JawaPos.com - Kopi selalu identik dengan rasa pahit. Terkadang tanpa sadar di balik setiap tegukannya terdapat rasa asam yang biasa disebut dengan keasaman pada kopi.
Coffee Lovers harus tahu juga bahwa asam dan keasaman dalam kopi menyimpan rahasia kesehatan dan manfaatnya bagi tubuh. Dilansir healthline.com, kopi menjadi salah satu minuman yang saat dibuat melepaskan sembilan asam utama.
Asam di kopi meliputi palmitat, linoleat, fosfat, malat, laktat, asetat, sitrat, kuinat, dan klorogenat, yang diurutkan dari konsentrasi terendah hingga tertinggi.
Dari sembilan jenis asam tersebut memberikan kontribusi terhadap rasa kopi yang unik. Sifat asam pada beberapa jenis kopi memiliki pH rata-rata sebesar 4,85 hingga 5,10.
Selain asam, istilah keasaman atau acidity merupakan komponen di dalam kopi yang penting. Tingkat keasaman pada kopi biasanya terdapat rasa masam yang tertinggal setelah minum kopi. Rasa masam tersebut menunjukkan tingkat keasaman pada kopi.
Dikutip dari kopitem.com, terdapat beberapa faktor yang memengaruhi tingkat keasaman kopi. Yaitu proses memanggang (roasting), cara menyeduh kopi, dan ukuran bubuk kopi.
Asam dan Keasaman pada Kopi
Keasaman merupakan komponen yang terdapat di dalam kopi. Pembahasan seputar keasaman pada kopi mengacu pada asam atau acid yang berpengaruh terhadap rasa kopi. Kedua istilah ini penting untuk diketahui, khususnya pada saat mencicipi kopi. Pembuat kopi sering menggunakan istilah acid dan acidity pada saat menjelaskan tingkat rasa asam pada kopi.
Selain itu, penting untuk mengetahui efek bagi kesehatan dan bahaya minum kopi.
Rahasia Kesehatan dan Manfaat
Meski keasaman kopi di sebagian besar orang tidak menimbulkan gejala, kemungkinan berpotensi memperburuk kondisi kesehatan akan terjadi pada sebagian orang.
Khususnya bagi penderita penyakit seperti tukak lambung, refluks asam, hingga sindrom iritasi usus besar (IBS), tidak disarankan untuk meminum kopi.
Selain itu, kopi memiliki antioksidan dan beberapa senyawa, yang bermanfaat bagi tubuh serta membantu mengurangi peradangan hingga kondisi kesehatan lainya. Hal itu berlaku apabila kopi diminum dengan porsi yang pas. Agar dapat menikmati kebaikan dari kopi, berikut cara yang tepat.
Membuat Kopi di Rumah
Membuat kopi di rumah merupakan upaya untuk menjamin kebersihan secangkir kopi yang akan diminum. Hal tersebut dilakukan dengan cara memperhatikan kebersihan alat yang digunakan, hingga pemilihan bahan. Untuk menghindari dari kemungkinan tidak higiene pembuatan kopi ada hal yang perlu dilakukan, yaitu dengan membuat kopi di rumah.
Selain itu, pada saat membuat kopi dapat ditambahkan beberapa bahan yang dapat menambah rasa serta manfaat untuk kesehatan.
Menambahkan Bubuk Kayu Manis
Selain itu, pada saat membuat kopi dapat ditambahkan beberapa bahan yang dapat menambah rasa serta manfaat untuk kesehatan, yaitu dapat ditambahkan kayu manis atau cinnamon. Kayu manis akan memberikan rasa yang lebih enak dan khas, serta memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Kayu manis terbukti dapat menurunkan gula darah bagi penyandang diabetes tipe dua.
Mengurangi Penggunaan Sirop dan Gula
Selain dapat menambahkan kayu manis pada kopi, sebaiknya kurangi penggunaan sirop dan gula tambahan. Hal ini merupakan cara untuk tetap sehat saat menikmati secangkir kopi.
Gunakan Penyaring Kertas
Pada proses pembuatan kopi, penggunaan saringan kertas dapat mengurangi cafestol, yang merupakan senyawa peningkat kolesterol di dalam darah menjadi tinggi.
Batas Minum Kopi sebelum Pukul Dua Siang
Minum kopi di atas jam dua siang akan menimbulkan gangguan tidur pada malam hari. Oleh karena itu, yang perlu dilakukan adalah menyesuaikan batas maksimal menikmati secangkir kopi di siang dan sore hari dengan waktu tidur.
Mengkonsumsi kopi dengan takaran, cara, dan campuran yang tepat, akan mendapat kebaikannya. Sedangkan konsumsi yang berlebihan, akan menimbulkan beberapa gangguan, khususnya pada penderita penyakit lambung.(*)