← Beranda
5 Pelajaran Penting dari Kegagalan dan Kesalahan, Simak Penjelasannya Agar Terus Bangkit Hingga Berhasil
Mohammad Maulana IqbalSabtu, 6 April 2024 | 13.30 WIB
pelajaran penting yang dapat dipetik dari kegagalan dan kesalahan./Pexels/ Liza Summer

JawaPos.com – Pernahkah kamu mengalami kegagalan dalam hidupmu? Pernahkah kamu mengambil atau melangkah pada suatu kesalahan?

Ketika kamu mengalami kegagalan dan membuat kesalahan, apa yang kamu lakukan? Bersedih, menyalahkan diri sendiri, hancur, stres, atau bahkan hingga ingin bunuh diri?

Sebenarnya tidak ada manusia yang benar-benar mulus dalam hidupnya tanpa kegagalan dan kesalahan.

Alva Edison sang penemu lampu pijar, generator listrik dan perekam suara saja harus harus mengalami kegagalan sekurang-kurang 9.000 kali percobaan.

Namun, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana kita menyikapi kegagalan dan kesalahan? Apa hikmah dari semua itu? Apa pelajaran yang dapat dipetik?

Berikut 5 hikmah atau pelajaran yang dapat dipetik dari sebuah kegagalan dan kesalahan yang dikutip dari jamesclear.com pada Sabtu (6/4).

1. Pilihan buruk menjadi indikasi perkembangan

Ketika kamu menengok masa lalu dan melihat berbagai pilihan-pilihan dalam hidupmu yang nampak buruk, itu sebenarnya bukanlah sebuah kegagalan atau kesalahan.

Justru keputusan-keputusan buruk di masa lalu itu sebagai perwujudan bahwa kamu sedang berkembang hingga hari ini.

Jika kamu hanya berada di zona nyaman dan tak menyentuh kesalahan apapun, kamu tidak akan pernah belajar dan mengeluarkan potensi diri.

2. Pilihan pertama mungkin salah, tapi yang terpenting adalah memulainya

Tidak menjadi masalah ketika kamu membuat pilihan dan melakukan kesalahan di awal-awal.

Pasalnya, yang terpenting dari itu adalah kamu telah memulai suatu tindakan. Kamu telah melakukan aksi nyata.

Semakin cepat kamu memulai, meskipun salah di awal, tapi semakin cepat juga kamu akan belajar dari kesalahan.

Dengan begitu kamu akan mulai berlatih, belajar dari kesalahan, dan akhirnya menemukan apa yang benar.

3. Memecah yang besar dan memulainya dari tugas-tugas kecil

Jika kamu ingin lebih baik dalam membuat keputusan atau pilihan pertama yang lebih akurat, kamu dapat memulainya di arena yang lebih kecil.

Seorang fisikawan pemenang Hadiah Nobel, Niels Bohr mengatakan bahwa, “Seorang ahli adalah orang yang telah melakukan semua kesalahan yang dapat dilakukan dalam bidang yang sangat sempit.”

Memulai langkah kecil, meskipun merupakan bentuk kesalahan, maka itu adalah sesuatu yang kecil.

4. Percaya naluri ketika memiliki pengetahuan dan pengalaman

Kamu dapat membuat keputusan yang baik berdasarkan naluri pada diri sendiri itu berlandaskan pada pengetahuan dan pengalaman.

Tanpa sebuah pengalaman atau eksperimen yang berulang kali, yang di dalamnya sudah pasti ada sebuah kegagalan dan kesalahan, kamu tidak akan pernah membuat pilihan yang terbaik.

5. Fakta bahwa kegagalan terjadi bukan karena mengharapkan kegagalan.

Baca Juga: Bayi Lebih Baik Tidur Di Ruangan Gelap atau Terang? Simak Penjelasannya

Tidak ada alasan untuk depresi berkepanjangan atau bahkan menyerah hanya karena kamu pernah membuat beberapa kesalahan atau kegagalan.

Kegagalan bukan tujuanmu, melainkan keberhasilan dan kesuksesanlah tujuan akhirmu yang harus terus dipacu.

Hal terpenting adalah kamu harus berusaha sebaik mungkin setiap saat. Pasalnya, melalui usaha dan latihanlah yang mendorong proses pembelajaran.

Sadarilah bahwa tidak ada satu pilihan pun yang ditakdirkan untuk gagal, namun kegagalan yang sesekali terjadi adalah harga yang harus kamu bayar jika ingin berhasil.

EDITOR: Hanny Suwindari