JawaPos.com - Lumajang dikenal sebagai salah satu daerah di Jawa Timur yang kaya akan hasil pertanian, terutama pisang.
Tak heran jika kota ini sering dijuluki sebagai Kota Pisang karena memiliki beragam olahan berbahan dasar pisang yang khas dan banyak diburu wisatawan.
Selain terkenal dengan wisata alam seperti Gunung Semeru dan Tumpak Sewu, Lumajang juga menyimpan aneka kuliner serta oleh-oleh tradisional yang sayang untuk dilewatkan.
Bagi wisatawan yang sedang berkunjung, berikut daftar oleh-oleh khas Lumajang yang wajib dibawa pulang sebagai buah tangan seperti dilansir dari laman Visit Lumajang dan Traveloka.
Baca Juga: 16 Oleh-Oleh Khas Surabaya yang Enak dan Cocok Dijadikan Buah Tangan untuk Keluarga dan Kerabat
1. Pisang Agung
Jika berbicara tentang Lumajang, Pisang Agung menjadi nama pertama yang langsung terlintas.
Buah khas ini dikenal memiliki ukuran yang lebih besar dibanding jenis pisang biasa dengan bentuk memanjang, daging buah tebal, serta rasa manis alami yang lembut di lidah.
Pisang Agung tidak hanya dijual dalam bentuk buah segar, tetapi juga diolah menjadi beragam produk seperti sale pisang, keripik, tape, hingga aneka kue.
Karena menjadi komoditas unggulan daerah, Pisang Agung sering diburu wisatawan sebagai buah tangan utama setelah berkunjung ke Lumajang.
2. Keripik Pisang
Keripik pisang menjadi oleh-oleh paling praktis untuk dibawa pulang karena memiliki daya simpan cukup lama.
Dibuat dari pisang pilihan yang diiris tipis lalu digoreng hingga renyah, camilan ini menawarkan perpaduan rasa gurih dan manis yang disukai banyak orang.
Saat ini keripik pisang khas Lumajang hadir dalam berbagai varian rasa seperti original, cokelat, balado, keju, hingga karamel.
Kemasannya yang modern juga membuatnya cocok dijadikan buah tangan untuk keluarga atau rekan kerja.
3. Kue Lupis
Kue lupis menjadi salah satu jajanan tradisional yang masih bertahan di tengah maraknya makanan modern.
Kudapan berbahan dasar ketan ini dibungkus menggunakan daun pisang kemudian direbus hingga matang.
Penyajiannya biasanya dilengkapi taburan kelapa parut dan siraman gula merah cair yang menghasilkan rasa manis, gurih, sekaligus legit.
Teksturnya yang kenyal membuat lupis cocok disantap sebagai camilan sore atau teman minum teh hangat.
4. Pita Pisang
Selain keripik dan sale, Lumajang juga memiliki olahan pisang lain yang dikenal dengan nama pita pisang.
Camilan ini dibuat dari bahan dasar pisang yang diolah hingga menghasilkan tekstur lembut dengan rasa manis khas.
Pita pisang banyak diminati karena tampilannya lebih modern namun tetap mempertahankan cita rasa lokal.
Produk ini sering dijadikan alternatif oleh-oleh bagi wisatawan yang ingin membawa buah tangan berbahan dasar pisang dengan variasi berbeda.
5. Kue Lathok
Kue lathok termasuk jajanan tradisional khas Lumajang yang mulai jarang ditemukan di beberapa daerah.
Meski demikian, keberadaannya masih dipertahankan oleh masyarakat setempat sebagai bagian dari warisan kuliner.
Kue ini memiliki tekstur lembut dengan rasa manis yang tidak berlebihan. Biasanya disajikan sebagai kudapan saat acara keluarga, hajatan, atau sekadar teman bersantai di rumah.
6. Ketan Koro
Ketan koro merupakan kuliner tradisional yang dibuat dari ketan dan kacang koro. Perpaduan kedua bahan tersebut menghasilkan rasa gurih, sedikit manis, dan tekstur yang mengenyangkan.
Makanan ini sering disajikan saat acara tradisional masyarakat. Selain menjadi camilan, ketan koro juga kerap dinikmati sebagai menu sarapan karena cukup mengenyangkan.
7. Bledus
Bledus merupakan jajanan tradisional yang dibuat dari bahan seperti jagung atau umbi-umbian yang diolah hingga menghasilkan tekstur empuk dan lembut.
Meski tampil sederhana, bledus tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat karena cita rasanya yang khas.
Jajanan ini juga menjadi salah satu bentuk kuliner tradisional yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat Lumajang.
8. Martabak Lumajang
Martabak khas Lumajang memiliki karakter tersendiri dibanding martabak pada umumnya. Teksturnya cenderung lembut dengan cita rasa gurih yang pas sehingga cocok disantap kapan saja.
Kuliner ini banyak dijumpai di pusat jajanan maupun pasar tradisional. Karena rasanya yang akrab di lidah, martabak Lumajang sering menjadi pilihan camilan bagi wisatawan.
9. Lontong Petis
Lontong petis menjadi salah satu sajian yang cukup populer di Lumajang. Hidangan ini memadukan potongan lontong dengan saus petis yang gurih dan sedikit manis.
Sebagian penjual juga menambahkan pelengkap seperti tahu, lentho, atau taburan bawang goreng sehingga rasa yang dihasilkan semakin kaya.
Meski lebih cocok disantap langsung, lontong petis tetap menjadi kuliner yang wajib dicoba saat berada di Lumajang.
10. Cilok Mercon
Bagi pencinta makanan pedas, cilok mercon bisa menjadi pilihan menarik. Camilan berbahan tepung tapioka ini memiliki isian sambal pedas yang memberikan sensasi “meledak” saat digigit.
Teksturnya yang kenyal dipadukan rasa pedas membuat cilok mercon digemari berbagai kalangan, terutama anak muda. Produk ini juga mulai banyak dijual dalam kemasan siap bawa.
11. Tape Pisang
Tape pisang menjadi bukti kreativitas masyarakat Lumajang dalam mengolah hasil panen pisang.
Proses fermentasi menghasilkan rasa manis dengan sedikit aroma khas yang berbeda dari olahan pisang lainnya.
Tape pisang sering diburu wisatawan karena menawarkan pengalaman rasa yang unik dan tidak mudah ditemukan di daerah lain.
Produk ini juga menjadi salah satu oleh-oleh khas yang memperkuat identitas Lumajang sebagai Kota Pisang.
Lumajang bukan hanya menyimpan keindahan alam dan panorama pegunungan yang memukau, tetapi juga kekayaan kuliner yang patut dijelajahi.
Beragam oleh-oleh mulai dari olahan pisang hingga jajanan tradisional menjadi bagian penting dari identitas daerah ini.
Saat berkunjung ke Lumajang, jangan lewatkan kesempatan membawa pulang aneka oleh-oleh khas tersebut agar pengalaman wisata terasa semakin lengkap.