JawaPos.com – Surabaya dikenal sebagai salah satu kota terbaik untuk berburu kuliner khas yang beragam dan menggugah selera.
Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya menyimpan deretan makanan khas yang mencerminkan kekayaan budaya kuliner Jawa Timur.
Dari warung kaki lima hingga restoran, ragam makanan khas Surabaya terus menjadi daya tarik tersendiri bagi siapa saja yang berkunjung.
Dilansir dari laman Traveloka dan Mysantika pada Minggu (27/9), berikut daftar makanan khas Surabaya yang wajib dicoba dan sayang untuk dilewatkan saat berada di Kota Pahlawan.
1. Rawon
Hidangan berkuah hitam pekat ini menjadi salah satu ikon paling ikonik dari dapur Surabaya yang sulit dilupakan.
Warna hitamnya berasal dari kluwek, rempah khas yang memberi cita rasa gurih dan sedikit pahit pada kuahnya.
Daging sapi yang sangat empuk hadir bersama nasi hangat, tauge pendek, telur asin, dan sambal pelengkap.
Perpaduan rasa hangat dan gurih menjadikannya hidangan yang paling banyak diburu oleh para pencinta makanan tradisional.
2. Rujak Cingur
Ini bukan rujak biasa karena sajiannya memadukan berbagai sayuran dengan cingur, yaitu moncong sapi rebus yang diiris tipis.
Bahan seperti lontong, tauge, kangkung, tahu, dan tempe disatukan lalu disiram bumbu petis yang kaya rasa dan khas.
Tekstur cingur yang kenyal menyerupai jeroan memberikan sensasi berbeda yang tak akan kamu temukan di sajian rujak daerah lain.
Tersedia juga versi dengan tambahan buah seperti nanas, mangga muda, bengkuang, dan mentimun untuk sensasi yang lebih segar.
3. Lontong balap
Hidangan ini terdiri dari lontong, tauge, tahu, daging sapi, dan lento yang disiram kuah cokelat berbasis petis udang.
Tanpa santan, rasanya jauh lebih ringan sehingga bisa disantap dalam porsi besar tanpa merasa eneg atau berat.
Nama "balap" konon berasal dari kebiasaan para pedagang yang dulu berlomba mengejar lokasi jualan menggunakan sepeda.
Lontong balap sangat mudah ditemukan di hampir setiap sudut kota karena keberadaannya sudah sangat melekat di kehidupan sehari-hari.
4. Tahu tek
Sajian ini mempertemukan tahu goreng, telur dadar, lontong, dan potongan kentang dalam satu piring yang disiram saus petis kental.
Saus petisnya dibuat dari campuran petis udang, kacang tanah, bawang putih, dan cabai yang diulek hingga halus dan menyatu.
Nama "tek" diyakini berasal dari bunyi gunting yang dipakai penjual untuk memotong tahu, berbunyi "tek, tek, tek" berulang.
Sajian ini biasanya dilengkapi kerupuk, irisan mentimun, dan bawang goreng yang menambah lapisan rasa gurih dan segar.
5. Sate klopo
"Klopo" dalam bahasa Jawa berarti kelapa, dan inilah bahan kunci yang membuat sate ini berbeda dari sate jenis lainnya.
Parutan kelapa dicampurkan ke dalam bumbu daging sebelum dibakar, menciptakan aroma dan rasa yang sangat khas.
Perpaduan aroma arang bakar dengan bumbu kacang pedas menghasilkan cita rasa yang tidak akan kamu temukan di daerah lain.
6. Lontong kupang
Berbeda dari lontong balap, isian hidangan ini jauh lebih sederhana, yaitu hanya lontong dan kupang sebagai komponen utama.
Kupang adalah sejenis kerang kecil yang banyak ditemukan di pesisir Jawa Timur dan dimasak dalam kuah kaldu berbumbu petis.
Kuah kaldu yang ringan dan gurih segar melengkapi sajian ini bersama sambal, perasan jeruk nipis, dan bawang goreng di atasnya.
7. Semanggi Suroboyo
Hidangan ini dibuat dari daun semanggi rebus yang disajikan di atas daun pisang bersama tauge dan daun ketela muda.
Bumbu kacangnya sangat unik karena terbuat dari campuran kacang tanah dan ubi jalar yang menghasilkan cita rasa manis gurih khas.
Cara menyantapnya pun berbeda karena penjual tidak menyediakan sendok, sehingga kerupuk uli digunakan sebagai alat makan penggantinya.
8. Tahu campur
Hidangan berkuah kuning kemerahan ini berisi tahu, kikil, mi kuning, taoge, selada, dan potongan daging dalam satu mangkuk penuh.
Kuah petis yang gurih dan kaya rasa disiramkan di atas semua isian yang sudah tertata rapi dan menggiurkan.
Perpaduan berbagai tekstur mulai dari kenyalnya kikil hingga lembutnya tahu membuat sajian ini terasa lebih kaya dari hidangan berkuah lain.
9. Sego sambel
Sego sambel atau nasi sambal adalah hidangan yang tampak sederhana namun memiliki daya tarik rasa yang sangat kuat.
Satu porsinya biasanya terdiri dari nasi hangat, sambal, telur dadar, dan tempe sebagai susunan menu utama yang lengkap.
Beberapa warung juga menawarkan pilihan lauk tambahan seperti ikan goreng atau ayam goreng sesuai selera pembeli.
Sambal buatan sendiri yang disiramkan di atas nasi pulen hangat menjadikan hidangan ini favorit warga, khususnya saat makan malam.
***