JawaPos.com - Surabaya dikenal sebagai salah satu kota dengan kekayaan kuliner terbaik di Indonesia.
Tidak hanya menawarkan makanan khas Jawa Timur yang kaya rempah, Kota Pahlawan juga memiliki banyak tempat makan legendaris yang mampu bertahan lintas generasi.
Bahkan, beberapa di antaranya telah menjadi destinasi wajib bagi wisatawan yang ingin merasakan cita rasa autentik Surabaya.
Di tengah menjamurnya restoran dan kafe modern, sejumlah kuliner legendaris tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.
Baca Juga: Jangan Ngaku Pecinta Kuliner Surabaya Kalau Belum Mencoba 10 Tahu Tek dan Tahu Telor Legendaris Ini
Konsistensi rasa, resep turun-temurun, dan kualitas bahan yang terjaga menjadi alasan mengapa tempat-tempat makan ini masih ramai dikunjungi hingga sekarang.
Mulai dari hidangan tradisional hingga sajian peranakan yang menggugah selera, berikut 10 kuliner legendaris Surabaya yang telah memikat pecinta makanan selama puluhan tahun dan layak masuk dalam daftar kunjungan Anda yang dirangkum dari Google Maps pada Selasa (02/06).
1. Nasi Krawu Nginden Permata Ibu Nunuk
Bagi pencinta kuliner khas Jawa Timur, Nasi Krawu Nginden Permata Ibu Nunuk merupakan salah satu destinasi yang tidak boleh dilewatkan.
Meski nasi krawu berasal dari Gresik, tempat ini berhasil menjadi salah satu lokasi paling populer untuk menikmati hidangan tersebut di Surabaya.
Seporsi nasi krawu disajikan dengan nasi hangat di atas daun pisang yang memberikan aroma khas.
Hidangan ini dilengkapi dengan suwiran daging sapi empuk, babat mentega, serta berbagai pelengkap yang memperkaya cita rasanya.
Keunikan nasi krawu di sini terletak pada poya atau serundeng kelapa berwarna merah dan kuning yang memberikan perpaduan rasa gurih dan sedikit manis.
Ditambah sambal terasi pedas yang menggigit, setiap suapan terasa semakin nikmat.
2. Bebek Sinjay Ahmad Yani
Nama Bebek Sinjay sudah sangat dikenal oleh para pencinta kuliner Jawa Timur.
Cabangnya di Surabaya menjadi pilihan favorit bagi mereka yang ingin menikmati cita rasa khas Bangkalan tanpa harus menyeberang ke Pulau Madura.
Bebek goreng yang disajikan memiliki ukuran besar dengan tekstur kulit yang renyah dan daging yang gurih hingga ke bagian dalam.
Bumbu yang meresap sempurna membuat setiap gigitan terasa kaya rasa.
Yang paling ikonik adalah sambal pencit atau sambal mangga mudanya.
Perpaduan rasa asam dan pedas menciptakan sensasi segar yang membuat banyak pelanggan rela mengantre demi menikmati hidangan ini.
3. Soto Ayam Ambengan Pak Sadi
Sejak berdiri pada tahun 1971, Soto Ayam Ambengan Pak Sadi telah menjadi salah satu ikon kuliner Surabaya.
Popularitasnya bahkan menjangkau berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
Kuah sotonya yang bening kekuningan menyimpan cita rasa kaldu ayam kampung yang kaya dan gurih.
Meski terlihat sederhana, rasa yang dihasilkan mampu meninggalkan kesan mendalam bagi siapa saja yang mencobanya.
Potongan ayam yang melimpah, soun, telur rebus, dan taburan koya khas menjadi kombinasi yang membuat hidangan ini selalu dirindukan oleh pelanggan setianya.
4. Tahu Tek Pak H. Ali
Tahu Tek merupakan salah satu makanan khas Surabaya yang terkenal dengan saus petisnya yang khas.
Di antara banyak penjual tahu tek, Tahu Tek Pak H. Ali termasuk yang paling legendaris dan telah mempertahankan kualitas rasanya selama puluhan tahun.
Seporsi tahu tek berisi tahu goreng setengah matang, lontong, kentang, tauge, dan kerupuk yang kemudian disiram saus petis pekat.
Racikan petis udang berkualitas tinggi menjadi kunci kelezatan hidangan ini.
