← Beranda
7 Kuliner Khas Kebumen, Mulai dari Golak Sampai Kethek dengan Cita Rasa yang Unik
Shania Vivi Armylia PutriKamis, 24 September 2026 | 03.44 WIB
Ilustrasi soto khas Kebumen/YouTube @BansosPedia 

JawaPos.com-Kebumen merupakan salah satu wilayah di Jawa Tengah.

Wilayah ini terkenal dengan wisata alamnya yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya seperti Pantai Pasir Putih. 

Selain wisata alam, Kebumen juga menyimpan beragam kuliner lokal dengan karakteristik yang khas dan menarik untuk dijelajahi.

Keunikan makanan khas daerah ini tidak hanya terlihat dari namanya, tetapi juga dari cara pengolahan sampai cita rasa yang ditawarkan. 

Sate ambal dan lenting menjadi dua kuliner andalan yang cukup terkenal di Kebumen. Namun, di balik dua hidangan tersebut, masih terdapat berbagai makanan khas lain yang tidak kalah menarik untuk dicoba. 

Mengutip informasi dari kanal YouTube @BansosPedia  berikut rekomendasi kuliner hidden gem di Kebumen yang wajib untuk anda coba. 

  1. Nasi penggel

Nasi penggel merupakan kuliner khas Kebumen. Nasi penggel disajikan dengan alas daun, kemudian diberi sayur nangka lengkap dengan lauk kikil atau jeroan sapi. Nasi penggel dimakan menggunakan sendok yang terbuat dari daun pincuk.  Cara penyajian tersebut membuat nasi penggel memiliki cita rasa khas dan nuansa tradisional yang sangat terasa.

  1. Sate ambal

Sate ambal merupakan hidangan khas dari desa Ambalresmi Kebumen. Keunikan sate ini terletak pada sambal pendampingnya yang bukan menggunakan saus kacang, melainkan sambal tempe. Perpaduan sate ayam dengan aroma smoky dan sambal tempe bercitarasa pedas membuat sate ambal menjadi salah satu kuliner khas yang menarik untuk dicoba. 

  1. Soto tamanwinangun

Soto ayam tamanwinangun hanya dapat ditemukan di Kebumen. Soto ini memiliki keunikan tersendiri karena menggunakan daging entok dengan kuah santan yang berkaldu dan kaya rasa. Seporsi soto tamanwinangun disajikan bersama dengan lontong, mie soun, dan daging itik atau entok goreng. 

  1. Soto ayam petanahan

Selain soto ayam tamanwinangun, soto ayam petanahan juga menjadi salah satu kuliner yang patut dicoba saat berkunjung. Soto ayam petanahan terdiri dari lontong, suwiran daging ayam kampung, toge, irisan daun bawang, kemudian disiram dengan kuah bening berkaldu yang gurih dan menggugah selera.

  1. Kethek 

Kethek menjadi makanan khas Kebumen yang terbuat dari sisa ampas dari proses pembuatan minyak kelapa. Ampas kelapa tersebut, kemudian dibumbui dengan cabai, garam, gula, bawang merah, bawang putih, daun salam, lengkuas, dan kencur.  Setelah semua bahan tercampur, adonan dibungkus menggunakan daun pisang dan dikukus sampai matang. Perpaduan bumbu tersebut menghasilkan cita rasa pedas, gurih, dan kaya rempah yang menjadi ciri khas dari kethek.

  1. Golak

Golak merupakan cemilan khas Kebumen yang mirip dengan lanting. Golak terbuat dari singkong dan  biasanya disajikan dalam berbagai acara tertentu maupun pertunjukan rakyat. Golak ini mula-mula terbentuk dari adonan singkong lalu dimasak dan digoreng. Bentuknya cukup unik karena menyerupai angka delapan. 

  1. Nasi oyek

Nasi oyek menjadi salah satu hidangan tradisional yang populer di Kebumen. Makanan ini dibuat dari singkong yang telah melalui proses fermentasi, kemudian dikeringkan sampai menjadi butiran mirip nasi. Nasi oyek menjadi salah satu sumber makanan pokok masyarakat Kebumen. Dalam penyajiannya, nasi oyek dapat disantap bersama dengan kelapa parut, sambal, ataupun berbagai pilihan lauk lainnya.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho