← Beranda
Kurang Afdol Jika Belum Cicipi 12 Kue Khas Surabaya Ini Saat Berkunjung ke Kota Pahlawan
Mohammad Maulana Iqbal• Senin, 4 Mei 2026 | 00.56 WIB
rekomendasi kuliner kue khas Surabaya. (Magnific/ ikarahma)

 

 

JawaPos.com - Kue khas Surabaya adalah salah satu kuliner paling ikonik dari kota pahlawan ini, hadir dalam berbagai bentuk dari kue kering renyah hingga kue basah lembut yang menggugah selera.

Setiap kue punya keistimewaan tersendiri, mulai dari bahan baku premium, proses pembuatan yang unik, hingga sejarah panjang yang menjadikannya bagian dari identitas budaya kota ini.

Dari kue yang lahir dari akulturasi budaya Belanda dan Tionghoa hingga kue kekinian yang pertama kali muncul pada 2017, ragam kue khas Surabaya sangat tidak ada habisnya untuk dieksplorasi.

Dilansir dari laman Traveloka dan Lapis Pahlawan pada Minggu (3/5), berikut 12 rekomendasi kuliner kue khas Surabaya.

1. Lapis legit

Kue yang merupakan hasil akulturasi budaya Indonesia, Belanda, dan Tionghoa ini hadir dengan bahan-bahan premium dan proses pembuatan yang sangat telaten dan memakan waktu lama.

Kue ini biasanya hadir di momen-momen spesial seperti perayaan dan hari besar keagamaan karena kualitas bahan dan proses pembuatannya yang sangat istimewa.

Teksturnya yang sangat kaya rempah dan padat menjadikan lapis legit salah satu oleh-oleh paling bergengsi yang bisa dibawa pulang dari kota ini.

2. Lapis kukus Surabaya

Kue ini memiliki bentuk yang mirip sponge cake namun dengan tekstur yang jauh lebih halus, empuk, dan meleleh di mulut dengan sentuhan krim dan keju yang sangat lezat.

Proses pembuatannya sangat istimewa karena membutuhkan hingga 20 butir telur untuk menghasilkan satu kue dengan rasa yang benar-benar premium dan memanjakan.

Tersedia dalam berbagai varian rasa mulai dari original, brownies, cocopandan, strawberry, terang bulan, hingga pisang yang siap memanjakan selera semua kalangan.

3. Wingko Babat

Kue tradisional yang berasal dari Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan ini sudah sangat populer di Surabaya dan Semarang dengan cita rasa manis dan tekstur yang kenyal khas.

Terbuat dari tepung beras ketan yang dicampur parutan kelapa, santan, gula, garam, vanili, dan daun pandan yang kemudian dibakar hingga permukaan berwarna cokelat keemasan.

Bentuknya yang bulat pipih atau kotak kecil menjadikannya sangat mudah dibawa sebagai oleh-oleh yang sangat disukai berbagai kalangan.

4. Spikoe Surabaya

Kue yang juga dikenal sebagai spekkoek ini merupakan kue lapis khas Surabaya dengan resep peninggalan Belanda yang telah disesuaikan dengan bahan-bahan lokal Indonesia.

Berbeda dengan lapis legit, spikoe hanya terdiri dari tiga lapisan dengan tekstur lembut dan manis seperti bolu, tersedia dalam varian original, kismis, buah prem kering, dan speculaas.

Salah satu merek spikoe paling terkenal adalah Spikoe Resep Kuno yang berlokasi di Jl. Rungkut Madya No. 41, Rungkut Kidul, Rungkut, Surabaya dan menjadi oleh-oleh favorit dari kota ini.

5. Almond Crispy

Kue kering yang pertama kali diperkenalkan oleh toko Wisata Rasa pada tahun 2012 ini berbentuk bulat tipis berdiameter 7-10 cm dengan permukaan keemasan yang sangat menggoda.

Bahan utamanya adalah kacang almond, keju, gula, tepung, dan mentega yang menghasilkan tekstur sangat renyah dan ringan seperti keripik dengan rasa manis yang lembut.

Tersedia dalam berbagai varian rasa seperti original, green tea, cokelat, blueberry, dan strawberry yang menjadikannya cemilan dan oleh-oleh yang sangat cocok untuk semua kalangan.

6. Kue Blinjo

Kue kering unik ini menggunakan melinjo sebagai bahan dasarnya, menjadikannya hasil adaptasi kreatif masyarakat setempat dalam memanfaatkan bahan pangan lokal secara inovatif.

Bentuknya bulat pipih dengan warna kuning keemasan yang sangat menarik, dengan tekstur renyah dan lembut yang menghadirkan sensasi krispy seperti emping namun versi manis.

Rasanya mengingatkan pada emping atau kerupuk biji melinjo tetapi dalam versi yang jauh lebih manis, lembut, dan sangat cocok dijadikan camilan atau oleh-oleh khas kota ini.

7. Kue Mente

Kue kering berbentuk bulat pipih ini menggunakan kacang mete sebagai bahan utama dengan campuran jagung, telur, mentega, gula, garam, dan minyak nabati dalam adonannya.

Teksturnya sangat gurih dan lembut di mulut dengan potongan kacang mete yang sangat melimpah, meskipun bagian bawahnya terlihat sedikit gosong namun tidak meninggalkan rasa pahit sama sekali.

Kue ini biasanya disajikan saat hari raya namun juga sangat cocok dijadikan oleh-oleh dari kota ini untuk semua pecinta kacang mete.

8. Kue Patata

Kue kekinian yang pertama kali muncul pada tahun 2017 ini mengambil namanya dari bahasa Spanyol yang berarti kentang, sebagai cerminan dari bahan utama yang digunakannya.

Bentuknya bulat dengan diameter sekitar 15 cm dan tersedia dalam aneka varian rasa seperti Nutella, green tea, cheese, red velvet, dan masih banyak pilihan lainnya.

Teksturnya sangat lembut dengan sensasi meleleh di mulut yang sangat memanjakan, menjadikannya camilan kekinian yang sangat diminati sekaligus oleh-oleh yang khas dari kota ini.

9. Cakue Peneleh

Jajanan legendaris yang sudah ada sejak tahun 1988 ini menjadi ikon makanan gurih di Pasar Atom Surabaya yang selalu diburu para pencinta kuliner dari berbagai penjuru.

Bentuknya lonjong memanjang dengan warna keemasan yang sangat menggoda, tersedia dalam varian original dan varian cakwe ayam udang yang tidak kalah populer.

Keberadaannya yang sangat legendaris dan rasa yang selalu konsisten menjadikan cakue Peneleh salah satu jajanan wajib yang harus dicoba saat berada di kota ini.

10. Kue Lumpur

Kue basah dan jajanan pasar ini dipercaya merupakan hasil akulturasi dari penjajah Portugis di zaman kolonial karena bentuknya sangat mirip dengan pastel de nata khas Portugis.

Terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, gula, dan santan, dengan versi khas kota ini yang biasanya ditambahkan topping potongan kismis atau kelapa parut di atasnya.

Meskipun bisa ditemukan di berbagai daerah, mencicipi kue lumpur di kota asalnya tentu memberikan pengalaman yang sangat berbeda dan berkesan bagi siapa saja.

11. Kacang Telur

Kudapan populer ini terbuat dari kacang tanah yang dibalut adonan telur dengan bumbu yang sangat gurih dan sedikit manis menghasilkan cita rasa yang sangat khas.

Kacang telur biasanya hadir sebagai sajian saat Lebaran, Natal, dan berbagai perayaan keluarga lainnya sebagai bagian dari tradisi kuliner lokal yang sangat kuat.

Kemasan yang praktis dan cita rasa yang sangat digemari banyak kalangan menjadikan kacang telur salah satu oleh-oleh paling populer yang wajib dibawa pulang.

12. Bikang Peneleh

Kue basah berbentuk bulat dengan warna yang sangat beragam ini memiliki sentra produksi di kawasan Peneleh, Surabaya yang sudah sangat dikenal sejak lama.

Terbuat dari tepung beras, santan, gula, dan pewarna alami yang menghasilkan rasa manis khas dengan aroma santan yang sangat harum dan menggugah selera.

Bagian atas yang masih lembut berpadu dengan bagian bawah yang kering dan renyah menghasilkan tekstur yang sangat unik, namun karena tanpa pengawet kue ini hanya bisa bertahan satu hari saja.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti