← Beranda
10 Kuliner Khas Solo yang Wajib Dicoba, Dari Brambang Asem hingga Sup Matahari yang Unik
Niko SulpriyonoMinggu, 31 Mei 2026 | 22.45 WIB
Ilustrasi Sup (Freepik)

Beragam makanan tradisional masih bertahan hingga kini dan menjadi bagian penting dari identitas masyarakat setempat.

Berbeda dengan kuliner daerah lain yang cenderung bercita rasa pedas atau gurih kuat, makanan khas Solo identik dengan rasa manis yang seimbang, penggunaan rempah yang lembut, serta teknik memasak tradisional yang diwariskan turun-temurun. 

Baca Juga: 10 Kuliner Legendaris Solo yang Wajib Dicoba, Menjelajahi Cita Rasa Khas Kota Bengawan

Tidak heran jika banyak wisatawan datang ke Solo untuk menikmati pengalaman kuliner yang autentik.

Mulai dari makanan berat, camilan tradisional, hingga minuman hangat yang cocok dinikmati pada malam hari, Solo memiliki banyak pilihan kuliner yang layak masuk daftar wisata gastronomi Anda. 

Berikut 10 kuliner khas Solo yang wajib dicoba saat berkunjung ke Kota Bengawan yang dirangkum dari Google Maps pada Minggu (31/05).

1. Brambang Asem

Brambang Asem merupakan salah satu kuliner tradisional paling ikonik di Solo. 

Hidangan ini menggunakan daun ubi jalar yang direbus hingga empuk, kemudian disiram sambal khas berbahan bawang merah, cabai, gula jawa, dan terasi.

Perpaduan rasa pedas, manis, dan asam menciptakan sensasi yang unik dan menyegarkan. 

Meski terlihat sederhana, cita rasanya mampu menggugah selera dan membuat banyak orang ketagihan.

Biasanya Brambang Asem disajikan bersama tempe gembus bacem yang memiliki tekstur lembut dan rasa manis gurih. 

Salah satu tempat yang terkenal menyajikan menu ini adalah Brambang Asem Yu Sum Pasar Gede.

2. Sate Kere

Sate Kere lahir dari kreativitas masyarakat Solo pada masa lalu. 

Nama "kere" yang berarti sederhana menggambarkan bahan-bahan yang digunakan sebagai alternatif daging sapi yang saat itu tergolong mahal.

Sate ini umumnya dibuat dari tempe gembus, babat, iso, atau tetelan sapi yang telah dibumbui bacem sebelum dibakar di atas bara api. 

Aroma asap yang khas menjadi salah satu daya tarik utama kuliner ini.

Sajian tersebut kemudian disiram saus kacang yang kental dan manis sehingga menghasilkan perpaduan rasa yang khas. 

Untuk mencicipi cita rasa autentiknya, Anda dapat berkunjung ke Sate Kere Mbak Tug.

3. Tahu Kupat

Tahu Kupat merupakan salah satu makanan khas Solo yang cocok dinikmati kapan saja. 

Hidangan ini terdiri atas ketupat, tahu goreng, tauge, kubis, mie kuning, dan bakwan yang dipotong-potong dalam satu piring.

Keunikan utama Tahu Kupat terletak pada kuah kecapnya yang berwarna cokelat gelap. 

Kuah tersebut memiliki cita rasa manis, gurih, dan sedikit segar yang berpadu sempurna dengan berbagai isian di dalamnya.

Taburan bawang goreng dan kacang tanah goreng menambah tekstur renyah yang membuat hidangan ini semakin nikmat. 

Salah satu tempat terkenal untuk mencobanya adalah Tahu Kupat Pak Gombloh.

4. Wedang Ronde dan Wedang Asle

Saat malam mulai dingin, masyarakat Solo biasanya memilih Wedang Ronde atau Wedang Asle sebagai teman bersantai. 

Kedua minuman tradisional ini memiliki karakter yang berbeda tetapi sama-sama menghangatkan tubuh.

Wedang Ronde menggunakan kuah jahe manis dan pedas dengan isian bola ketan yang berisi kacang tanah. 

Sensasi hangat dari jahe membuat minuman ini sangat cocok dinikmati pada malam hari.

Sementara itu, Wedang Asle menawarkan rasa yang lebih gurih karena menggunakan kuah santan hangat. Isinya terdiri atas ketan, agar-agar, dan potongan roti tawar. 

