← Beranda
Kuliner The Grand South House di SCBD: Taproom Platter, Crispy Mala Chicken hingga Mendl’s Choux
Abdul Rahman• Senin, 21 September 2026 | 21.24 WIB
Kuliner The Grand South House di SCBD Jakarta. (istimewa)

 

JawaPos.com - Kawasan SCBD, Jakarta, memiliki pilihan tempat makan dan berkumpul dengan konsep yang menggabungkan kuliner, musik, olahraga, dan hiburan dalam satu tempat. Salah satunya adalah The Grand South House.

Meski mengusung konsep multi-experience, daya tarik tempat ini salah satunya datang dari pilihan makanan yang mengedepankan comfort food dengan perpaduan cita rasa Asia dan Barat.

Pengunjung dapat menemukan sejumlah menu seperti Nasi Goreng Combrang, Crispy Mala Chicken, hingga Mac Miller & Cheese. Pilihan tersebut melengkapi menu yang sebelumnya sudah populer di kalangan pelanggan Taproom, seperti Taproom Platter.

Taproom Platter dirancang sebagai menu untuk disantap bersama. Satu sajian berisi french fries, chicken fingers, onion rings, chicken skin, dan chicken wings.

Baca Juga: Profil Julia Prastini atau Jule, Selebgram yang Diamankan Polisi Terkait Vape Etomidate

Menu tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan cita rasa yang sudah dikenal pelanggan lama, sekaligus memperluas pilihan makanan bagi pengunjung baru.

Selain makanan utama, ada pula Mendl's Choux, dessert yang mengambil inspirasi dari film The Grand Budapest Hotel karya Wes Anderson. Sajian ini menjadi salah satu elemen yang menghubungkan konsep kuliner dengan inspirasi desain dan hospitality yang diterapkan di tempat tersebut.

Dengan kombinasi tersebut, makanan tidak hanya ditempatkan sebagai pelengkap aktivitas nongkrong, tetapi menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan kepada pengunjung.

Konsep kulinernya pun dibuat agar dapat menjangkau berbagai kebutuhan, mulai dari menu sharing untuk dinikmati bersama teman hingga makanan yang lebih familiar untuk pengunjung yang datang bersama keluarga.

Kehadiran The Grand South House bermula dari penutupan Stark Taproom di Elysee SCBD pada Oktober 2025. Setelah tempat tersebut berhenti beroperasi, pelanggan reguler  terus menanyakan kapan Taproom akan kembali.

Tim kemudian menemukan sebuah bangunan di kawasan SCBD pada November 2025. Bangunan tersebut awalnya hanya diproyeksikan sebagai rumah baru Taproom.

Namun, karakter dan tata ruang bangunan akhirnya memunculkan gagasan untuk membuat destinasi yang lebih besar dengan beberapa ruang berbeda.

Manager The Grand South House, Dino Bagaskara, mengatakan, pada tahap awal, akan difokuskan pada pembangunan fondasi operasional dan konsistensi pengalaman pengunjung.

“Prioritas kami sekarang adalah membangun fondasi yang kuat. Core team, kultur kerja, dan memastikan setiap interaksi dengan tamu terasa punya arti. Kalau dalam satu tahun kami bisa dikenal sebagai warna baru di industri F&B dengan identitas yang kuat dan experience yang konsisten, itu sudah menjadi pencapaian berarti.”

Baca Juga: Mengenang Chad Gilbert, Bermusik untuk Menginspirasi Orang-orang yang Mengalami Hal Sulit

Di luar itu, tempat ini juga ingin menjangkau komunitas pencinta olahraga, penikmat musik, foodies, hingga keluarga muda.

Fasilitas seperti kids meal, drawing book, dan baby chair turut disiapkan untuk mendukung pengunjung yang datang bersama anak.

EDITOR: Abdul Rahman