← Beranda
10 Kuliner Legendaris Cirebon yang Wajib Dicoba, Dari Nasi Jamblang hingga Es Cuing yang Menyegarkan
Niko Sulpriyono• Minggu, 31 Mei 2026 | 22.48 WIB
Ilustrasi Makanan (Freepik)

JawaPos.com - Cirebon dikenal sebagai salah satu kota kuliner terbaik di pesisir utara Pulau Jawa. 

Letaknya yang strategis sebagai jalur perdagangan sejak berabad-abad lalu membuat budaya kuliner Cirebon berkembang dengan sangat unik. 

Berbagai pengaruh budaya Jawa, Sunda, Arab, dan Tionghoa berpadu menciptakan cita rasa yang khas dan sulit ditemukan di daerah lain.

Baca Juga: 10 Kuliner Khas Solo yang Wajib Dicoba, Dari Brambang Asem hingga Sup Matahari yang Unik

Sebagian besar makanan khas Cirebon memiliki karakter gurih, segar, dan kaya rempah. 

Penggunaan kucai, tauco, petis, serta berbagai bumbu tradisional menjadi ciri yang membedakan kuliner Cirebon dari daerah lain di Indonesia. 

Tak heran jika banyak wisatawan sengaja datang hanya untuk berburu makanan legendaris yang telah bertahan selama puluhan tahun.

Mulai dari hidangan berat hingga camilan tradisional, berikut 10 kuliner legendaris Cirebon yang wajib masuk daftar wisata kuliner Anda saat berkunjung ke Kota Udang yang dirangkum dari Google Maps pada Minggu (31/05).

1. Nasi Jamblang

Nasi Jamblang merupakan ikon kuliner Cirebon yang paling terkenal. 

Hidangan ini disajikan menggunakan alas daun jati yang memberikan aroma khas sekaligus menjaga kualitas nasi agar tetap segar lebih lama.

Keunikan utama Nasi Jamblang terletak pada konsep penyajian lauk yang sangat beragam. 

Pengunjung dapat memilih sendiri berbagai lauk sesuai selera, mulai dari cumi tinta hitam, semur daging, paru goreng, perkedel, hingga aneka sambal khas Cirebon.

Salah satu tempat paling populer untuk menikmati hidangan ini adalah Nasi Jamblang Ibu Nur. 

Perpaduan nasi hangat, lauk yang melimpah, dan sambal pedas khas membuat kuliner ini selalu menjadi favorit wisatawan.

2. Empal Gentong

Empal Gentong merupakan makanan khas Cirebon yang memiliki cita rasa kaya dan autentik. 

Hidangan ini berupa sup daging sapi dan jeroan yang dimasak dalam gentong tanah liat menggunakan kayu bakar.

Proses memasak yang memakan waktu berjam-jam menghasilkan daging yang sangat empuk dengan kuah santan berwarna kuning yang kaya rempah. 

Taburan daun kucai segar semakin memperkaya rasa dan aroma hidangan ini.

Jika ingin menikmati cita rasa autentiknya, Empal Gentong H. Apud menjadi salah satu destinasi kuliner yang paling banyak direkomendasikan oleh pecinta kuliner Cirebon.

3. Empal Asem

Bagi yang menginginkan hidangan berkuah tetapi tidak terlalu berat, Empal Asem bisa menjadi pilihan terbaik. 

Makanan ini sering dianggap sebagai saudara dekat Empal Gentong, namun memiliki karakter rasa yang berbeda.

Kuahnya bening tanpa santan dan menawarkan sensasi asam segar dari belimbing wuluh serta tomat hijau. 

Perpaduan rasa gurih dan asam tersebut membuat hidangan ini terasa ringan namun tetap menggugah selera.

Salah satu tempat yang terkenal menyajikan Empal Asem dengan cita rasa khas adalah Empal Asem Amarta, yang sudah lama menjadi favorit warga lokal maupun wisatawan.

4. Nasi Lengko

Nasi Lengko merupakan salah satu kuliner tradisional Cirebon yang sederhana tetapi kaya rasa. 

Hidangan ini terdiri dari nasi putih yang dipadukan dengan tahu goreng, tempe goreng, tauge rebus, dan daun kucai segar.

Seluruh bahan tersebut kemudian disiram dengan saus kacang yang gurih serta kecap manis khas Cirebon. 

Tambahan kerupuk putih membuat tekstur hidangan ini semakin nikmat saat disantap.

Selain lezat, Nasi Lengko juga dikenal sebagai makanan yang relatif sehat karena didominasi bahan nabati. 