Perpaduan rasa gurih, manis, dan sedikit pedas membuat tahu tek menjadi salah satu kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung ke Surabaya.
5. Mie Mapan Rungkut
Mie Mapan menjadi salah satu restoran lokal yang berhasil mempertahankan eksistensinya sejak tahun 1992.
Tempat ini dikenal luas berkat sajian mi dengan cita rasa khas yang sulit ditemukan di tempat lain.
Menu seperti Mie Otot, Mie Babat, dan Pangsit Mie Ayam menjadi favorit pelanggan.
Tekstur mi yang kenyal dan bumbu yang gurih menjadi kombinasi yang membuat banyak orang kembali datang.
Selain menu mi, berbagai hidangan penyetan juga menjadi daya tarik tersendiri.
Sambalnya yang pedas dan kaya rasa berhasil memikat banyak pencinta kuliner pedas.
6. Depot Slamet Dharmahusada
Depot Slamet merupakan salah satu legenda kuliner keluarga di Surabaya.
Tempat makan ini terkenal dengan sajian Chinese food halal yang memiliki porsi sangat besar.
Menu seperti koloke, nasi goreng agung, ayam saus Inggris, dan cap cay menjadi pilihan favorit pelanggan.
Porsi yang disajikan bahkan bisa dinikmati oleh tiga hingga empat orang sekaligus.
Selain porsinya yang melimpah, rasa makanan yang konsisten selama bertahun-tahun menjadi alasan mengapa Depot Slamet tetap ramai hingga sekarang.
7. Kepiting Cak Gundul 1992
Bagi pencinta seafood, Kepiting Cak Gundul merupakan destinasi kuliner yang wajib dikunjungi.
Restoran ini terkenal karena menggunakan kepiting segar berukuran besar yang dimasak dengan berbagai pilihan saus.
Saus asam manis dan bumbu mentega hitam menjadi dua menu yang paling banyak diburu pelanggan.
Bumbu yang meresap hingga ke dalam daging kepiting menciptakan cita rasa yang kaya dan menggugah selera.
Tidak heran jika tempat ini hampir selalu dipadati pengunjung, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.
8. Lontong Kupang Pak Misari
Lontong Kupang merupakan salah satu kuliner khas pesisir Jawa Timur yang memiliki cita rasa unik.
Hidangan ini cocok bagi Anda yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda dari makanan pada umumnya.
Komposisinya terdiri dari lontong, lentho, dan kuah kupang yang kaya rasa.
Sebelum disajikan, bumbu diracik langsung menggunakan petis, cabai, dan bawang putih sehingga menghasilkan rasa yang khas.
Biasanya, lontong kupang dinikmati bersama sate kerang dan es kelapa muda.
Kombinasi tersebut menciptakan pengalaman kuliner yang autentik dan sulit dilupakan.
9. Rawon Nguling Kendangsari
Rawon Nguling menjadi salah satu tujuan utama pencinta rawon di Surabaya.
Berbeda dengan beberapa jenis rawon lainnya, kuah rawon di sini memiliki karakter yang lebih ringan tetapi tetap kaya rempah.
Warna hitam khas dari kluwek tetap mendominasi, sementara rasa gurih dan aroma rempah terasa kuat dalam setiap suapan.
Daging sapi yang empuk semakin menambah kenikmatan hidangan ini.
Pengunjung juga dapat menambahkan berbagai lauk pendamping seperti paru goreng, empal, atau babat untuk menciptakan pengalaman makan yang lebih lengkap.
10. Es Teler Pacar Keling Pak No
Perjalanan kuliner di Surabaya terasa belum lengkap tanpa mencicipi Es Teler Pacar Keling Pak No.
Tempat ini telah menjadi legenda sejak dekade 1970-an dan masih memiliki banyak pelanggan setia hingga kini.
Es teler yang disajikan berisi potongan nangka, alpukat, dan kelapa muda segar yang dipadukan dengan es serut melimpah.
Siraman susu kental manis dan sirup khas membuat rasanya semakin nikmat.
Kesegaran buah-buahan berkualitas dan rasa manis yang pas menjadikan es teler ini sebagai penutup sempurna setelah menikmati berbagai hidangan khas Surabaya.
Tidak heran jika banyak orang rela mengantre demi menikmati kesegarannya yang melegenda.