← Beranda
12 Rekomendasi Mie Aceh di Surabaya, Lokasinya Selalu Dipenuhi Pengunjung karena Rasanya Diakui Tidak Pernah Mengecewakan
Vindi Rayinda AyudyaSenin, 11 Mei 2026 | 16.53 WIB
Ilustrasi Mie Aceh di Surabaya. (Magnific)

 

 

JawaPos.Com - Surabaya dikenal sebagai kota dengan ragam kuliner yang selalu berhasil memanjakan lidah, mulai dari rawon, lontong balap, rujak cingur, hingga sate klopo yang sudah melegenda. 

Namun bagi pencinta makanan bercita rasa rempah kuat dan kaya bumbu, Mie Aceh menjadi salah satu pilihan yang semakin banyak diburu di Kota Pahlawan. 

Hidangan khas Tanah Rencong ini terkenal dengan mie tebal bertekstur kenyal, kuah rempah yang pekat, serta perpaduan rasa gurih, pedas, dan aroma khas yang langsung menggugah selera sejak suapan pertama.

Yang membuat Mie Aceh di Surabaya menarik adalah banyak tempat makan yang mampu menghadirkan rasa autentik dengan karakter bumbu yang konsisten. 

Ada yang terkenal dengan Mie Aceh goreng bercita rasa smoky, ada yang jadi favorit karena Mie Aceh kuah dengan rempah kuat, dan ada pula yang menawarkan topping lengkap seperti daging sapi, kambing, ayam, hingga seafood segar. 

Tidak sedikit tempat makan yang hampir selalu ramai, terutama saat jam makan malam ketika pencinta kuliner berburu hidangan hangat yang mengenyangkan.

Bagi Anda yang sedang mencari Mie Aceh enak di Surabaya untuk agenda wisata kuliner berikutnya, daftar ini layak masuk wishlist. 

Dilansir dari Google Maps, inilah dua belas rekomendasi kuliner Mie Aceh di Surabaya yang wajib dicoba.

1. Mie Aceh Seulawah Surabaya

Mie Aceh Seulawah menjadi salah satu nama yang cukup dikenal di kalangan pecinta kuliner Aceh di Surabaya. 

Tempat ini terkenal dengan racikan bumbu rempah yang kuat dan cita rasa autentik yang tetap konsisten dari waktu ke waktu. 

Aroma rempahnya langsung terasa begitu hidangan disajikan, menghadirkan sensasi khas kuliner Aceh yang kaya rasa dan menggugah selera.

Pilihan menunya cukup lengkap, mulai dari Mie Aceh goreng, tumis, hingga kuah dengan berbagai topping seperti daging sapi, ayam, kambing, maupun seafood. 

Tekstur mienya tebal dan kenyal sehingga terasa lebih nikmat saat dipadukan dengan bumbu rempah yang meresap sempurna. 

Kuahnya memiliki rasa gurih pedas dengan sentuhan kari khas Aceh yang cukup kuat tetapi tetap nyaman di lidah.

Selain rasanya yang autentik, porsi yang cukup besar juga menjadi nilai tambah bagi pelanggan yang ingin makan puas. 

Tempat makan ini sering menjadi pilihan untuk makan malam bersama keluarga maupun teman karena suasananya cukup nyaman dan ramai. 

Harga menu berkisar Rp30.000 hingga Rp75.000 tergantung topping yang dipilih. 

Lokasinya berada di Jalan Raya Darmo, Surabaya, area yang cukup populer sebagai pusat kuliner.

2. Mie Aceh Bang Iwan

Mie Aceh Bang Iwan cukup populer di Surabaya karena menghadirkan Mie Aceh goreng dengan cita rasa smoky yang khas dan aroma rempah yang sangat terasa. 

Teknik memasaknya menghasilkan aroma sedikit gosong yang justru membuat rasanya semakin nikmat dan menggugah selera.

Pilihan menunya cukup lengkap mulai dari mie goreng, mie tumis, hingga mie kuah dengan topping ayam, sapi, dan seafood. 

Tekstur mie yang tebal dipadukan dengan bumbu kaya rempah membuat setiap suapan terasa kuat dan memuaskan.

Tempat makan ini cukup ramai terutama saat malam hari karena banyak pelanggan menyukai rasa rempahnya yang medok dan bikin nagih. 

Harga berkisar Rp25.000 hingga Rp60.000. Berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

3. Mie Aceh Titi Bobrok Surabaya

Mie Aceh Titi Bobrok menjadi salah satu nama yang cukup populer di kalangan pencinta kuliner Aceh karena menghadirkan rasa autentik dengan pilihan topping yang lengkap. 

Tempat ini dikenal memiliki bumbu kari yang pekat dengan perpaduan rasa gurih dan pedas yang pas.

Pilihan toppingnya cukup beragam mulai dari daging sapi, ayam, kambing, udang, hingga kepiting bagi pencinta seafood. 

Tekstur mie yang kenyal dan bumbu yang meresap membuat menu di sini terasa kaya rasa dan cocok untuk pencinta makanan berbumbu kuat.

Tempat makan ini sering menjadi pilihan makan malam karena suasananya cukup nyaman dan porsinya mengenyangkan. 

Harga berkisar Rp30.000 hingga Rp70.000. Lokasinya berada di kawasan Manyar, Surabaya.

4. Mie Aceh Razali

Mie Aceh Razali menawarkan Mie Aceh dengan rasa gurih pedas yang konsisten dan porsi yang cukup besar. 

Tempat ini dikenal dengan racikan bumbu rempah yang terasa kuat namun tetap seimbang sehingga cocok di lidah banyak pelanggan.

Pilihan menunya meliputi mie goreng, mie tumis, dan mie kuah dengan tambahan topping seperti ayam, sapi, maupun seafood. 

Banyak pelanggan menyukai kuah kari khasnya yang terasa kaya rempah dan sangat nikmat disantap hangat.

Tempat makan ini cukup populer di kawasan HR Muhammad karena cocok untuk makan santai bersama keluarga maupun teman. 

Harga berkisar Rp25.000 hingga Rp60.000. Berlokasi di Jalan HR Muhammad, Surabaya.

5. Mie Aceh Pak Haji

Mie Aceh Pak Haji dikenal dengan kuah pekat berempah dan mie tebal yang memuaskan. 

Tempat ini cukup populer bagi pencinta kuliner Aceh yang menyukai rasa rempah kuat dengan sensasi pedas yang terasa hangat di lidah.

Selain mie kuah, tersedia juga mie goreng dan tumis dengan pilihan topping yang cukup lengkap seperti ayam, kambing, dan seafood. 

Banyak pelanggan menyukai aroma kari yang khas dan porsi besar yang membuat makan terasa lebih puas.

Tempat makan ini cukup ramai terutama pada malam hari karena cocok dijadikan pilihan makan hangat bersama keluarga. 

Harga berkisar Rp25.000 hingga Rp55.000. Lokasinya berada di kawasan Rungkut, Surabaya.

6. Warung Mie Aceh Bang Jali

Warung Mie Aceh Bang Jali menjadi pilihan menarik bagi pencinta Mie Aceh autentik dengan harga yang masih ramah di kantong. 

Tempat makan sederhana ini dikenal dengan rasa rempah yang cukup kuat dan kuah gurih yang nikmat.

Pilihan menunya cukup lengkap mulai dari mie goreng, tumis, hingga mie kuah dengan topping ayam maupun seafood. 

Banyak pelanggan menyukai rasa khas Acehnya yang tetap terasa meski disajikan dalam konsep warung sederhana.

Tempat makan ini cukup populer di kalangan warga sekitar karena porsinya pas dan suasananya santai. 

Harga berkisar Rp20.000 hingga Rp50.000. Berlokasi di Jalan Diponegoro, Surabaya.

7. Mie Aceh Seafood Surabaya

Bagi pencinta seafood, Mie Aceh Seafood Surabaya menjadi salah satu pilihan yang menarik karena menghadirkan topping laut segar dengan bumbu rempah khas Aceh yang kaya rasa. 

Tempat ini terkenal dengan udang, cumi, dan kepiting yang cukup melimpah dalam setiap porsinya.

Kuah kari yang gurih berpadu dengan aroma seafood segar menciptakan rasa yang kuat dan menggugah selera. 

Tekstur mie yang kenyal membuat hidangan terasa semakin nikmat dan mengenyangkan.

Tempat makan ini cukup populer di kawasan Gubeng karena menjadi favorit banyak pelanggan yang ingin menikmati Mie Aceh dengan sentuhan seafood yang lebih dominan. 

Harga berkisar Rp30.000 hingga Rp75.000. Lokasinya berada di kawasan Gubeng, Surabaya.

8. Mie Aceh Bang Udin

Mie Aceh Bang Udin cukup populer dengan menu Mie Aceh tumis yang gurih dan aroma rempah yang kuat. 

Tempat ini dikenal memiliki rasa yang cukup autentik dengan tingkat pedas yang bisa disesuaikan sesuai selera pelanggan.

Pilihan toppingnya meliputi ayam, sapi, dan seafood dengan bumbu yang meresap hingga ke dalam mie. 

Banyak pelanggan menyukai rasa gurih pedasnya yang terasa hangat dan cocok disantap saat malam hari.

Tempat makan ini cukup ramai di kawasan Ketintang karena porsinya pas dan rasanya konsisten. 

Harga berkisar Rp20.000 hingga Rp50.000. Berlokasi di Jalan Ketintang, Surabaya.

9. Mie Aceh Cak No

Mie Aceh Cak No dikenal dengan rasa yang cukup autentik dan harga yang bersahabat. 

Tempat ini menghadirkan Mie Aceh dengan bumbu rempah yang terasa cukup kuat namun tetap cocok di lidah banyak pelanggan.

Pilihan menunya cukup sederhana seperti mie goreng, mie tumis, dan mie kuah dengan topping ayam dan seafood. 

Banyak pelanggan menyukai rasa gurihnya yang nyaman di lidah serta porsinya yang cukup mengenyangkan.

Tempat makan ini sering menjadi pilihan makan santai warga sekitar karena suasananya sederhana dan nyaman. 

Harga berkisar Rp20.000 hingga Rp45.000. Lokasinya berada di kawasan Wonokromo, Surabaya.

10. Mie Aceh Mbak Sari

Mie Aceh Mbak Sari menghadirkan cita rasa Mie Aceh yang cocok untuk lidah lokal tanpa kehilangan karakter rempah khasnya. 

Tempat ini dikenal memiliki rasa yang tidak terlalu tajam tetapi tetap kaya bumbu dan nikmat disantap hangat.

Pilihan menunya meliputi mie goreng, tumis, dan kuah dengan topping ayam, sapi, maupun seafood. 

Banyak pelanggan menyukai keseimbangan rasa gurih dan pedasnya yang terasa pas dan nyaman di lidah.

Tempat makan ini cukup populer di kawasan Jemursari karena cocok untuk makan bersama keluarga maupun teman. 

Harga berkisar Rp20.000 hingga Rp45.000. Berlokasi di Jalan Jemursari, Surabaya.

12. Mie Aceh Pak Agus

Mie Aceh Pak Agus menjadi favorit banyak pelanggan karena porsinya cukup besar dan rasa bumbunya kaya rempah. 

Tempat ini menghadirkan Mie Aceh dengan tekstur mie yang kenyal dan kuah kari yang terasa gurih serta sedikit pedas.

Pilihan toppingnya cukup lengkap mulai dari ayam, daging sapi, kambing, hingga seafood. 

Banyak pelanggan menyukai porsi besarnya yang cocok untuk makan siang maupun makan malam yang mengenyangkan.

Tempat makan ini cukup populer di kawasan Tandes karena rasanya konsisten dan suasananya nyaman. 

Harga berkisar Rp25.000 hingga Rp55.000. Lokasinya berada di kawasan Tandes, Surabaya.

12. Mie Aceh Bang Doel

Mie Aceh Bang Doel cocok bagi pencinta Mie Aceh dengan rasa pedas yang cukup menonjol dan kuah yang gurih. 

Tempat ini dikenal memiliki aroma rempah yang kuat sehingga langsung menggugah selera sejak hidangan disajikan.

Pilihan menunya cukup lengkap mulai dari mie goreng, mie tumis, hingga mie kuah dengan topping ayam dan seafood. 

Banyak pelanggan menyukai sensasi pedasnya yang terasa hangat dan cocok dinikmati saat malam hari.

 

Tempat makan ini cukup ramai terutama di kalangan pencinta kuliner pedas karena rasa rempahnya cukup kuat dan khas. 

Harga berkisar Rp20.000 hingga Rp50.000. Berlokasi di Jalan Margorejo, Surabaya.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti