← Beranda
10 Kuliner Khas Bali yang Wajib Dicoba, Dari Ayam Betutu hingga Sate Plecing
Niko SulpriyonoKamis, 4 Juni 2026 | 02.49 WIB
Ilustrasi Makanan (Freepik)

JawaPos.com - Bali tidak hanya dikenal karena keindahan pantainya, budaya yang kaya, dan keramahan masyarakatnya. 

Pulau Dewata juga memiliki kekayaan kuliner yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. 

Beragam hidangan tradisional Bali menawarkan cita rasa khas yang lahir dari perpaduan rempah-rempah lokal dan teknik memasak yang diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga: 17 Kuliner Malang yang Wajib Dicoba di Tahun 2026: Enak, Legendaris, dan Selalu Jadi Favorit Warga Lokal

Salah satu keunikan kuliner Bali terletak pada penggunaan bumbu basa genep, yaitu racikan rempah khas yang menjadi fondasi berbagai masakan tradisional. 

Perpaduan kunyit, jahe, lengkuas, kencur, bawang, cabai, dan beragam rempah lainnya menghasilkan rasa yang kaya dan kompleks dalam setiap hidangan.

Selain makanan berbahan daging yang terkenal, Bali juga memiliki berbagai kuliner berbasis sayuran, hasil laut, hingga makanan ringan yang menawarkan pengalaman rasa berbeda. 

Jika Anda berencana berlibur ke Bali, berikut 10 kuliner khas yang wajib masuk dalam daftar wisata kuliner Anda yang dihimpun dari Google Maps pada Rabu (03/06). 

1. Ayam Betutu

Ayam Betutu merupakan salah satu kuliner paling ikonik dari Bali. 

Hidangan ini dibuat dengan cara membaluri ayam utuh menggunakan bumbu basa genep yang kaya rempah sebelum dimasak dalam waktu yang cukup lama.

Proses memasak yang memakan waktu berjam-jam membuat daging ayam menjadi sangat empuk dan bumbunya meresap hingga ke bagian terdalam. 

Aroma rempah yang kuat menjadi ciri khas utama yang membuat Ayam Betutu begitu digemari.

Salah satu tempat yang terkenal untuk menikmati hidangan ini adalah Ayam Betutu Khas Gilimanuk yang telah lama menjadi tujuan wisata kuliner di Bali.

2. Babi Guling

Babi Guling merupakan salah satu hidangan paling terkenal di Bali, khususnya bagi wisatawan yang mengonsumsi makanan non-halal. 

Kuliner ini menggunakan babi utuh yang dibumbui dengan rempah-rempah khas sebelum dipanggang secara perlahan.

Teknik pemanggangan tradisional menghasilkan kulit yang renyah dan daging yang tetap lembut serta juicy. 

Perpaduan tekstur dan aroma rempah menjadi alasan mengapa hidangan ini begitu populer.

Beberapa tempat yang sering direkomendasikan untuk menikmati Babi Guling adalah Warung Babi Guling Ibu Oka 3 dan Babi Guling Pak Malen.

3. Sate Lilit

Sate Lilit menjadi salah satu kuliner khas Bali yang mudah dikenali. 

Berbeda dengan sate pada umumnya yang menggunakan potongan daging, sate ini dibuat dari daging cincang yang dicampur dengan kelapa parut, santan, dan rempah-rempah.

Adonan tersebut kemudian dililitkan pada batang serai atau bambu sebelum dibakar hingga matang. 

Penggunaan batang serai memberikan aroma khas yang semakin memperkaya cita rasa sate.

Untuk menikmati Sate Lilit yang autentik, Anda dapat mengunjungi Warung Be Sanur yang juga terkenal dengan berbagai olahan hasil laut.

4. Nasi Ayam Kedewatan

Nasi Ayam Kedewatan menjadi salah satu pilihan kuliner halal yang paling populer di Bali, terutama di kawasan Ubud. 

Hidangan ini menawarkan kombinasi berbagai lauk khas Bali dalam satu piring.

Biasanya, seporsi nasi ayam kedewatan berisi ayam suwir berbumbu betutu, sate lilit ayam, telur pindang, urab, kacang goreng, kulit ayam goreng, dan sambal matah yang segar.

Banyak wisatawan datang ke Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku untuk menikmati salah satu hidangan khas Bali yang telah menjadi legenda kuliner setempat.

5. Nasi Pedas

Bagi pencinta makanan pedas, Nasi Pedas menjadi menu yang tidak boleh dilewatkan. 

Konsep hidangan ini mirip dengan nasi campur yang memungkinkan pengunjung memilih berbagai jenis lauk sesuai selera.

Pilihan lauknya cukup beragam, mulai dari ayam goreng, telur, kulit ayam, usus, hingga berbagai gorengan tradisional. 

Semua lauk kemudian dipadukan dengan sambal khas yang terkenal pedas dan menggugah selera.

Salah satu tempat paling terkenal untuk mencicipi Nasi Pedas adalah Nasi Pedas Ibu Andika yang selalu ramai pengunjung.

6. Tipat Blayag

Tipat Blayag merupakan kuliner tradisional yang berasal dari Bali Utara, khususnya wilayah Buleleng. 

Makanan ini menggunakan ketupat berbentuk panjang yang dibungkus dengan anyaman daun kelapa.

Tipat kemudian disajikan bersama ayam suwir, urab, kedelai goreng, dan kuah kuning gurih yang kaya rempah. 

Kombinasi tersebut menghasilkan rasa yang lezat dan mengenyangkan.

Jika ingin mencoba Tipat Blayag, Anda dapat mengunjungi Warung Blayag Tepeng yang dikenal menyajikan rasa autentik.

7. Rujak Kuah Pindang dan Rujak Bulung

Kuliner ini menjadi salah satu makanan khas Bali yang cukup unik. 

Rujak Kuah Pindang menggunakan aneka buah segar yang disiram kuah kaldu ikan tuna berbumbu pedas.

Meski terdengar tidak biasa, perpaduan rasa manis, asam, gurih, dan pedas menciptakan sensasi yang khas dan berbeda dari rujak pada umumnya.

Selain itu, terdapat Rujak Bulung yang menggunakan rumput laut segar sebagai bahan utama. 

Kedua hidangan ini dapat ditemukan di Warung Rujak Gelogor.

8. Nasi Tepeng

Nasi Tepeng merupakan makanan khas Gianyar yang memiliki tekstur lebih lembut dibanding nasi biasa. 

Hidangan ini sering disebut berada di antara nasi dan bubur karena konsistensinya yang unik.

Nasi tersebut disajikan dengan berbagai sayuran seperti kacang panjang, tauge, dan nangka muda, lalu disiram bumbu rempah yang kaya rasa.

Untuk menikmati hidangan ini, wisatawan dapat mengunjungi Nasi Tepeng Pasar Senggol yang terkenal dengan sajian tradisionalnya.

9. Serombotan

Serombotan adalah kuliner khas Klungkung yang berbahan dasar berbagai jenis sayuran rebus. 

Hidangan ini sering dianggap mirip dengan urab, tetapi memiliki karakter rasa yang berbeda.

Sayuran seperti kangkung, pare, tauge, dan kacang panjang disajikan dengan kombinasi tiga jenis bumbu, yaitu bumbu kacang, bumbu kelapa parut, dan saus pedas khas Bali.

Perpaduan tersebut menghasilkan rasa yang kompleks dan menyegarkan. 

Salah satu tempat yang terkenal menyajikan menu ini adalah Warung Serombotan Khas Klungkung.

10. Sate Plecing

Sate Plecing menjadi salah satu kuliner khas Bali yang menawarkan sensasi rasa pedas dan segar. 

Berbeda dengan sate yang menggunakan bumbu kacang, sate ini disajikan dengan sambal plecing khas.

Sambal tersebut dibuat dari cabai, terasi, garam, dan perasan jeruk limau yang memberikan perpaduan rasa pedas, gurih, dan segar. 

Kombinasi ini membuat Sate Plecing memiliki karakter yang berbeda dari sate di daerah lain.

Anda dapat menikmati hidangan ini di Sate Plecing Arjuna yang dikenal sebagai salah satu tempat favorit pencinta kuliner Bali.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho