JawaPos.Com - Surabaya dikenal sebagai kota dengan ragam kuliner yang berani dalam rasa, namun siapa sangka di tengah hiruk-pikuknya, terdapat banyak tempat makan gudeg yang menghadirkan cita rasa khas Jawa dengan harga yang ramah di kantong.
Hidangan berbahan dasar nangka muda ini memang identik dengan Yogyakarta, tetapi di Surabaya gudeg hadir dengan karakter rasa yang lebih gurih dan sedikit manis, sehingga cocok untuk lidah masyarakat lokal.
Perpaduan gudeg dengan ayam kampung, telur pindang, sambal krecek, serta kuah santan yang kental menjadikan menu ini tetap digemari berbagai kalangan.
Banyak tempat makan di Surabaya yang menyajikan gudeg dengan kualitas rasa yang tidak kalah dari daerah asalnya, bahkan beberapa di antaranya sudah menjadi langganan warga setempat sejak lama.
Dengan harga yang terjangkau dan porsi yang mengenyangkan, gudeg di Surabaya menjadi pilihan kuliner yang cocok dinikmati kapan saja, baik untuk makan siang maupun malam.
Dilansir dari Google Maps, inilah sebelas kuliner gudeg paling direkomendasikan di Surabaya dengan harga murah meriah namun rasanya tidak murahan.
1. Gudeg Bu Tjitro
Gudeg Bu Tjitro menjadi salah satu ikon kuliner gudeg di Surabaya yang sudah dikenal luas karena kualitas rasa yang konsisten.
Nangka mudanya dimasak dalam waktu lama hingga benar-benar lembut, dengan bumbu yang meresap sampai ke bagian terdalam.
Perpaduan antara rasa manis khas gudeg dan gurih dari santan terasa seimbang, tidak berlebihan di salah satu sisi.
Ayam kampung yang disajikan memiliki tekstur empuk dan juicy, sementara sambal kreceknya menghadirkan sensasi pedas gurih yang memperkaya rasa secara keseluruhan.
Selain itu, kuah santan kental yang disajikan menjadi salah satu daya tarik utama karena memberikan lapisan rasa yang lebih dalam.
Setiap suapan terasa lengkap, mulai dari manis, gurih, hingga sedikit pedas yang saling melengkapi tanpa saling mendominasi.
Tempat ini juga dikenal memiliki penyajian yang rapi dan konsisten, sehingga pengalaman makan terasa lebih nyaman.
Harga seporsi berkisar Rp25.000 hingga Rp40.000. Lokasinya berada di kawasan Jalan Dharmahusada yang strategis dan mudah dijangkau, menjadikannya pilihan utama bagi pecinta gudeg yang ingin menikmati cita rasa autentik di tengah kota.
2. Gudeg Bu Har
Gudeg Bu Har dikenal dengan karakter rasa yang lebih condong ke arah gurih dibandingkan manis, sehingga memberikan pengalaman makan yang sedikit berbeda dari gudeg pada umumnya.
Nangka dimasak dengan tingkat kematangan yang pas, menghasilkan tekstur lembut namun tidak terlalu lembek.
Kuah santannya tidak terlalu kental, namun tetap memberikan rasa gurih yang cukup terasa di setiap suapan.
Ayam kampung yang disajikan memiliki rasa yang meresap dengan baik, serta tekstur yang empuk tanpa kehilangan serat alaminya.
Sambal kreceknya hadir dengan tingkat kepedasan yang sedang, cukup untuk memberikan kontras rasa tanpa mengalahkan cita rasa utama gudeg.
Kombinasi ini membuat hidangan terasa ringan namun tetap memuaskan.
Harga berkisar Rp20.000 hingga Rp30.000. Berlokasi di Jalan Raya Manyar yang ramai dan mudah diakses, tempat ini cocok bagi yang ingin menikmati gudeg dengan rasa yang tidak terlalu manis namun tetap kaya cita rasa.
3. Gudeg Bu Kris
Gudeg Bu Kris memiliki ciri khas pada rasa yang lebih kuat dan berani, terutama dari sambal kreceknya yang cukup pedas.
Nangka dimasak hingga sangat lembut dengan bumbu yang meresap, menciptakan rasa manis gurih yang cukup intens.
Ayam yang disajikan memiliki tekstur empuk dengan bumbu yang terasa hingga ke dalam, menambah kedalaman rasa pada hidangan.
Sambal kreceknya menjadi elemen penting yang memberikan keseimbangan rasa.
Pedasnya tidak hanya sekadar kuat, tetapi juga memiliki rasa gurih yang menyatu dengan baik.
Perpaduan antara gudeg yang manis dan krecek yang pedas menciptakan sensasi makan yang lebih dinamis dan tidak membosankan.
Harga berkisar Rp20.000 hingga Rp35.000. Lokasinya berada di Jalan Kayoon yang cukup strategis, menjadikannya salah satu pilihan menarik bagi pecinta gudeg dengan cita rasa yang lebih tegas.
4. Gudeg Bu Endang
Gudeg Bu Endang dikenal dengan porsi yang cukup besar serta rasa yang konsisten di setiap penyajian.
Nangka dimasak hingga lembut dengan kuah santan yang gurih dan cukup terasa, menciptakan rasa yang nyaman di lidah.
Ayamnya empuk dengan bumbu yang meresap, memberikan keseimbangan antara rasa gurih dan manis yang tidak berlebihan.
Selain itu, kombinasi lauk yang disajikan terasa lengkap dan mengenyangkan, cocok untuk makan siang maupun makan malam.
Tekstur setiap komponen terasa pas, tidak terlalu lembek maupun terlalu kering, sehingga memberikan pengalaman makan yang stabil dan memuaskan.
Harga berkisar Rp20.000 hingga Rp30.000. Berlokasi di Jalan Ngagel yang cukup ramai, tempat ini menjadi pilihan banyak orang yang mencari gudeg dengan porsi besar dan rasa yang tetap terjaga.
5. Gudeg Bu Yati
Gudeg Bu Yati menawarkan cita rasa yang lebih ringan dengan tingkat kemanisan yang tidak terlalu dominan.
Nangka dimasak dengan tekstur lembut dan kuah santan yang cenderung lebih encer, sehingga menghasilkan sensasi makan yang tidak terlalu berat. Cocok bagi yang ingin menikmati gudeg tanpa rasa yang terlalu kuat.
Ayam kampung yang disajikan memiliki tekstur empuk dengan rasa yang sederhana namun tetap nikmat.
Sambal kreceknya memberikan sentuhan pedas ringan yang cukup untuk melengkapi hidangan tanpa membuatnya terasa terlalu tajam.
Harga berkisar Rp15.000 hingga Rp25.000. Lokasinya berada di Jalan Gubeng yang strategis, menjadikannya pilihan tepat untuk makan santai dengan rasa yang lebih ringan dan mudah dinikmati.
6. Gudeg Bu Lastri
Gudeg Bu Lastri dikenal dengan kuah santannya yang lebih kental serta rasa gurih yang cukup dominan.
Nangka dimasak hingga benar-benar lembut dengan bumbu yang meresap, menghasilkan rasa yang lebih dalam dan kaya.
Ayam kampungnya empuk dengan tekstur yang pas, tidak terlalu kering maupun terlalu lembek.
Sambal kreceknya memiliki tingkat kepedasan yang cukup terasa, memberikan kontras yang menarik terhadap rasa manis dari gudeg.
Perpaduan rasa ini membuat hidangan terasa lebih hidup dan tidak monoton saat dinikmati.
Harga berkisar Rp20.000 hingga Rp30.000. Berlokasi di Jalan Rungkut yang ramai, tempat ini cocok bagi pecinta gudeg dengan rasa yang lebih kuat dan berkarakter.
7. Gudeg Bu Sri
Gudeg Bu Sri menghadirkan perpaduan rasa manis dan gurih yang seimbang dengan tekstur nangka yang lembut.
Kuah santannya tidak terlalu kental namun tetap terasa, memberikan sensasi yang pas di lidah.
Ayam yang disajikan memiliki rasa yang meresap dengan baik dan tekstur yang empuk.
Sambal kreceknya memberikan tambahan rasa pedas ringan yang membuat hidangan semakin lengkap.
Keseluruhan rasa terasa harmonis, cocok untuk berbagai kalangan yang menginginkan gudeg dengan rasa tidak terlalu ekstrem.
Harga berkisar Rp20.000 hingga Rp30.000. Lokasinya berada di Jalan Tandes yang mudah dijangkau, menjadikannya salah satu pilihan favorit untuk makan bersama keluarga.
8. Gudeg Bu Rini
Gudeg Bu Rini dikenal dengan konsep sederhana namun tetap mempertahankan kualitas rasa.
Nangka dimasak dengan bumbu yang meresap, menghasilkan rasa manis gurih yang cukup terasa tanpa berlebihan.
Ayamnya memiliki tekstur empuk dengan rasa yang stabil di setiap penyajian.
Hidangan ini cocok bagi yang menyukai gudeg dengan cita rasa klasik yang tidak terlalu kompleks.
Penyajiannya yang sederhana justru menjadi daya tarik tersendiri karena fokus pada rasa utama yang konsisten.
Harga berkisar Rp15.000 hingga Rp25.000. Berlokasi di Jalan Karangpilang yang cukup ramai, tempat ini sering menjadi pilihan praktis untuk menikmati gudeg dengan rasa yang tetap memuaskan.
9. Gudeg Bu Siti
Gudeg Bu Siti memiliki karakter rasa yang khas dengan bumbu yang meresap sempurna.
Nangka dimasak hingga lembut dengan kuah santan yang cukup terasa, menciptakan perpaduan rasa yang seimbang antara manis dan gurih.
Ayamnya empuk dengan rasa yang tidak terlalu kuat, sehingga tetap nyaman di lidah.
Sambal kreceknya memberikan sentuhan pedas yang cukup terasa, menambah dimensi rasa tanpa mengganggu keseimbangan utama.
Kombinasi ini membuat hidangan terasa lengkap dan tidak membosankan.
Harga berkisar Rp20.000 hingga Rp30.000. Lokasinya berada di Jalan Wonokromo yang strategis dan mudah diakses oleh pengunjung.
10. Gudeg Bu Pini
Gudeg Bu Pini dikenal dengan sambal kreceknya yang lebih pedas dibandingkan kebanyakan tempat lain.
Gudegnya tetap memiliki rasa manis gurih yang khas, namun kehadiran krecek yang pedas memberikan sensasi berbeda yang lebih berani.
Nangka dimasak hingga lembut dengan bumbu yang meresap, sementara ayamnya empuk dan juicy.
Perpaduan rasa manis, gurih, dan pedas terasa cukup kontras namun tetap seimbang, menciptakan pengalaman makan yang lebih dinamis.
Cocok bagi yang menyukai gudeg dengan sensasi rasa yang lebih kuat.
Harga berkisar Rp20.000 hingga Rp30.000. Berlokasi di Jalan Margorejo yang ramai, tempat ini menjadi pilihan menarik bagi pencinta kuliner pedas.
11. Gudeg Bu Karti
Gudeg Bu Karti menawarkan cita rasa khas dengan kuah santan yang gurih dan tekstur nangka yang lembut.
Bumbu yang digunakan meresap dengan baik, menciptakan rasa yang cukup dalam namun tetap seimbang.
Ayam yang disajikan memiliki tekstur empuk dengan rasa yang tidak terlalu dominan.
Sambal kreceknya memberikan sentuhan pedas ringan yang melengkapi rasa tanpa membuatnya terlalu tajam.
Keseluruhan hidangan terasa harmonis dan cocok untuk berbagai selera.
Harga berkisar Rp20.000 hingga Rp30.000. Lokasinya berada di Jalan Kenjeran yang mudah dijangkau, menjadikannya alternatif menarik untuk menikmati gudeg di Surabaya.
***