatkan sarapan beberapa kali seminggu memiliki risiko 28 persen lebih tinggi untuk mengembangkan diabetes dibandingkan dengan mereka yang rutin sarapan.

3. Memberikan Energi

Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, orang yang sarapan lebih aktif secara fisik di pagi hari dibandingkan dengan mereka yang tidak sarapan. Sarapan membantu memulai hari dengan lebih banyak energi.

4. Meningkatkan Daya Ingat

Sarapan dapat meningkatkan daya ingat, konsentrasi, kecepatan pemrosesan informasi, kemampuan berpikir, kreativitas, kemampuan belajar, dan berbicara pada orang dewasa dan anak-anak.

Ilmuwan di Universitas Milan, Italia, menemukan bukti bahwa manfaat ini mungkin disebabkan oleh kadar glukosa yang stabil yang disediakan oleh sarapan.

5. Menjaga Berat Badan

Meskipun penelitian mengaitkan sarapan dengan risiko obesitas yang lebih rendah, penelitian tersebut bersifat observasional dan tidak bisa memastikan bahwa sarapan mencegah kenaikan berat badan.

Namun, penelitian yang lebih terkontrol menunjukkan bahwa orang dewasa yang berdiet dan mengonsumsi lebih banyak kalori saat sarapan daripada saat makan malam lebih berhasil menurunkan berat badan.

6. Mencegah Kerontokan Rambut

Sarapan memberikan mikronutrien penting dan mengurangi stres pada tubuh. Melewatkan sarapan dapat menyebabkan folikel rambut memasuki fase telogen (istirahat), meningkatkan risiko kerontokan rambut.

Sarapan yang kaya protein memberikan nutrisi bagi rambut dan mendorong pertumbuhan rambut yang sehat.

7. Mengurangi Risiko Sakit Kepala dan Migren

Tidak sarapan dapat menyebabkan sakit kepala dan migren karena kadar gula darah yang rendah (hipoglikemia).

Penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat menyebabkan sakit kepala migren, sehingga melewatkan sarapan dapat memicu migren.

8. Meningkatkan Asupan Serat

Sarapan adalah waktu yang tepat untuk mengonsumsi serat, yang sering kali kurang dalam diet banyak orang.

Dengan menjadikan sarapan sebagai kebiasaan sehat dan menyertakannya dalam rutinitas pagi, Anda memiliki peluang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan serat harian.

9. Meningkatkan Mood

Sarapan yang sehat dapat meningkatkan suasana hati. Penelitian menunjukkan bahwa setelah tidur semalaman, sarapan membantu mengisi kembali cadangan glukosa otak.

Tanpa rasa lapar yang mengganggu, kebanyakan orang cenderung merasa lebih bahagia dan tidak mudah marah.

Dengan memahami pentingnya sarapan dan manfaat kesehatannya, kita dapat lebih termotivasi untuk menjadikannya bagian rutin dari kehidupan sehari-hari.

Sarapan yang sehat tidak hanya memberikan energi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh, tetapi juga mendukung kesehatan jangka panjang dan kesejahteraan mental.

EDITOR: Hanny Suwindari