← Beranda
Menikmati Malam Jogja di 10 Angkringan Terbaik, Dari Kopi Joss hingga Nasi Kucing Legendaris
Niko SulpriyonoKamis, 28 Mei 2026 | 04.06 WIB
ilustrasi Angkringan (Freepik)

 

JawaPos.com - Yogyakarta selalu memiliki cara sederhana untuk membuat siapa saja merasa rindu. 

Ketika malam mulai turun dan suasana kota berubah lebih tenang, angkringan menjadi tempat yang paling dicari untuk menikmati kuliner khas dengan suasana hangat dan bersahaja. 

Deretan gerobak sederhana, aroma sate bakar, serta obrolan santai menghadirkan pengalaman yang sulit dilupakan.

Bagi masyarakat Jogja, angkringan bukan hanya tempat makan murah meriah. Angkringan sudah menjadi bagian dari budaya dan kehidupan malam kota ini. 

Mulai dari mahasiswa, pekerja, wisatawan, hingga keluarga, semuanya bisa duduk bersama menikmati nasi kucing, wedang hangat, dan berbagai lauk tradisional tanpa sekat.

Kini, banyak angkringan di Jogja berkembang dengan konsep yang lebih nyaman dan modern tanpa kehilangan identitas khasnya. 

Ada yang tetap mempertahankan suasana lesehan klasik, ada pula yang menghadirkan konsep estetik dan ramah keluarga. 

Berikut 10 angkringan terbaik di Jogja yang wajib Anda coba saat menikmati suasana malam Kota Gudeg yang dirangkum dari Google Maps pada Rabu (27/06).

1. Angkringan Lik Man

Angkringan ini dikenal sebagai salah satu pelopor budaya angkringan di Jogja dan sudah menjadi destinasi wajib wisatawan. 

Daya tarik utamanya adalah Kopi Joss, yaitu kopi hitam tradisional yang disajikan dengan arang panas membara di dalam gelas.

Selain kopi legendarisnya, tempat ini juga menawarkan aneka nasi kucing, sate usus, sate telur puyuh, hingga gorengan hangat yang cocok dinikmati saat malam hari. 

Suasana lesehan di pinggir jalan menghadirkan nuansa Jogja yang sangat autentik.

Lokasinya yang berada dekat stasiun membuat tempat ini selalu ramai pengunjung dari berbagai daerah. 

Meski sederhana, pengalaman menikmati malam di sini terasa sangat berkesan.

2. Angkringan Pak Jabrik

Angkringan Pak Jabrik terkenal karena pilihan menu yang sangat lengkap dan area makan yang cukup luas. 

Tempat ini menjadi favorit banyak orang karena menawarkan variasi nasi kucing dengan cita rasa khas yang berbeda dari angkringan lain.

Pilihan lauk dan sate-sateannya juga sangat beragam, mulai dari sate kulit, sate usus, hingga gorengan tradisional yang selalu tersedia dalam kondisi hangat. 

Pengunjung dapat memilih menu sesuai selera dengan harga yang tetap ramah di kantong.

Suasana ramai dan santai menjadi daya tarik tersendiri. 

Tempat ini cocok dikunjungi bersama teman maupun keluarga saat menikmati suasana malam Jogja.

3. Angkringan Pendopo Dalem

Berbeda dari angkringan biasa, tempat ini menghadirkan konsep makan di area pendopo Jawa yang luas dan nyaman. 

Nuansa tradisional sangat terasa melalui arsitektur bangunan dan suasana yang lebih tenang.

Menu yang tersedia tetap mempertahankan ciri khas angkringan seperti nasi kucing, sate-satean, dan wedang tradisional. 

Namun, suasana makan terasa lebih eksklusif dan tertata rapi sehingga cocok untuk keluarga besar.

Area duduk yang bersih dan nyaman membuat pengalaman bersantap terasa lebih santai. 

Tempat ini menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati angkringan tanpa suasana terlalu padat.

4. House of Raminten

House of Raminten berhasil menggabungkan budaya Jawa dengan konsep restoran modern yang unik dan artistik. 

Interior tradisional, musik gamelan, serta aroma khas dupa menjadi ciri utama tempat ini.

Menu yang tersedia cukup beragam, mulai dari nasi kucing, wedang serai, tahu bola, hingga berbagai makanan khas Jogja lainnya. 

Penyajiannya yang menarik membuat tempat ini sangat populer di kalangan wisatawan.

Selain cocok untuk wisata kuliner, tempat ini juga sering dijadikan lokasi berkumpul bersama keluarga atau teman karena suasananya yang nyaman dan khas.

5. Angkringan Wijilan

Terletak di kawasan kuliner terkenal Wijilan, tempat ini menawarkan pengalaman menikmati angkringan dengan area yang lebih luas dan nyaman. 

Banyak wisatawan datang karena pilihan menunya sangat beragam.

Nasi bungkus dengan berbagai lauk seperti ayam suwir, sambal teri, dan oseng tempe menjadi menu favorit pengunjung. 

Selain itu, pengunjung juga dapat membakar sendiri sate-satean agar terasa lebih hangat dan nikmat.

Lokasinya yang strategis membuat angkringan ini mudah dijangkau wisatawan. 

Tempatnya juga cocok untuk keluarga karena memiliki area makan yang cukup nyaman.

6. Angkringan Kang Harjo

Angkringan Kang Harjo menawarkan konsep prasmanan modern dengan suasana yang lebih bersih dan tertata. 

Pengunjung bebas memilih nasi dan lauk sesuai selera sebelum menikmati sate bakaran khas angkringan.

Pilihan menunya sangat lengkap, mulai dari oseng mercon, ayam suwir, sayur lodeh, hingga berbagai gorengan tradisional. 

Konsep meja panjang kayu menciptakan suasana akrab dan santai.

Tempat ini cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati kuliner tradisional dengan fasilitas yang lebih nyaman dan modern tanpa menghilangkan cita rasa khas Jogja.

7. Angkringan Jaman Edan

Angkringan ini terkenal dengan suasana nongkrong malam yang lebih kekinian dan ramai anak muda. 

Meski tampil modern, cita rasa menu tradisionalnya tetap dipertahankan.

Pilihan nasi kucing, sate-satean, dan minuman rempah menjadi daya tarik utama tempat ini. 

Banyak pengunjung datang untuk menikmati suasana santai sambil berbincang bersama teman.

Lokasinya yang berada di pusat kota membuat tempat ini cukup populer di kalangan wisatawan maupun warga lokal yang ingin menikmati suasana malam Jogja.

8. Angkringan Pak Samari

Angkringan Pak Samari terkenal karena sambal teri pada nasi kucingnya yang memiliki rasa pedas khas dan konsisten. 

Banyak pelanggan setia datang kembali untuk menikmati cita rasa autentik yang sulit ditemukan di tempat lain.

Selain nasi kucing, menu sate dan gorengannya juga menjadi favorit pengunjung. 

Ditambah dengan susu jahe hangat racikan khas yang cocok dinikmati saat udara malam terasa dingin.

Suasana sederhana dan khas kampung membuat tempat ini menghadirkan pengalaman kuliner Jogja yang sangat otentik dan nyaman.

9. Kopi Klotok Pakem

Kopi Klotok Pakem menawarkan pengalaman kuliner dengan suasana pedesaan yang sangat menenangkan. 

Tempat ini terkenal karena pemandangan sawah dan udara sejuk khas kawasan utara Jogja.

Menu andalannya antara lain kopi klotok, pisang goreng, dan nasi sayur lodeh rumahan yang memiliki cita rasa tradisional. 

Kesederhanaan menu justru menjadi daya tarik utama tempat ini.

Banyak keluarga memilih datang ke sini untuk menikmati sarapan atau makan santai sambil menikmati suasana alam yang masih asri dan tenang.

10. Lesehan Aldan

Lesehan Aldan menjadi pilihan tepat bagi pengunjung yang ingin menikmati menu penyetan dan ayam bakar dengan suasana lesehan khas Jogja. 

Tempat ini memiliki area yang luas dan nyaman untuk makan bersama keluarga.

Selain menu utama, tersedia juga aneka sate-satean dan minuman hangat tradisional yang cocok dinikmati saat malam hari. 

Harganya yang terjangkau membuat tempat ini cukup populer di kalangan mahasiswa dan wisatawan.

Pelayanannya yang cepat serta suasana makan yang santai membuat banyak pengunjung betah berlama-lama menikmati malam di tempat ini.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti