JawaPos.com - Membuat steak ala restoran di rumah sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Dengan daging berkualitas, stainless pan, dan teknik memasak yang tepat, Anda bisa mendapatkan steak dengan permukaan golden yang cantik dan bagian dalam yang tetap juicy.
Melalui resep yang dibagikan @willgoz, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat memasak steak di rumah. Salah satunya adalah memastikan pan benar-benar panas sebelum daging dimasukkan. Teknik ini membantu membentuk crust atau lapisan kecokelatan yang membuat steak semakin menggugah selera.
Menariknya, Anda juga tidak harus memiliki peralatan khusus. Jika tidak memiliki oven atau air fryer untuk membantu proses resting, daging tetap bisa diistirahatkan langsung di pan.
Untuk mengikuti teknik memasak steak ini, siapkan:
- Stainless pan
- Oven atau air fryer
- Penjepit makanan
- Pisau
- Talenan
Oven atau air fryer digunakan pada suhu sekitar 65-70 derajat Celsius untuk membantu menjaga suhu daging saat resting.
Bahan-Bahan
Steak dengan kualitas baik
Garam secukupnya
Minyak secukupnya
Butter secukupnya
Anda juga bisa menambahkan lada atau bumbu lain sesuai selera saat steak sudah matang.
Cara Memasak Steak di Rumah
1. Siapkan Steak
Gunakan potongan daging steak dengan kualitas baik. Ketebalan daging akan memengaruhi waktu memasak.
Dalam resep ini, steak yang digunakan memiliki ketebalan sekitar 3,5 cm.
Pastikan permukaan daging cukup kering sebelum dimasak agar proses searing dapat menghasilkan crust yang lebih baik.
2. Panaskan Stainless Pan
Letakkan stainless pan di atas kompor dengan api besar.
Panaskan hingga benar-benar sangat panas atau mencapai kondisi smoking hot.
Pan yang sudah panas akan membantu daging langsung mengalami proses searing ketika bersentuhan dengan permukaannya.
3. Beri Garam Sebelum Searing
Taburkan garam pada steak tepat sebelum daging dimasukkan ke dalam pan.
Hindari memberi garam terlalu jauh sebelum proses searing jika ingin mengikuti teknik dari resep ini.
4. Sear Steak
Tambahkan sedikit minyak ke dalam pan yang sudah panas.
Letakkan steak dan masak satu sisi hingga permukaannya berubah menjadi golden brown dan membentuk crust.
Balik steak dan masak sisi lainnya dengan durasi yang disesuaikan dengan ketebalan daging.
Untuk steak setebal sekitar 3,5 cm, resep ini menggunakan waktu sekitar 2,5 menit untuk masing-masing sisi.
5. Lakukan Butter Basting
Pada sekitar satu menit terakhir proses memasak, tambahkan butter ke dalam pan.
Gunakan butter cair untuk membasahi permukaan steak secara berulang menggunakan sendok.
Teknik butter basting ini membantu memberikan aroma yang lebih harum sekaligus rasa gurih pada permukaan daging.
6. Resting Steak
Setelah proses searing selesai, pindahkan steak ke oven atau air fryer yang sudah diatur pada suhu sekitar 65-70 derajat Celsius.
Resting dilakukan selama kurang lebih 7-8 menit.
Jika tidak memiliki oven atau air fryer, steak dapat langsung diistirahatkan di pan selama beberapa menit.
Setelah itu, lakukan resting kembali sekitar 6-7 menit sebelum steak dipotong dan disajikan, sesuai teknik yang dibagikan dalam resep.
7. Sajikan
Setelah proses resting selesai, potong steak sesuai selera.
Sajikan bersama saus favorit, sayuran, kentang, atau berbagai pelengkap lainnya.
Salah satu kunci steak dengan permukaan yang cantik adalah suhu pan saat proses searing. Stainless pan perlu dipanaskan hingga sangat panas sebelum daging dimasukkan.
Suhu tinggi membantu permukaan daging cepat mengalami pencokelatan sehingga terbentuk crust yang gurih dan aromatik.
Namun, tetap perhatikan kondisi steak agar bagian luar tidak gosong sebelum bagian dalam mencapai tingkat kematangan yang diinginkan.
Resting menjadi salah satu tahap penting dalam memasak steak. Setelah terkena panas tinggi, daging sebaiknya tidak langsung dipotong.
Memberikan waktu untuk resting membantu steak menjadi lebih siap disantap dan membuat proses pemotongan menjadi lebih nyaman. Durasi resting dapat disesuaikan dengan ukuran dan ketebalan steak.
Gunakan daging berkualitas baik dan sesuaikan waktu memasak dengan ketebalannya. Steak yang lebih tebal tentu membutuhkan penanganan berbeda dibandingkan potongan yang lebih tipis.
Selain itu, pastikan pan sudah benar-benar panas sebelum proses searing. Jangan terlalu sering membolak-balik steak agar permukaannya dapat membentuk crust dengan baik.
Jika memiliki termometer daging, Anda juga bisa menggunakannya untuk memantau suhu internal steak dan mendapatkan tingkat kematangan yang lebih sesuai dengan selera.
Memasak steak sendiri di rumah ternyata bisa dilakukan dengan peralatan yang cukup sederhana. Stainless pan, daging berkualitas, sedikit minyak, butter, dan teknik searing yang tepat sudah bisa menghasilkan steak dengan permukaan golden yang menggoda.
Teknik dari @willgoz ini bisa menjadi panduan bagi Anda yang ingin mencoba membuat steak rumahan dengan proses yang relatif sederhana. Tinggal tentukan tingkat kematangan favorit dan sajikan bersama pelengkap kesukaan.