← Beranda
Inilah 6 Faktor yang Membuat Orang Tidak Nyaman dengan INFJ, Salah Satunya Akibat Asumsi Terhadap Orang Lain
Ajilan Fauza FathayanieRabu, 3 April 2024 | 05.16 WIB
Ilustrasi seorang INFJ yang merasa kesepian akibat orang disekitarnya merasa tidak nyaman dengan INFJ./freepik

JawaPos.com - INFJ, yang merupakan singkatan dari Introverted, Intuitive, Feeling, dan Judging, adalah salah satu dari enam belas tipe kepribadian dalam tes Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) yang langka dan memiliki tingkat empati yang tinggi.

Meskipun INFJ dikenal sebagai individu yang penuh empati dan pemahaman, ada aspek dari kepribadian mereka yang bisa mengganggu orang-orang di sekitarnya.

Dilansir dari Gmenity pada Senin (1/4), terdapat 6 faktor yang menjadi penyebab ketidaknyamanan bagi orang-orang disekitarnya saat berinteraksi dengan INFJ.

Dengan memahami hal ini, dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang dinamika yang terlibat dalam hubungan dengan tipe kepribadian INFJ ini.

1. Sifat paradoks yang dimiliki INFJ

INFJ memiliki sifat yang bertentangan atau paradoks dimana mereka memiliki kombinasi logika dan emosi yang seimbang, sehingga membuat mereka sulit dipahami oleh beberapa orang.

INFJ sering kali menginginkan hubungan yang manusiawi dengan orang lain, tetapi pada saat yang sama mereka bisa menjadi ragu dan menutup diri terhadap hubungan baru.

INFJ juga bisa menjadi sangat konservatif dan menghormati, tetapi kadang-kadang, ia menunjukkan sikap memberontak dengan sangat jelas.

INFJ sering melihat kedua sisi dari suatu argumen yang dapat berperan sebagai pembela yang bertentangan atau bahkan sebagai korban dan penyerang secara bersamaan.

2. Sulit menerima bantuan meskipun ia membutuhkannya

INFJ cenderung sangat mandiri dan sulit menerima bantuan dari orang lain. Mereka selalu ingin membuktikan bahwa mereka kompeten dan mampu mengatasi segala tanggung jawab dengan diri sendiri.

Baca Juga: 9 Perilaku Orang yang Menyesal Menikah tetapi Sulit Mengakuinya, Apakah Pasanganmu Mendadak Berubah?

Bahkan ketika mereka sudah terlalu banyak beban, INFJ akan tetap menolak bantuan dari teman kerja atau orang yang mereka sayangi.

Hal ini karena INFJ tidak yakin bahwa orang lain akan melaksanakan tugas dengan baik seperti mereka, atau karena mereka tidak ingin membuat orang lain merasa terbebani dengan kebutuhan mereka.

Namun, sikap ini dapat membuat orang lain merasa sulit untuk membangun hubungan yang kuat dan saling percaya dengan INFJ.

3. Sikap misterius

INFJ lebih suka menggali pikiran orang lain daripada membuka diri tentang diri mereka sendiri. Mereka suka bertindak dengan bertanya-tanya dan mencoba memahami orang lain, tetapi tetap menjaga diri mereka sendiri sebagai misterius dan tidak terbuka.

Namun, yang membuat orang lain merasa terganggu bukanlah cara mereka menyelidiki orang lain, melainkan karena INFJ seringkali tidak membagikan informasi tentang diri mereka sendiri dengan cara yang sama.

Orang lain bisa merasa seperti telah berbicara terlalu banyak tentang diri mereka sendiri kepada seorang INFJ, sementara INFJ sendiri tetap misterius.

4. Kesulitan untuk mengungkapkan pemikiran pada orang lain

INFJ seringkali kesulitan mengungkapkan pemikiran mereka dengan kata-kata. Meskipun mereka memiliki pemikiran kompleks, tetapi mereka sulit untuk menyampaikannya dengan jelas kepada orang lain.

Ini disebabkan oleh cara pikiran mereka yang cenderung filosofis dan kompleks, yang membuat mereka butuh banyak usaha untuk merumuskan ide-ide mereka menjadi kata-kata yang dapat dimengerti orang lain, dimana hal ini tentunya dapat membuat orang disekitarnya merasa terganggu.

5. Asumsi INFJ terhadap orang lain

INFJ memiliki keinginan yang kuat untuk memahami pikiran dan perilaku manusia, dimana mereka sering memiliki pengetahuan yang lebih dalam tentang sifat manusia daripada orang lain.

Namun, kadang-kadang hal ini membuat mereka membuat asumsi tentang orang lain berdasarkan pola-pola yang mereka amati dari pengalaman masa lalu.

Meskipun seringkali mereka hanya menyimpan asumsi tersebut untuk diri sendiri, terkadang mereka juga mengkomunikasikannya kepada orang lain jika mereka merasa itu dapat membantu.

Contohnya, INFJ mungkin memiliki perasaan buruk tentang pasangan baru dari teman mereka dan memutuskan untuk berbagi kekhawatiran mereka dengan teman lainnya.

Meskipun asumsi-asumsi ini kadang-kadang benar, perilaku ini dapat dianggap mengganggu oleh beberapa orang, karena dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau kebingungan bagi mereka.

6. Sifat idealis dan perfeksionis INFJ

INFJ sering memiliki pandangan idealis tentang hidup, yang dapat menyebabkan mereka menetapkan standar yang sangat tinggi untuk diri mereka sendiri dan orang lain di sekitar mereka.

Namun, karena standar yang sangat tinggi ini, seringkali membuat INFJ merasa kecewa dengan diri sendiri dan orang lain ketika ekspektasi tidak terpenuhi.

Ini tidak hanya menyebabkan kekecewaan bagi INFJ sendiri, tetapi juga bagi orang-orang di sekitar mereka.

Sehingga, pandangan idealis dan standar perfeksionis INFJ dapat membuat orang di sekitarnya merasa terganggu karena tingkat harapan yang tidak realistis, kekecewaan yang tidak terungkap, hingga keterbatasan komunikasi emosional.

EDITOR: Hanny Suwindari
Tags:INFJ