← Beranda
5 Tanda Seseorang Memiliki Kematangan Emosi Rendah Menurut Psikologi, Salah Satunya Gaslighting Emosional
Risma Aris Maya• Senin, 3 Juni 2024 | 18.02 WIB
Ilustrasi perempuan yang emosinya meluap-luap (freepik/benzoix)

JawaPos.com – Apakah Anda pernah berpikir bahwa teman atau seseorang yang Anda kenal merupakan pribadi yang belum sepenuhnya dewasa.

Hal ini bukan tentang banyaknya usia melainkan tentang kedewasaan secara kematangan emosi.

Bahkan dari kita tentu pernah disakiti, dikecewakan atau dipatahkan hati oleh seseorang yang kita labeli “tidak dewasa secara emosional”.

Lantas apa saja tanda yang menunjukkan seseorang belum sepenuhnya dewasa secara emosional?

Dilansir dari laman The Expert Editor, Senin (3/6), berikut beberapa tanda-tanda seseorang yang memiliki kematangan emosi rendah diantaranya :

1. Mengekspresikan emosi tanpa menahan diri

American Psychological Association mendefinisikan ketidakdewasaan emosional adalah sebagai kecenderungan untuk mengekspresikan emosi tanpa kendali atau tidak proporsional dengan situasi.

Hal ini tentu dipengaruhi banyak faktor seperti usia, latar belakang, keluarga dan kelas sosial.

2. Mengalihdayakan emosional

Psikolog Nick Wignall mengemukakan hal menarik bahwa mengalihdayakan pekerjaan emosional berarti meminta orang untuk mengelola perasaan sulit yang sebenarnya bukan tanggung jawab Anda.

Nick Wignall juga menegaskan bahwa perempuan sering kali mengambil alih beban emosional dalam suatu hubungan sehingga bisa menyebabkan stress, kerja berlebihan dan akhirnya berujung kebencian.

Baca Juga: Kenali Kepribadian Terbaik dari 12 Shio: Ada Ular yang Bijaksana dan Kuda Paling Optimis

Menurut Nick, tanda pasti lainnya dari ketidakdewasaan emosi adalah marah yang meluap-luap.

3. Gaslighting emosional

Jika pasangan Anda tidak baik kepada Anda dan Anda merasa sakit hati lalu membuat Anda menarik diri kemudian mereka mengatakan bahwa Anda selalu sedih dan ingin menghibur Anda. Ini adalah tanda gaslighting emosional.

Ini adalah cara lain dimana pasangan Anda tidak bertanggung jawab atas perannya sendiri dalam berbagai hal.

Nick Wignall juga memberikan peringatan untuk berhati-hati dalam menjalin hubungan dengan orang yang percaya bahwa menjadi pribadi yang buruk itu tidak perlu diperbaiki.

Bahkan mereka yang belum memiliki kematangan emosi rendah cenderung tidak akan mengakui sikap defensif atau rentan mereka.

Intinya ketika Anda berbagi masalah, mereka tidak membalasnya dengan pengertian maupun empati.

4. Kurang memiliki ego

Menurut Susan Heilter seorang psikolog klinis terkemuka, seseorang yang tanpa ego cenderung tidak memiliki kemampuan untuk melihat, mengakui dan belajar dari kesalahan. Hal ini lebih dikenal kurangnya kesadaran diri.

Tanda ini yang menjadi latar belakang terkuat perilaku kekanak-kanakan dari orang-orang dengan ketidakdewasaan emosi yang rendah.

Intinya orang yang belum dewasa secara emosional bertindak seperti anak-anak.

5. Menunjukkan perilaku yang defensif dan agresif

Baca Juga: Orang yang Kurang Didukung oleh Orang Tuanya Saat Masih Kecil Biasanya Memiliki 8 Ciri Kepribadian Berikut

Orang-orang yang memiliki kematangan emosi rendah cenderung tidak mampu menjadi rentan atau menangani emosi.

Sehingga sikap defensif dan agresif yang tertanam dalam diri mereka menyebabkan beberapa perilaku yang benar-benar buruk.

Mulai dari berbohong, pelecehan verbal, perilaku intimidasi, berteriak, mengolok-olok orang lain, meringankan penderitaan orang lain, dan suka menyerang sebagai bentuk pertahanan diri.

Jika Anda mendapati orang-orang seperti itu maka Anda perlu mundur dan mengevaluasi kembali hubungan yang Anda bangun.

Intinya Anda berhak untuk diperlakukan dengan baik. Bahkan Anda adalah satu-satunya orang yang bertanggung jawab untuk memastikan hal itu terjadi.

EDITOR: Hanny Suwindari