← Beranda

9 Perilaku Pasangan yang Sering Menyebabkan Perselingkuhan dalam Hubungan, Menurut Psikolog

Achmad AsroriSenin, 6 Januari 2025 | 00.59 WIB
Ilustrasi- Pasangan bermasalah dalam komunikasi (garetsvisual-freepik)

 

JawaPos.com - Perselingkuhan adalah salah satu masalah yang sering kali menjadi ujian berat dalam sebuah hubungan. Meskipun setiap hubungan memiliki dinamika dan tantangan, beberapa perilaku pasangan bisa menjadi tanda-tanda adanya ketidakpuasan atau masalah yang lebih dalam.

Banyak orang tidak menyadari bahwa perilaku tertentu dalam hubungan mereka dapat memicu perasaan tidak dihargai atau diabaikan, yang pada akhirnya dapat membawa mereka untuk mencari perhatian atau penghiburan di luar hubungan.

Dalam artikel ini, melansir Blog Herald, kita akan membahas sembilan perilaku pasangan yang sering kali menjadi pemicu perselingkuhan, menurut pandangan psikolog, agar Anda bisa lebih waspada dan menjaga keharmonisan dalam hubungan.

1) Sikap Terlalu Tertutup

Komunikasi adalah kunci dalam hubungan. Ketika pasangan cenderung tertutup dan enggan berbagi perasaan atau masalah, hubungan bisa terasa hambar. Ketertutupan ini membuat pasangan lain merasa tidak dihargai, sehingga mencari perhatian di tempat lain.

2) Kurangnya Empati

Kurangnya rasa empati terhadap perasaan pasangan dapat menimbulkan jurang emosional. Ketika seseorang merasa tidak didengarkan atau dipahami, ia mungkin mencari orang lain yang memberikan perhatian lebih.

3) Pujian yang Berlebihan

Meskipun pujian dapat mempererat hubungan, jika dilakukan secara berlebihan dan terkesan tidak tulus, ini justru dapat menimbulkan rasa curiga. Pasangan mungkin merasa ada maksud tersembunyi di balik pujian tersebut.

4) Menghindari Pertengkaran

Menghindari konflik memang terlihat seperti cara menjaga keharmonisan, tetapi jika dilakukan terus-menerus, hal ini malah bisa memunculkan masalah yang tidak terselesaikan. Pasangan yang frustasi mungkin mencari pelarian di luar hubungan.

5) Sering Lembur

Kesibukan yang berlebihan, seperti sering lembur, dapat mengurangi waktu berkualitas bersama pasangan. Hubungan yang minim perhatian dan interaksi cenderung lebih rentan terhadap perselingkuhan.

6) Ketergantungan pada Ponsel

Penggunaan ponsel yang berlebihan hingga mengabaikan pasangan seringkali menjadi pemicu ketegangan dalam hubungan. Ketika seseorang lebih fokus pada ponsel daripada hubungan nyata, pasangan lain mungkin merasa diabaikan.

7) Tiba-Tiba Menjadi Dermawan

Perubahan sikap yang mendadak, seperti menjadi terlalu dermawan atau perhatian secara berlebihan, bisa menjadi tanda rasa bersalah. Perilaku ini sering kali merupakan cara untuk menutupi perselingkuhan yang sedang berlangsung.

8) Mengabaikan Kebutuhan Fisik

Keintiman fisik adalah bagian penting dari sebuah hubungan. Jika pasangan mengabaikan kebutuhan fisik, baik itu disengaja atau tidak, hubungan bisa kehilangan gairah. Hal ini sering menjadi alasan seseorang mencari keintiman di luar hubungan.

9) Percayalah pada Intuisi Anda

Terkadang, intuisi adalah alat paling kuat dalam mendeteksi ketidaksetiaan. Jika Anda merasa ada sesuatu yang salah dalam hubungan Anda, jangan abaikan perasaan tersebut. Intuisi seringkali memberikan petunjuk yang tidak bisa dijelaskan secara logis.

Memahami perilaku-perilaku ini dapat membantu Anda menjaga hubungan tetap sehat dan harmonis. Komunikasi yang terbuka, empati, dan perhatian yang tulus adalah kunci utama untuk mencegah terjadinya perselingkuhan.   

 ***
 
 
EDITOR: Novia Tri Astuti