JawaPos.com – Klappertaart menjadi salah satu hidangan manis yang dikenal sebagai kuliner khas Manado. Kue ini memiliki tekstur lembut menyerupai puding dengan perpaduan rasa gurih susu, manisnya kelapa muda, serta aroma mentega dan vanila yang menggugah selera.
Biasanya, klappertaart dibuat menggunakan oven untuk menghasilkan tampilan dan tekstur tertentu. Namun, kamu tetap bisa membuat hidangan ini di rumah tanpa oven, sehingga lebih praktis bagi yang ingin mencoba dessert khas Manado dengan peralatan sederhana.
Perpaduan daging kelapa muda, kacang kenari, dan kismis memberikan sensasi rasa yang kaya dalam setiap suapan. Sajian ini cocok dijadikan hidangan penutup setelah makan, teman minum teh pada sore hari, atau menu spesial ketika berkumpul bersama keluarga.
Dilansir dari akun YouTube Devina Hermawan, berikut resep klappertaart tanpa oven yang bisa kamu coba sendiri di rumah. Bahan-bahannya cukup mudah ditemukan dan proses pembuatannya dapat diikuti secara bertahap.
Baca Juga: Tak Perlu Beli di Restoran, Ini Resep Salmon Mentai Rice yang Lezat dan Praktis
Bahan-bahan Klappertaart
Bahan adonan utama:
- 250 ml air kelapa
- 250 ml susu
- 3 butir kuning telur
- 30 gram tepung terigu protein sedang
- 15 gram tepung ketan atau tepung maizena
- 20–30 gram gula pasir
- ¼ sendok teh garam
- 1 sendok teh ekstrak vanila
- 50 gram susu kental manis
- 85 gram mentega
Bahan isian dan pelengkap:
- 70 gram kacang kenari, sangrai
- 60 gram kismis
- 30 ml rum
- 30 ml air
- 300 gram daging kelapa muda
- Bubuk kayu manis secukupnya
- Biskuit Vicenzovo Ladyfinger
- Air kelapa secukupnya untuk mencelupkan biskuit
Bahan meringue (opsional):
- 3 butir putih telur
- 90 gram gula pasir
- ¼ sendok teh garam
- ½ sendok teh cream of tartar
Cara Membuat Klappertaart Tanpa Oven
1. Rendam kismis terlebih dahulu
Campurkan kismis dengan rum dan air dalam sebuah wadah. Aduk hingga seluruh kismis terkena cairan, kemudian sisihkan agar rasanya lebih meresap.
2. Panaskan susu dan air kelapa
Tuangkan susu dan air kelapa ke dalam panci, lalu panaskan menggunakan api sedang hingga hangat. Hindari membiarkannya mendidih terlalu lama agar cairan tidak menyusut berlebihan.
Sementara itu, siapkan wadah terpisah untuk membuat campuran telur dan tepung.
3. Campurkan bahan adonan
Masukkan kuning telur, susu kental manis, gula pasir, ekstrak vanila, garam, tepung terigu, serta tepung ketan atau maizena ke dalam wadah.
Aduk semua bahan hingga tercampur rata dan tidak terdapat gumpalan tepung. Langkah ini penting agar tekstur klappertaart nantinya halus dan lembut.
4. Masak adonan hingga mengental
Tuangkan campuran susu dan air kelapa yang telah dipanaskan secara bertahap ke dalam adonan telur sambil terus diaduk.
Setelah tercampur, pindahkan kembali adonan ke dalam panci. Masak dengan api kecil hingga teksturnya mengental sambil terus diaduk supaya bagian bawah tidak gosong dan adonan tidak menggumpal.
5. Masukkan kelapa muda dan bahan isian
Setelah adonan mencapai kekentalan yang diinginkan, tambahkan daging kelapa muda, kacang kenari sangrai, kismis yang telah direndam, serta mentega.
Aduk hingga semua bahan tercampur rata dan mentega meleleh sempurna. Adonan kemudian siap disusun bersama biskuit.
6. Susun biskuit dan adonan klappertaart
Celupkan biskuit Vicenzovo Ladyfinger sebentar ke dalam air kelapa. Jangan merendamnya terlalu lama agar biskuit tidak mudah hancur.
Susun biskuit di dasar wadah saji, kemudian tuangkan adonan klappertaart di atasnya. Ratakan permukaannya agar tampak rapi.
7. Buat meringue sebagai topping (opsional)
Siapkan wadah tahan panas berbahan stainless steel. Campurkan putih telur dan gula pasir, lalu letakkan di atas panci berisi air panas untuk memanaskannya secara tidak langsung.
Aduk hingga gula larut dan campuran terasa hangat. Setelah itu, angkat wadah dan tambahkan garam serta cream of tartar.
Kocok menggunakan mixer hingga putih telur mengembang dan membentuk tekstur meringue yang kokoh. Masukkan ke dalam piping bag untuk memudahkan proses menghias.
8. Hias dan tambahkan topping
Semprotkan meringue di atas klappertaart sesuai selera. Jika ingin mendapatkan permukaan kecokelatan, gunakan kitchen torch dengan hati-hati.
Taburkan sisa kacang kenari, kismis, dan sedikit bubuk kayu manis sebagai sentuhan akhir. Jika tidak menggunakan meringue, klappertaart juga bisa disajikan langsung dengan taburan pelengkap.
9. Dinginkan sebelum disajikan
Simpan klappertaart di dalam lemari es setidaknya selama dua jam agar teksturnya lebih set dan dingin saat dinikmati.
Setelah cukup dingin, keluarkan dari kulkas dan sajikan sebagai hidangan penutup yang lembut, manis, dan kaya aroma kelapa.