Salah satu tempat legendaris yang menyajikan keduanya adalah Wedang Asle dan Ronde Kebalen.

5. Bakmi Jawa

Bakmi Jawa khas Solo memiliki cita rasa yang berbeda dibandingkan bakmi pada umumnya. 

Salah satu rahasianya terletak pada proses memasak yang masih menggunakan anglo atau tungku arang tradisional.

Penggunaan telur bebek dan kaldu ayam kampung menghasilkan kuah yang lebih pekat dan kaya rasa. 

Tekstur kuah yang sedikit kental atau dikenal dengan istilah nyemek menjadi ciri khas yang banyak disukai penikmat kuliner.

Aroma asap dari tungku arang juga memberikan karakter tersendiri yang sulit ditiru oleh kompor modern. 

Untuk menikmati keaslian rasanya, Anda dapat mengunjungi Bakmi Jowo Pak Dhikit.

6. Es Dawet Telasih

Di tengah cuaca panas Solo, Es Dawet Telasih menjadi pilihan yang sangat menyegarkan. 

Minuman tradisional ini terkenal sebagai salah satu kuliner legendaris yang banyak diburu wisatawan.

Berbeda dari dawet pada umumnya yang menggunakan gula jawa, dawet khas Solo memakai sirup gula yang jernih sehingga menghasilkan rasa manis yang lebih ringan. 

Minuman ini juga menggunakan kuah santan yang gurih.

Isiannya sangat beragam, mulai dari cendol hijau, bubur sumsum, ketan hitam, hingga biji selasih. 

Salah satu penjual paling terkenal adalah Es Dawet Telasih Bu Dermi Pasar Gede.

7. Gudeg Koyor

Jika Yogyakarta terkenal dengan gudeg ceker, Solo memiliki Gudeg Koyor yang tidak kalah menarik. 

Koyor merupakan bagian urat atau otot sapi yang dimasak dalam waktu lama hingga sangat empuk.

Teksturnya yang kenyal dan lembut membuat banyak orang menjadikannya sebagai menu favorit. 

Koyor biasanya disajikan bersama gudeg basah dan sambal goreng krecek yang kaya rempah.

Perpaduan rasa gurih, manis, dan sedikit pedas menghasilkan pengalaman kuliner yang khas. 

Salah satu tempat yang terkenal menyajikan hidangan ini adalah Gudeg Koyor Mbak Ndari.

8. Gado-Gado Solo

Sekilas, Gado-Gado Solo terlihat mirip dengan gado-gado dari daerah lain. 

Namun, perbedaannya terletak pada saus kacang yang memiliki tekstur sangat halus dan lembut.

Saus tersebut memiliki rasa manis yang lebih dominan sehingga menciptakan karakter khas Solo yang kuat. 

Isiannya terdiri atas ketupat, selada, kubis, kentang, tahu, tempe, dan telur rebus.

Perpaduan sayuran segar dan saus kacang yang lembut membuat hidangan ini cocok sebagai pilihan makan siang yang mengenyangkan. 

Salah satu rekomendasi terbaik adalah Gado-Gado dan Selat Solo Bapak Wito.

9. Sup Matahari

Sup Matahari merupakan salah satu kuliner khas Solo yang memiliki tampilan unik dan menarik. 

Hidangan ini sering ditemukan dalam acara hajatan, tetapi kini juga dapat dinikmati di berbagai rumah makan.

Nama Sup Matahari berasal dari bentuk dadar telur tipis yang dibuat menyerupai kelopak bunga matahari. 

Di bagian tengahnya terdapat isian berupa daging ayam cincang, wortel, jamur kuping, dan sosis.

Seluruh sajian kemudian disiram kuah kaldu bening yang gurih dan hangat. 

Selain lezat, tampilannya yang cantik membuat hidangan ini menjadi salah satu ikon kuliner Solo. 

Anda dapat mencicipinya di Warung Sup Matahari dan Selat Mbak Lies.

10. Lenjongan

Lenjongan adalah jajanan pasar tradisional yang menawarkan berbagai jenis kudapan dalam satu porsi. 

Hidangan ini biasanya disajikan menggunakan pincuk daun pisang sehingga tampil lebih tradisional dan menarik.

Dalam satu sajian, Anda dapat menemukan cenil, klepon, getuk, sawut, tiwul, ketan hitam, dan berbagai jajanan tradisional lainnya. 

Semua bahan tersebut kemudian diberi taburan kelapa parut yang melimpah.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho