JawaPos.com-Olahan daging kurban juga tidak bisa luput dari potongan jeroan. Mulai dari babat, usus, paru, otak, kikil, hinjal, dan limpa yang sering diolah menjadi berbagai hidangan nusantara yang kaya rasa dan rempah-rempah.
Banyak sajian lezat masakan nusantara berbahan dasar jeroan seperti soto babat, tambusu, gulai, tongseng, paru goreng, sampai sambal ati ampela.
Mengolah jeroan bisa menjadi menantang terutama pada proses pembersihannya. Terletak pada bagian dalam tubuh hewan, berbagai jeroan dapat menyimpan kotoran, lendir, dan aroma tidak sedap yang cukup kuat jika tidak dibersihkan secara benar.
Namun, anda tidak perlu panik saat mengolah jeroan. Beberapa tips berikut ini dapat membantu anda membersihkan jeroan supaya tidak beraroma dan lebih higienis saat dimasak.
Melansir informasi dari laman dapurumami.co dan royco.co.id/ pada (25/5), berikut langkah-langkah yang tepat untuk membersihkan jeroan, terutama yang memiliki tekstur pada dan keras, supaya jeroan lebih bersih dan tidak apek dan tidak sedap saat diolah
-
Cuci dengan air mengalir
Jeroan membutuhkan teknik pembersihan yang ekstra supaya kotoran yang menempel, lendir, darah, bulu, lemak berlebih bisa hilang. Anda perlu memakai air mengalir untuk membantu membuang hal-hal yang tidak diperlukan tersebut dengan lebih mudah.
-
Sikat dan kerok bagian jeroan
Jeroan tertentu seperti babat, usus, lidah, tunjang, dan kikil perlu dibersihkan secara ekstra dengan cara disikat. Anda bisa menggunakan sikat bekas atau ujung pisau supaya bisa membersihkan jeroan sampai ke sela. Cara ini dilakukan supaya tinja, kotoran, lendir, dan lemak berlebih bisa hilang dan jeroan anda bisa higenis saat dimasak.
-
Baluri dengan garam dan jeruk nipis
Taburan garam dan perasan jeruk nipis mampu menghilangkan bau tidak sedap dan aroma amis pada jeroan. Gosok secara merata pada jeroan anda lalu diamkan selama 10-15 menit. Kemudian, anda bisa membilasnya menggunakan air bersih. Selain garam dan jeruk nipis, anda bisa memakai rendaman air asam jawa atau cuka untuk menghilangkan aroma tidak sedap, bau amis, serta melunakkan tekstur jeroan.
-
Pakai tepung terigu atau tepung sagu
Saat bau tidak sedap dari jeroan tetap membandel, anda perlu memberikan usaha ekstra dengan menggunakan tepung terigu atau tepung sagu, pada permukaan daging jeroan. Tepung tersebut dapat membantu menyerap lendir dan kotoran halus pada jeroan.
-
Bilas dengan air mengalir
Setelah membersihkan jeroan dengan rata, bilas kembali menggunakan air mengalir. Jika masih tercium bau tidak sedap, amis, dan penuh lendir maka anda bisa mengulangi langkah-langkah di atas tersebut.
-
Rebus dengan air mendidih
Setelah dibersihkan, anda wajib merebus jeroan terutama yang bertekstur keras seperti babat, usus, lidah, tunjang, dan kikil selama 10-15 menit. Proses ini bertujuan menghilangkan bau dan lendir yang masih tersisa pada jeroan.
-
Rebus kembali dengan rempah
Terakhir, rebus kembali jeroan anda bersamaan dengan daun jeruk, serai, dan jahe. Rempah-rempah ini mampu menghilangkan bau apek dan tidak sedap pada daging jeroan anda.
***