← Beranda
Jelajah Rasa Surabaya, Ini 4 Makanan Legendaris yang Bikin Ketagihan
Leni Setya WatiSelasa, 14 Juli 2026 | 05.04 WIB
Sego sambel Mak Yeye dengan lauk lele dan sambal pedas manis (JawaPos.com/Leni Setya Wati)

JawaPos.com - Surabaya tidak hanya dikenal sebagai kota besar dengan berbagai destinasi menarik, tetapi juga memiliki kekayaan kuliner yang mampu memanjakan para pencinta makanan.

Beragam hidangan khas dengan cita rasa kuat dan unik dapat ditemukan di berbagai sudut kota. Mulai dari sajian pedas yang menggugah selera hingga menu tradisional dengan bumbu khas, kuliner Surabaya selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi para penikmatnya.

Beberapa tempat makan bahkan sudah dikenal luas karena cita rasa yang konsisten dan mampu membuat banyak orang kembali lagi untuk menikmatinya.

Mulai dari Sego Sambel Mak Yeye yang populer hingga nasi cumi hitam khas Warung Sampit Bu Isya, berikut empat kuliner di Surabaya yang wajib masuk daftar kunjungan dan siap membuat siapa pun ingin mencicipinya lagi.

Baca Juga: Kuliner Malam Kedungdoro dan Genteng Surabaya Ternyata Legal Meski Bikin Macet

1. Sego Sambel Mak Yeye

Rekomendasi pertama kuliner paling enak di Surabaya satu ini pernah saya datangi langsung pada tahun 2024 lalu.

Berlokasi di Jl. Jagir Wonokromo Wetan No. 10 dan tak jauh dari stasiun Wonokromo, membuat tempat makan ini mudah dijangkau oleh wisatawan yang menempuh perjalanan menggunakan kereta ini.

Sego Sambel Mak Yeye sendiri merupakan tempat makan yang legendaris di Surabaya. Antrian panjang menjadi bukti bahwa kelezatan nasi sambel di sini tak bisa diragukan.

Seperti namanya, menu utama di sini adalah nasi dengan sambelnya yang melimpah. Ada yang pedas dan pedas manis. Lauknya ada: tempe, telur dadar, ikan pari, dan lele. Jam buka: 16.00 - 01.00 WIB.

2. Pecel Ambulance Bu Hana — BG Junction

Dikutip dari akun YouTube Budiono Sukses, Pecel Ambulance Bu Hana sejak 2007 sudah berjualan di seberang BG Junction, lalu pindah ke lokasi agak timur di jalan yang sama, kemudian saat ini berada di deretan belakang BG Junction.

Nasi pecel di sini memiliki banyak lauk: paru, ayam goreng kremes laos, aneka telur, empal serundeng, perkedel, sate daging (sate komoh), ayam bakar kecap, daging krengsengan, oseng usus, ayam bumbu rujak, aneka sayur, dan lainnya.

Warung makan pecel yang berlokasi di Jl. Kranggan 16, Surabaya ini dulu buka pada malam hari, sejak pindah, mereka buka lebih sore yakni pada Selasa - Minggu pukul 18.00 - 03.00 WIB. Harga mulai Rp 14 ribu saja dengan lauk peyek.

3. Pecel Bu Joyo Jl. Pandegiling

Kuliner berikutnya di Surabaya yang paling enak berdasarkan rekomendasi teman saya yang asli dari Surabaya yakni ada Pecel Bu Joyo yang berlokasi di Jl. Pandegiling 318 A.

Uniknya, diikutip dari channel YouTube Budiono Sukses, warung pecel ini buka dari jam 6 pagi. Tapi jangan salah, hanya dalam waktu 30 menit nasi pecel di sini sudah ludes terjual, apalagi di akhir pekan.

Dengan membeli satu porsi nasi pecel di sini, Anda bisa mendapatkan sayur: kecambah dan lalapan daun kemangi. Jika hanya nasi pecel saja harganya hanya Rp 7-8 ribu, tapi jika tambah empal menjadi Rp 23 ribu. 

Tak terlewatkan juga, ada peyek kacang dan teri yang selalu menjadi pelengkap nasi pecel. Budiono menyebut bahwa pecel di sini seperti pecel khas Madiun dengan sambal yang cukup pedas dan gelap. Jika Anda penasaran, Anda bisa mencobanya langsung.

4. Warung Sampit Bu Isya — Nasi Cumi Hitam Pasar Atom

Warung Sampit Bu Isya yang menjual nasi cumi ini terletak di dalam Pasar Atom, Surabaya. Tepatnya di dekat masjid dan parkiran motor, di kompleks warung-warung dengan papan nama Warung Sederhana Eks Pedagang Kaki Lima.

Warung ini menjual aneka makanan khas Madura, termasuk nasi cumi hitam. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 - 16.00 WIB. Dengan harga nasi cumi hanya sekitar Rp 23 ribu saja.

Dalam satu porsi, selain ada cumi, Anda juga akan mendapatkan lauk lainnya seperti tongkol, oseng (kacang panjang, kecambah, kangkung, mie), serundeng, sambel, dan peyek. Yuk, tunggu apalagi, selamat mencoba!

 
 
EDITOR: Setyo Adi Nugroho