← Beranda
Udang Ebi Furai Renyah ala Hokben, Ini Resep dan Cara Membuatnya
Diajeng Gentalia RifaniSenin, 14 September 2026 | 19.01 WIB
Resep Udang Ebi Furai yang Enak dan Bikin Nagih

JawaPos.com – Ebi furai menjadi salah satu menu olahan udang yang banyak digemari. Lapisan luarnya yang garing berpadu dengan daging udang yang lembut membuat hidangan ini cocok disantap bersama nasi dan berbagai pelengkap.

Salah satu ciri khas ebi furai ala restoran Jepang seperti Hokben adalah bentuk udangnya yang tampak panjang dan lurus setelah digoreng. Sekilas terlihat sederhana, tetapi ada teknik khusus yang perlu dilakukan sebelum udang diberi lapisan tepung.

Kamu pun tidak harus pergi ke restoran untuk menikmati ebi furai. Dengan bahan yang mudah ditemukan dan beberapa langkah sederhana, hidangan ini bisa dibuat sendiri di rumah.

Dilansir dari akun YouTube Devina Hermawan, berikut resep ebi furai yang renyah sekaligus tips agar bentuk udang tetap lurus ketika dimasak.

Baca Juga: Resep Ayam Goreng Madu Mentega yang Renyah di Luar, Juicy di Dalam ala Devina Hermawan

Bahan-bahan

Untuk membuat sekitar delapan ekor ebi furai, siapkan:

  • 8 ekor udang ukuran sedang, sekitar 30–40 ekor per kilogram
  • Tepung terigu secukupnya
  • Tepung roti secukupnya
  • Minyak untuk menggoreng

Bahan adonan basah:

  • 2 sendok makan tepung terigu
  • ½ butir telur
  • 50 ml susu, krim, atau santan
  • Garam secukupnya
  • Merica secukupnya
  • Kaldu jamur atau penyedap sesuai selera
  • Bawang putih secukupnya, kemudian diparut

Cara Membuat Ebi Furai

1. Bersihkan udang

Kupas kulit udang dan buang bagian kotorannya. Setelah itu, cuci udang menggunakan air bersih lalu tiriskan.

2. Lakukan trik agar udang tetap lurus

Bagian ini menjadi salah satu kunci utama untuk mendapatkan bentuk ebi furai seperti di restoran.

Buat beberapa sayatan pada bagian perut udang dengan jarak kurang lebih ½ sentimeter. Jangan membuat keratan terlalu dalam agar daging udang tidak terputus.

Setelah itu, balik udang dan tekan bagian punggungnya secara perlahan menggunakan jari. Gerakannya bisa seperti memijat udang dari satu sisi ke sisi lainnya.

Teknik tersebut membantu memutus jaringan pada punggung udang sehingga bentuknya dapat diluruskan dan tidak mudah kembali melengkung ketika digoreng.

3. Buat adonan pencelup

Masukkan tepung terigu, telur, susu atau krim, bawang putih parut, merica, serta kaldu jamur ke dalam wadah.

Aduk sampai seluruh bahan tercampur rata dan menghasilkan adonan yang cukup untuk melapisi udang.

4. Balurkan tepung secara berurutan

Siapkan tiga tahap pelapis, yaitu tepung terigu, adonan basah, dan tepung roti.

Pertama, baluri udang dengan tepung terigu. Kemudian celupkan ke adonan basah hingga seluruh permukaannya tertutup.

Terakhir, gulingkan udang ke tepung roti sambil ditekan perlahan agar lapisannya menempel dengan baik.

5. Goreng hingga keemasan

Panaskan minyak dalam jumlah yang cukup, kemudian masukkan udang yang sudah dilapisi tepung.

Goreng sampai bagian luarnya berubah menjadi kuning keemasan dan terasa renyah. Hindari terlalu sering membolak-balik udang agar lapisan tepung tidak mudah terlepas.

Setelah matang, angkat udang dan tiriskan untuk mengurangi minyak berlebih.

6. Sajikan selagi hangat

Ebi furai yang renyah siap disantap. Hidangan ini bisa dinikmati bersama nasi putih, salad sayur, saus sambal, atau saus khas Jepang sesuai selera.

Kunci mendapatkan ebi furai yang bentuknya lurus bukan hanya pada proses pelapisan tepung, tetapi juga pada cara mempersiapkan udang. Keratan di bagian perut dan teknik menekan punggung udang perlu dilakukan dengan tepat agar udang tidak kembali melengkung saat terkena panas minyak.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho