← Beranda
Tidak Perlu Panik! Begini Cara Membersihkan Jeroan Daging Kurban, Effort Lebih Demi Masakan yang Lezat dan Menggugah Selera
Shania Vivi Armylia PutriSelasa, 26 Mei 2026 | 00.46 WIB
Ilustrasi gulai tambusu/freepik

 

 

 

JawaPos.com-Olahan daging kurban juga tidak bisa luput dari potongan jeroan. Mulai dari babat, usus, paru, otak, kikil, hinjal, dan limpa yang sering diolah menjadi berbagai hidangan nusantara yang kaya rasa dan rempah-rempah.

Banyak sajian lezat masakan nusantara berbahan dasar jeroan seperti soto babat, tambusu, gulai, tongseng, paru goreng,  sampai sambal ati ampela.

Mengolah jeroan bisa menjadi menantang terutama pada proses pembersihannya. Terletak pada bagian dalam tubuh hewan, berbagai jeroan dapat menyimpan kotoran, lendir, dan aroma tidak sedap yang cukup kuat jika tidak dibersihkan secara benar.

Namun, anda tidak perlu panik saat mengolah jeroan. Beberapa tips berikut ini dapat membantu anda membersihkan jeroan supaya tidak beraroma dan lebih higienis saat dimasak.

Melansir  informasi dari laman  dapurumami.co dan royco.co.id/ pada (25/5), berikut langkah-langkah yang tepat untuk membersihkan jeroan, terutama yang memiliki tekstur pada dan keras, supaya jeroan lebih bersih dan tidak apek dan tidak sedap saat diolah

  1. Cuci dengan air mengalir

Jeroan membutuhkan teknik pembersihan yang ekstra supaya kotoran yang menempel, lendir, darah, bulu, lemak berlebih bisa hilang. Anda perlu memakai air mengalir untuk membantu membuang hal-hal yang tidak diperlukan tersebut dengan lebih mudah. 

  1. Sikat dan kerok bagian jeroan

Jeroan tertentu seperti babat, usus, lidah, tunjang, dan kikil perlu dibersihkan secara ekstra dengan cara disikat. Anda bisa menggunakan sikat bekas atau ujung pisau supaya bisa membersihkan jeroan sampai ke sela. Cara ini dilakukan supaya tinja, kotoran, lendir, dan lemak berlebih bisa hilang dan jeroan anda bisa higenis  saat dimasak.

  1. Baluri dengan  garam dan jeruk nipis

Taburan garam dan perasan jeruk nipis mampu menghilangkan bau tidak sedap dan aroma amis pada jeroan. Gosok secara merata pada jeroan anda lalu diamkan selama 10-15 menit. Kemudian, anda bisa membilasnya menggunakan air bersih. Selain garam dan jeruk nipis, anda bisa memakai rendaman air asam jawa atau cuka untuk menghilangkan aroma tidak sedap, bau amis, serta melunakkan tekstur jeroan.

  1. Pakai tepung terigu atau tepung sagu

Saat bau tidak sedap dari jeroan tetap membandel, anda perlu memberikan usaha ekstra dengan menggunakan tepung terigu atau tepung sagu, pada permukaan daging jeroan.  Tepung tersebut dapat membantu menyerap lendir dan kotoran halus pada jeroan. 

  1. Bilas dengan air mengalir

Setelah membersihkan jeroan dengan rata, bilas kembali menggunakan air mengalir. Jika masih tercium bau tidak sedap, amis, dan penuh lendir  maka anda bisa mengulangi langkah-langkah di atas tersebut. 

  1. Rebus dengan air mendidih

Setelah dibersihkan, anda wajib merebus jeroan terutama yang bertekstur keras seperti babat, usus, lidah, tunjang, dan kikil selama 10-15 menit. Proses ini bertujuan menghilangkan bau dan lendir yang masih tersisa pada jeroan. 

  1. Rebus kembali dengan rempah

Terakhir, rebus kembali jeroan anda bersamaan dengan daun jeruk, serai, dan jahe. Rempah-rempah ini mampu menghilangkan bau  apek dan tidak sedap pada daging jeroan anda. 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti