JawaPos.com – Malang bukan hanya dikenal sebagai kota wisata dengan udara sejuk dan destinasi alam yang memukau.
Di balik gedung-gedung modernnya, kota ini menyimpan deretan pasar tradisional yang kaya akan kuliner otentik dan budaya lokal.
Setiap pasar tradisional di sini memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri yang membedakannya satu sama lain.
Dilansir dari laman Traveloka dan Singosari Bolu Malang pada Selasa (12/5), berikut tujuh rekomendasi pasar tradisional di Malang cocok buat wisata kuliner.
1. Pasar Oro-Oro Dowo
Pasar yang berdiri sejak 1932 di masa kolonial Belanda ini berlokasi di Jalan Guntur No.20, Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, dan buka setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 17.00 WIB.
Setelah melalui revitalisasi, pasar ini tampil bersih, rapi, dan tertata tanpa kehilangan nuansa tradisional yang menjadi ciri khasnya.
Lorong-lorongnya lebar dengan pencahayaan terang dan setiap lapak tersusun rapi sehingga pengunjung betah berlama-lama.
Selain berbelanja kebutuhan sehari-hari, pasar ini dikenal sebagai pusat kuliner legendaris khas Jawa Timur.
Sejumlah hidangan yang wajib dicoba antara lain Nasi Bhug, Sego Liwet Bakar Kemangi, Bakso Goreng, Kue Lumpur Wolak Walik, hingga Pangsit Mie Arema.
Semua pilihan kuliner itu tersaji dengan cita rasa otentik yang sudah dipertahankan sejak puluhan tahun silam.
2. Pasar Besar
Sebagai pasar tertua dan terbesar di kota ini, Pasar Besar menjadi pusat ekonomi yang menghubungkan berbagai lapisan masyarakat dalam satu kawasan sibuk.
Bagian luar pasar dipenuhi oleh deretan pedagang kuliner legendaris, termasuk Rawon Nguling yang reputasinya sudah tersohor hingga luar kota.
Di bagian dalam, tersedia aneka tekstil, perhiasan, hingga perlengkapan rumah tangga dengan harga yang sangat terjangkau.
Pasar ini menjadi tempat terbaik untuk melihat kesibukan dan dinamika kehidupan warga kota dalam satu lokasi yang padat dan berwarna.
3. Pasar Splendid
Terletak dekat Balai Kota, Pasar Splendid hadir sebagai oase di tengah hiruk-pikuk pasar pada umumnya dengan suasana yang jauh lebih tenang dan segar.
Pasar ini menawarkan ribuan jenis tanaman hias, bunga potong segar, hingga beragam jenis burung kicau yang diminati para pecinta alam dan hobi.
Pemandangan warna-warni bunga yang memenuhi setiap sudut pasar ini menciptakan atmosfer yang menyenangkan dan menenangkan.
Pasar Splendid cocok dikunjungi oleh kamu yang ingin mempercantik rumah dengan tanaman atau sekadar menikmati suasana pasar yang berbeda dari biasanya.
4. Pasar Comboran
Pasar Comboran adalah surga bagi para kolektor barang antik dan pencari onderdil kendaraan yang sudah langka di pasaran.
Di lorong-lorongnya berjejer gramofon tua, kamera analog, koin kuno, dan berbagai benda koleksi yang sulit ditemukan di tempat lain.
Selain barang antik, pasar ini juga menjadi rujukan utama para mekanik yang membutuhkan suku cadang kendaraan khusus.
Budaya tawar-menawar sangat kental di sini, jadi persiapkan kemampuan negosiasi terbaikmu sebelum memutuskan membeli.
5. Pasar Klojen
Berlokasi di Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen, pasar ini buka setiap hari dari pukul 05.00 hingga 17.00 WIB dan sudah lama menjadi jujugan kuliner tradisional warga lokal.
Suasananya yang padat dan penuh aktivitas justru menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin menyelami kehidupan asli warga kota.
Beragam jajanan tersedia di sini, mulai dari Mie Cendana, Pecel, Bakso Goreng, Kue Lumpur Kentang, Pisang Goreng Tusuk, hingga Onde-onde hangat yang dijajakan sejak pagi hari.
Semua hidangan disajikan dengan resep tradisional yang hampir tidak pernah berubah selama puluhan tahun.
Harga yang ramah di kantong menjadikan Pasar Klojen pilihan favorit warga lokal untuk memulai hari dengan sarapan yang memuaskan.
6. Pasar Kebalen
Pasar ini mencapai puncak keramaiannya justru saat hari masih gelap, menjadikannya destinasi wajib bagi para pemburu sarapan pagi khas daerah setempat.
Di sepanjang jalan pasarnya berjejer penjual Nasi Empal, Bubur Ayam, hingga berbagai olahan ketan yang masih mengepul panas saat disajikan.
Suasana pagi yang sibuk namun hangat menciptakan energi tersendiri yang sulit ditemukan di tempat makan biasa.
Pasar Kebalen menjadi pilihan tepat untuk mengawali hari sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi wisata lainnya.
7. Pasar Mergan
Berlokasi di Jalan Mergan Raya, Kelurahan Sukun, pasar ini buka setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 16.00 WIB dengan suasana yang lebih tenang dibanding pasar lainnya.
Pasar Mergan dikenal sebagai tempat berbelanja buah-buahan segar langsung dari petani sekitar dengan kualitas dan kesegaran yang terjaga.
Selain buah dan sayur, tersedia pula berbagai jajanan tradisional lezat yang bisa dinikmati sambil berbelanja kebutuhan harian.
Pasar ini menjadi pilihan utama warga lokal yang ingin berbelanja dengan nyaman tanpa harus berdesakan di lorong yang sempit.