← Beranda
Pria yang Kesulitan Move On usai Patah Hati Kerap Menunjukkan 8 Perilaku Ini, Salah Satunya Menyalahkan Orang Lain
Ajilan Fauza Fathayanie• Rabu, 5 Juni 2024 | 15.40 WIB
Ilustrasi pria yang kesulitan move on usai patah hati dalam hubungan romantis./ freepik

JawaPos.com - Pria yang kesulitan move on dan melanjutkan hidup setelah mengalami patah hati sering menunjukkan berbagai perilaku yang mungkin tidak terlihat secara langsung.

Perilaku-perilaku ini sering kali muncul yang mengisyaratkan bahwa mereka masih berjuang untuk pulih dari luka emosional akibat patah hati tersebut.

Dilansir dari The Expert Editor pada Rabu (5/6), inilah 8 perilaku yang kerap ditunjukkan oleh pria yang kesulitan move on usai patah hati dalam hubungan romantis.

1. Tidak menunjukkan kesedihan

Pria yang sulit move on usai patah hati tidak selalu menunjukkan tanda-tanda kesedihan seperti yang mungkin kita harapkan. Mereka akan terlihat seolah tidak terpengaruh oleh perpisahan tersebut.

Namun sebenarnya, mereka hanya menyembunyikan perasaan mereka di dalam diri. Kebanyakan dari mereka akan merasa tekanan dari harapan masyarakat yang mengharapkan pria untuk selalu kuat dan tanpa emosi.

Sebagai hasilnya, mereka menampilkan sikap acuh tak acuh atau bahkan sikap positif terhadap perpisahan tersebut, sementara sebenarnya mereka masih merasa terluka di dalam hati.

2. Mengagung-agungkan masa lalu

Pria yang berusaha untuk move on cenderung mengagumi kenangan indah dari hubungan sebelumnya.

Mereka fokus pada momen-momen bahagia dan melupakan masalah yang menyebabkan hubungan itu berakhir.

Mereka terjebak dalam gambaran baik tentang masa lalu. Namun, penting untuk melihat hubungan dengan jujur, mengakui baik dan buruknya, karena setiap pengalaman bisa menjadi pelajaran untuk pertumbuhan di masa depan.

Baca Juga: Saham SM Entertainment Anjlok di Tengah Rumor Buruk yang Mengelilinginya

3. Menyalahkan orang lain

Ketika pria mengalami kesulitan emosional, mereka kadang-kadang mulai memindahkan perasaan mereka sendiri ke orang lain.

Misalnya, mereka akan menyalahkan mantan pasangan atas perpisahan atau merasa sedih atau marah dan menyalahkan orang lain di sekitar mereka.

Ini adalah mekanisme pertahanan untuk mengatasi emosi yang tidak nyaman. Namun, dengan melakukan itu, mereka tidak benar-benar menghadapi atau mengatasi apa yang mereka rasakan di dalam diri mereka sendiri, dan ini bisa memperlambat proses penyembuhan mereka.

4. Enggan memulai hubungan baru

Ketika pria mengalami kesulitan untuk pulih dari patah hati, mereka cenderung enggan untuk memulai hubungan baru.

Mereka bisa menghindari kencan sama sekali atau mengacaukan peluang untuk hubungan bahkan sebelum hubungan itu dimulai.

Hal ini bisa disebabkan oleh rasa sakit emosional dari patah hati sebelumnya yang membuatnya sulit untuk mempercayai orang lain lagi.

Selain itu, tekanan sosial dan perasaan tidak pantas dapat membuat mereka sulit untuk membuka diri terhadap hubungan baru.

5. Sibuk dalam pekerjaan atau hobi

Pria yang sulit move on usai patah hati cenderung sibuk dengan pekerjaan atau hobi mereka. Mereka melakukannya untuk mengalihkan pikiran dari rasa sakit atau kekacauan emosional yang dirasakan.

Mereka tidak ingin menghadapi perasaan mereka dan memilih untuk sibuk dengan pekerjaan atau proyek pribadi.

Baca Juga: SM Entertainment Angkat Suara Perihal Rumor yang Melibatkan Haechan, Johnny NCT, dan Kim Heechul Super Junior

Namun, terlalu banyak menyibukkan diri bisa menghambat proses penyembuhan, dan penting untuk mengakui dan memproses perasaan yang dirasakan.

6. Menghindari percakapan emosional

Ketika seseorang mengalami patah hati, mereka cenderung menghindari pembicaraan emosional, terutama yang berkaitan dengan hubungan atau perasaan.

Ini bisa menjadi tanda bahwa mereka kesulitan untuk mengatasi emosi mereka sendiri. Hal ini bisa berdampak pada hubungan dengan teman-teman atau sikap mereka terhadap cinta dan hubungan.

7. Terlalu bergantung pada diri sendiri

Ketika seseorang mengalami patah hati, mereka cenderung menjadi terlalu bergantung pada diri sendiri. Mereka keras kepala menyelesaikan semua masalah sendiri, meskipun bantuan dari orang lain bisa sangat membantu mereka.

Ini bisa terjadi karena mereka takut terbuka dan ingin menghindari rasa sakit lebih lanjut.

Namun, terlalu bergantung pada diri sendiri bisa membuat seseorang merasa terisolasi dan kehilangan kesempatan untuk tumbuh melalui pengalaman bersama dengan orang lain.

8. Perubahan dalam perilaku finansial

Beberapa pria yang sulit untuk move on usai patah hati cenderung menghabiskan uang secara berlebihan untuk mengatasi rasa sakitnya, sementara beberapa pria yang lain bisa menjadi sangat hemat dan waspada dalam pengeluaran mereka.

Ini adalah cara untuk mencoba mengendalikan keadaan emosional mereka melalui tindakan finansial.

Namun, penting untuk diingat bahwa uang seharusnya digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan dan pertumbuhan positif, bukan hanya sebagai pelarian dari kesedihan.

EDITOR: Hanny Suwindari