← Beranda
Memiliki Aura Positif, Namun Menyimpan Ketakutan Mendalam, Simak 10 Ketakutan yang Dirasakan Seorang ENFP
Taufan Rizky Adi Prasetyo• Senin, 1 April 2024 | 14.00 WIB
Ilustrasi seorang yang sendirian.

JawaPos.com – ENFP adalah individu yang menawan dengan kepribadian dinamis yang melampaui pesona luar mereka. Kedalaman emosi mereka yang mendalam dan komitmen terhadap keaslian membuat mereka berbeda.

Menjalin hubungan yang bermakna dengan orang lain membuat mereka mampu menjadi sosok yang membawa perasaan bahagia Terkadang, mereka dapat menekan emosi mereka untuk menjaga suasana positif, demi orang di sekitar mereka.

Dibalik kepribadian yang dinamis, Seorang ENFP memiliki ketakutan yang tersimpan dari dalam diri mereka yang terkadang membuat mereka tidak bahagia saat merasa sendirian. Meski membawa kebahagiaan bagi orang lain nyatanya seorang ENFP takut ditinggalkan.

Dilansir dari Psychology Junkie, simak beberapa ketakutan yang muncul di dalam hati seorang ENFP yang terdalam.

1. Takut Sendirian

Sejauh ini ketakutan terbesar seorang ENFP adalah kesendirian. Bukan berarti, mereka ini ingin terus berada didekat orang lain. Ketakutan ini lebih berkaitan dengan tidak memiliki hubungan yang berarti, mati sendirian, atau merasa terputus dari rasa kemanusiaan.

Memiliki kelompok yang sehat, teman-teman yang mendukung, dan hubungan yang bermakna dan jujur sangatlah penting bagi para ENFP.

2. Kematian Orang yang Dicintai

Banyak ketakutan yang dirasakan semua tipe kepribadian, meskipun setiap tipe menyebutkan hal yang berbeda dalam ketakutan yang dirasa. Seperti, takut kehilangan anak, ada pula yang ketakutan jika kehilangan pasangan, Namun bagi seorang ENFP ketakutan terbesarnya adalah kehilangan orang yang dicintai.

3. Tidak Memiliki Arti

Seorang ENFP sangat percaya bahwa hubungan antar manusia adalah sesuatu yang hebat. Mereka hanya ingin menikmati setiap momen yang berarti dan memiliki makna mendalam. Hampir tidak ada yang lebih buruk bagi seorang ENFP daripada dihadapkan pada ketidakberartian atau perasaan bahwa hidup mereka tidak memiliki tujuan yang baik.

4. Tidak Menemukan Potensial Diri

ENFP ini adalah seorang pemimpi sejati dan melakukan hal yang berarti dalam kehidupan mereka. Seorang ENFP tidak memiliki keinginan hanya bertahan atau menyesuaikan diri. Mereka hanya ingin membuat perbedaan atau dampak di dunia. Tidak dapat menjalani kehidupan dengan memanfaatkan potensi terbesarnya merupakan ketakutan yang banyak dirasakan seorang ENFP.

5. Takut Diabaikan

Salah satu ketakutan terbesar yang dirasakan kebanyakan ENFP adalah takut diabaikan. Mereka menjaga hubungan mereka dengan sangat serius, dan membenci ditolak oleh orang yang mereka andalkan atau sayangi.

6. Takut Menyakiti Perasaan Orang Lain

ENFP keinginan memiliki hubungan dengan seseorang yang mendalam dan secara personal. Mereka bangga dengan kejujuran dan autentik dalam hubungan mereka. Karena itu, seorang ENFP sulit untuk berpura-pura dalam hal apapun, bahkan jika hal itu bisa membuat orang lain merasa senang.

Terkadang, hal ini dapat menyebabkan seorang ENF$P secara tidak sengaja menyakiti perasaan orang lain, dan ini adalah penyebab utama kecemasan. Bagi mereka, sangat menginginkan keharmonisan dalam hubungan dan membenci hal yang dapat membuat orang lain merasa menderita.

7. Memiliki Keyakinan yang Salah dan Tidak Menyadarinya

ENFP sangat mementingkan kehidupan yang sesuai dengan nilai-nilai mereka, Karena mereka memiliki Perasaan Introvert. Mereka membuat penilaian nilai yang sangat independen dan tidak terlalu bergantung pada pengaruh dari luar. Mereka tidak mudah menerima suatu nilai atau keyakinan moral hanya karena seseorang mengatakan bahwa itu adalah "hal yang benar untuk dilakukan".

Mereka memiliki kompas moral internal yang sangat kuat dan sering kali memiliki integritas yang tinggi karenanya.

Beberapa ENFP menyebutkan bahwa mereka takut bahwa mereka akan sampai pada akhir hidup mereka dan menemukan bahwa membuat penilaian nilai yang salah atau memiliki keyakinan moral yang salah dan tidak menyadarinya.

8. Menjadi Tua

ENFP memiliki banyak kegembiraan dan antusiasme untuk masa depan mereka, dan merupakan orang yang sangat ambisius dan berjiwa petualang. Untuk alasan ini, banyak dari mereka yang menyebutkan usia tua sebagai ketakutan karena hal tersebut dapat menghilangkan kemampuan mereka untuk mengeksplorasi, memimpikan masa depan, atau menjadi otonom seperti yang mereka inginkan.

9. Kehidupan Setelah Kematian

Dunia yang tidak diketahui adalah dunia yang menarik sekaligus menakutkan bagi beberapa ENFP. Beberapa dari mereka khawatir akan masuk neraka, yang lainnya khawatir akan kehampaan yang mungkin menunggu setelah kematian.

Alasan mengapa banyak ENFP takut akan kehidupan setelah kematian bervariasi, namun seringkali berkaitan dengan menghadapi neraka atau menghadapi kehampaan.

10. Ketakutan Melewatkan Banyak Hal

Seorang ENFP ingin merasakan semua keindahan dan petualangan yang ditawarkan kehidupan mereka, dan mereka membenci hal seperti menjadi tua dan menemukan bahwa mereka melewatkan sesuatu yang luar biasa.

Mereka ingin mengeksplorasi ide, jalan, pengalaman, dan visi yang tak terbatas. Inilah salah satu alasan mengapa ENFP sangat menikmati perjalanannya.

EDITOR: Edy Pramana