JawaPos.com – Rumah termasuk kebutuhan primer manusia selain sandang (pakaian) dan pangan (makanan).
Namun seiring dengan berjalannya waktu, kebutuhan rumah dirasa makin sulit dipenuhi oleh masyarakat terlebih generasi jaman sekarang.
Salah satu penyebab masyarakat sulit membeli rumah adalah harga yang terus melonjak setiap tahun.
Kalaupun ada harga rumah yang terjangkau, lokasinya pasti berada di pinggiran kota dan jauh dari aktivitas harian.
Hal ini membuat masyarakat berpikir ribuan kali untuk membelinya karena akan menghabiskan waktu dijalan dan biaya transportasi.
Akan tetapi dengan tekad yang kuat dan perencanaan keuangan yang baik, kamu pasti bisa membeli rumah pertama tanpa butuh waktu lama.
Menabung menjadi salah satu solusi untuk membeli rumah bagi para generasi muda. Ini harus dilakukan secara konsisten agar uang yang terkumpul bisa digunakan untuk membeli rumah pertama.
Berikut adalah lima tips menabung untuk membeli rumah pertama.
1. Menabung sejak awal gajian
Tabunglah uang saat kamu menerima gajian yang biasanya diperoleh di akhir atau awal bulan tergantung dari kebijakan kantor kamu bekerja.
Dari gaji yang diterima itu, sisihkanlah sebanyak 20% dari uang yang diterima untuk ditabung. Kemudian sisanya bisa digunakan untuk keperluan lainnya.
2. Buat dua rekening terpisah
Tabungan untuk rumah harus dibuat khusus dan terpisah dari rekening untuk penerimaan gaji.
Hal ini penting karena bertujuan untuk mengontrol pengeluaran secara spesifik dan signifikan.
3. Terapkan gaya hidup hemat
Pola hidup hemat penting untuk dilakukan jika kamu ingin menabung untuk membeli rumah. Hindari pula sifat konsumtif yang gampang tergiur untuk belanja karena ada diskon.
Jangan sepelekan poin ini dan biasakanlah hidup hemat agar uang untuk membeli rumah segera terkumpul.
4. Tetapkan target dalam menabung
Menetapkan target tabungan baik itu harian, mingguan maupun bulanan harus dilakukan.
Usahakan selalu konsisten menetapkan target uang yang masuk ke dalam rekening tabungan.
5. Wajib melunasi hutang
Hutang yang sudah lunas akan memudahkan kamu untuk menabung. Uang dari penghasilan kamu tak akan dialokasikan lagi untuk membayar utang, melainkan fokus untuk ditabung dan keperluan sehari-hari.