← Beranda
6 Tanda Seseorang Tidak Sepenuhnya Mempercayai Anda Menurut Psikologi, Ternyata Enggan Curhat Salah Satunya
Risma Aris MayaSenin, 3 Juni 2024 | 13.00 WIB
Ilustrasi perempuan yang tidak sepenuhnya percaya dengan sahabatnya (freepik/mega-studio)

JawaPos.com – Membahas dan menavigasi mengenai hubungan antarmanusia tentu tidak mudah apalagi soal kepercayaan.

Anda mungkin pernah mengira Anda cocok dengan seseorang, tetapi ada perasaan yang mengusik seperti Anda bertanya-tanya apakah mereka benar-benar percaya dengan Anda atau tidak.

Terkadang, memang isyarat perasaan yang membuat Anda berpikir bahwa ada yang tidak beres adalah hal yang tidak boleh dianggap remeh.

Pada dasarnya, Anda perlu mengenali apakah seseorang yang Anda hadapi benar-benar percaya dengan Anda atau sebaliknya.

Menurut psikologi ada beberapa indikator yang bisa menunjukkan seseorang tidak memiliki kepercayaan penuh pada Anda meskipun Anda mempunyai niat baik yang dilansir dari laman The Expert Editor, Senin (3/6) sebagai berikut :

1. Mereka sering mempertanyakan tindakan Anda

Kepercayaan dibangun atas landasan keyakinan terhadap tindakan dan keputusan yang sudah dibuat.

Ketika seseorang memercayai Anda sepenuhnya, mereka tidak perlu mempertanyakan setiap hal kecil yang Anda lakukan.

Sebab, mereka percaya dengan penilaian Anda.

Namun, jika Anda mendapati seseorang yang terus-menerus mempertanyakan tindakan atau keputusan Anda maka hal ini merupakan tanda ketidakpercayaan mereka terhadap Anda.

Mereka memang tidak langsung mengungkapkan bahwa Anda tidak dapat dipercaya.

Tetapi keraguan dan kebutuhan akan penjelasan yang terus-menerus menunjukkan mereka tidak sepenuhnya yakin dengan niat Anda.

2. Mereka menghindari berbagai informasi pribadi

Untuk terbuka tentang masalah pribadi memang membutuhkan banyak kepercayaan.

Ketika seseorang tidak sepenuhnya mempercayai Anda, maka mereka cenderung enggan membagikan informasi pribadi.

Ini bukan tentang usil atau mencampuri kehidupan mereka tetapi tentang menciptakan ruang bersama dimana Anda berdua bisa menjalin hubungan yang bermakna dan otentik.

Pada intinya kepercayaan bukan hanya tentang memercayai tindakan seseorang tetapi juga tentang merasa cukup aman untuk mengungkapkan jati diri Anda.

3. Mereka selalu bersikap defensif

Penelitian di bidang psikologi menunjukkan bahwa ketika orang saling percaya, mereka cenderung tidak bersikap defensif dan lebih terbuka terhadap masukan.

Ketika seseorang tidak sepenuhnya mempercayai Anda, mereka sering kali bereaksi defensif terhadap komentar atau saran Anda meskipun itu bukan kritik.

Sikap defensif dapat diwujudkan dalam berbagai cara salah satunya menghindari topik.

Pada intinya mereka bersikap defensif adalah cara mereka untuk melindungi diri karena mereka tidak sepenuhnya memercayai Anda.

4. Mereka ragu untuk membuat komitmen dengan Anda

Ketika seseorang tidak sepenuhnya memercayai Anda maka mereka sering kali ragu untuk membuat komitmen apapun dengan Anda.

Komitmen disini bisa tentang agenda sederhana seperti merencanakan liburan bersama.

Keragu-raguan ini bukan berarti mereka tidak mau berkomitmen namun mereka tidak yakin apakah mereka bisa mengandalkan Anda dalam jangka panjang.

Mereka mungkin khawatir Anda akan mengecewakan mereka atau tidak memenuhi harapan mereka.

5. Mereka jarang memulai kontak

Tidak bisa dipungkiri jika komunikasi adalah hal terpenting dalam menjalani sebuah hubungan.

Mulai dari cara kita terhubung, memahami satu sama lain hingga membangun kepercayaan.

Namun ketika seseorang tidak sepenuhnya memercayai Anda maka Anda mungkin mendapati mereka jarang memulai kontak.

Artinya Anda yang sering mengirim pesan terlebih dahulu, menelepon dahulu atau mengajak bertemu.

6. Mereka tidak curhat kepada Anda

Curhat pada seseorang adalah salah satu tingkat kepercayaan tertinggi.

Artinya mereka percaya pada kemampuan Anda untuk mendengarkan, memahami dan menjaga rahasia mereka tetap aman.

Namun, ketika seseorang tidak sepenuhnya mempercayai Anda maka mereka mungkin menyimpan kekhawatiran, ketakutan dan pemikiran terdalamnya untuk diri mereka sendiri.

Hal ini belum tentu mencerminkan nilai atau kemampuan Anda tetapi lebih tentang perasaan aman dan kepercayaan mereka sendiri.

EDITOR: Hanny Suwindari