JawaPos.com - Pernikahan adalah acara sekali seumur hidup yang dinanti oleh kedua mempelai pengantin.
Oleh karenanya, persiapan baik dalam hal mental dan finansial disiapkan sebaik-baiknya untuk menyambut acara ini.
Dalam membuat sebuah acara pernikahan, tentu terdapat orang-orang terdekat yang diundang ke dalam kesempatan ini.
Mulai dari teman masa kecil, sekolah, sahabat kuliah, rekan kerja, atasan kerja dan sanak saudara yang jauh datang.
Dan apabila sudah diundang sebagai tamu, seseorang tentu harus memenuhi etika tertentu dalam menghadirinya. Ada juga hal-hal yang tidak boleh dilakukan sebagai tamu dalam acara pernikahan.
Meski tamu tersebut adalah teman terdekat atau saudara yang paling akrab, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan di acara pernikahan.
Dilansir dari Buzzfeed, berikut beberapa hal yang tidak boleh dilakukan oleh tamu di acara pernikahan:
1. Mengomentari Makanan
Baca Juga: Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 8 Juni 2024: Mulai dari Kesehatan, Karier, Keuangan hingga Cinta
Mengomentari makanan di depan pemasaknya memang bukan tindakan terpuji. Terutama di acara pernikahan, protes akan makanan yang disajikan sangat tidak sopan.
Mempelai pengantin yang sudah mempersiapkan menu katering sedemikian rupa berbulan sebelumnya tidak sepantasnya mendapatkan komentar tidak baik terkait makanan.
Terutama apabila mempelai tersebut adalah teman atau saudara dekat, perbuatan mengomentari makanan dapat membuat keruh hubungan persahabatan atau persaudaraan.
Hal ini juga pernah terjadi dan sempat viral di media sosial. Dimana terlihat seorang tamu undangan membuat video seakan mengulas makanan yang disajikan di pernikahan dengan gaya ala-ala vlogger makanan.
Hal ini tentu tidak sopan untuk dilakukan dan menimbulkan kecaman dari warganet Indonesia.
Hal ini dianggap tidak sesuai karna tamu tersebut diberikan makanan secara cuma-cuma, bukannnya harus membayar taghan seperti di restoran yang berhak protes atas makanannya.
2. Membahas Masa Lalu Mempelai
Hal selanjutnya yang tidak boleh dilakukan dalam pernikahan seseorang adlaah membahas masa lalunya. Masa lalu yang dimaksud adalah hal yang buruk atau memalukan bagi mempelai.
Mungkin tamu tersebut merasakan atmosfer yang tepat dan ingin melempar candaan, namun perlu diperhatikan batas-batas candaan yang diucapkan.
Hal ini dikarenakan yang datang bukan hanya teman sepermainan yang sangat dekat, namun juga atasan di kantor bahkan klien potensial.
Mengatakan hal yang buruk tentang mempelai tidak akan berefek baik bagi mempelai maupun orang yang berbicara.
3. Membuat Agenda Sendiri
Baca Juga: Ramalan Zodiak Libra dan Scorpio 8 Juni 2024: Mulai dari Kesehatan, Karier, Keuangan hingga Cinta
Acara pernikahan adalah acara yang digelar oleh kedua mempelai sekali seumur hidup. Oleh karenanya, kedua mempelai tersebutlah yang berhak jadi bintang utamanya.
Tidak etis rasanya untuk membuat agenda sendiri yang tidak termasuk dalam susunan acara. Meski sukar dipercaya, ada banyak orang yang melamar kekasih, mengumumkan perceraian, bahkan merayakan ulang tahun.
Hal ini pernah terjadi dan sempat viral di media sosial, dimana para bridesmaid memutuskan untuk merayakan ulang tahun seorang bridesmaid di pernikahan seseorang.
Hal ini menimbulkan respon kecaman dari warganet akan sikap tidak sopan tersebut.
Hal tersebut akan mengalihkan perhatian para tamu undangan dari mempelai terhadap agenda tersebut.
Hal tersebut tidak boleh dilakukan mengingat para tamu undangan datang untuk mempelai, bukan untuk mendengar lamaran atau kejutan ulang tahun orang lain.
4. Berbuat Tidak Sopan kepada Pegawai
Pegawai dari event organizer atau katering biasanya memang berjaga di tempat masing-masing.
Terlebih bagi pegawai event organizer, mereka biasanya ditempatkan di tempat-tempat tertentu untuk membantu mengorganisir tamu.
Sebutuh apapun seorang tamu kepada pegawai katering atau event organizer, sikap kasar dan tidak sopan sama sekali tidak dibenarkan.
Apabila butuh bantuan akan sesuatu, usahaan untuk menyampaikan dengan tata bahasa yang sopan.
Beberapa tamu mungkin membutuhkan arahan terkait urutan foto, tempat kamar mandi, dan pertanyaan atas makanan. Pertanyaan yang sopan akan mendapat respon yang sopan pula dari para pegawai.
Menghormati pegawai juga berarti menghormati mempelai yang mengundang. Hidup dengan rispek dan hormat satu sama lain akan meningkatkan interaksi positif dalam lingkungan sosial.
Keempat hal di atas adalah hal yang harus dicamkan ketika diundang ke sebuah pesta pernikahan.
Apabila kedapatan melakukan salah satu perbuatan diatas, bukan tidak mungkin hubungan antara tamu dan mempelai menjadi renggang seusai acara.