Salah satu tempat yang terkenal menyajikan hidangan ini adalah Nasi Lengko H. Barno.

5. Mie Koclok

Mie Koclok menjadi salah satu kuliner khas Cirebon yang memiliki tampilan berbeda dibanding mi berkuah lainnya di Indonesia. 

Keunikan utamanya terletak pada kuah putih kental yang dibuat dari campuran kaldu ayam dan santan.

Mi basah disajikan bersama suwiran ayam, tauge, kol, telur rebus, dan daun bawang yang menciptakan kombinasi rasa gurih dan tekstur yang kaya. 

Kuahnya yang kental menjadi ciri khas yang langsung dikenali para pecinta kuliner.

Untuk mencicipi Mie Koclok yang autentik, banyak wisatawan memilih berkunjung ke Mie Koclok Jamil, salah satu tempat legendaris di Cirebon.

6. Tahu Gejrot

Tahu Gejrot adalah camilan khas Cirebon yang popularitasnya telah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. 

Hidangan ini menggunakan tahu pong yang digoreng hingga bertekstur renyah di luar namun tetap lembut di dalam.

Tahu kemudian dipotong-potong dan disiram kuah berbahan gula merah, asam jawa, bawang merah, bawang putih, serta cabai rawit yang diulek kasar. 

Perpaduan rasa manis, asam, gurih, dan pedas membuat camilan ini sangat menggugah selera.

Salah satu lokasi yang terkenal menyajikan Tahu Gejrot autentik adalah Tahu Gejrot Pak Wawan yang berada di kawasan Pasar Kanoman.

7. Docang

Docang merupakan menu sarapan tradisional khas Cirebon yang masih bertahan hingga saat ini. 

Hidangan ini terdiri dari lontong, daun singkong, tauge, dan kerupuk gurandil yang disiram kuah berbumbu tauco.

Kuahnya memiliki rasa yang khas karena memadukan unsur gurih, sedikit manis, dan aroma fermentasi dari tauco. 

Taburan parutan kelapa membuat cita rasanya semakin unik dan berbeda dari ketupat sayur pada umumnya.

Jika ingin mencicipi Docang yang terkenal di kalangan warga lokal, Docang Ibu Suka menjadi salah satu rekomendasi yang patut dicoba.

8. Sate Kalong

Meskipun namanya terdengar unik, Sate Kalong sama sekali tidak menggunakan daging kelelawar. 

Nama tersebut muncul karena penjualnya biasanya mulai berjualan pada malam hari, layaknya aktivitas kalong atau kelelawar.

Sate ini dibuat dari daging kerbau yang dihaluskan dan dibumbui dengan gula merah sehingga menghasilkan rasa manis yang khas. 

Setelah dibakar, sate disajikan bersama kuah kaldu kerbau yang gurih.

Salah satu tempat paling terkenal untuk menikmati hidangan ini adalah Sate Kalong Dadi di kawasan Jalan Kesambi yang telah menjadi kuliner legendaris selama bertahun-tahun.

9. Bubur Ayam Cirebon

Bubur Ayam Cirebon memiliki karakter yang berbeda dari bubur ayam di kota-kota lain. 

Tekstur buburnya lebih ringan dan disajikan dengan kuah kaldu kuning yang melimpah.

Kuah tersebut memberikan rasa gurih yang khas dan menjadi pembeda utama dibanding bubur ayam pada umumnya. 

Hidangan ini biasanya dilengkapi suwiran ayam, daun bawang, bawang goreng, dan kerupuk mi yang dihancurkan.

Salah satu tempat yang terkenal dengan kelezatan bubur khas Cirebon adalah Bubur Ayam M. Toha, yang telah memiliki banyak pelanggan setia.

10. Es Cuing

Setelah menikmati berbagai makanan khas Cirebon yang kaya rasa, Es Cuing menjadi pilihan sempurna untuk menyegarkan tenggorokan. 

Minuman tradisional ini sekilas mirip es cincau hijau, tetapi memiliki tekstur yang lebih kenyal dan padat.

Es Cuing biasanya disajikan bersama bubur sumsum hijau, santan, es serut, dan sirup gula merah yang memberikan rasa manis alami. 

Kombinasi tersebut menghasilkan sensasi segar yang sangat cocok dinikmati saat cuaca panas.

Salah satu tempat yang terkenal menyajikan Es Cuing adalah Es Cuing Rusdi yang berada di sekitar kawasan Grage Mall dan menjadi favorit warga Cirebon sejak lama.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho