← Beranda
Pantura Bukan Sekadar Lewat: 6 Kuliner Legendaris Semarang yang Wajib Anda Singgahi Saat Lapar
Niko SulpriyonoSabtu, 2 Mei 2026 | 19.18 WIB
Ilustrasi Makanan (Freepik)

JawaPos.com - Perjalanan panjang di jalur Pantura sering kali menjadi tantangan tersendiri, terutama ketika lalu lintas padat dan waktu tempuh semakin tidak menentu. 

Dalam kondisi seperti ini, rasa lelah dan lapar dapat datang bersamaan, sehingga memengaruhi fokus dan kenyamanan selama berkendara.

Namun, di balik kepadatan jalur Pantura, terdapat satu keuntungan yang tidak boleh dilewatkan, yaitu kekayaan kuliner khas di setiap kota yang dilalui. 

Baca Juga: 13 Pilihan Kuliner Malam di Bali yang Cocok untuk Nongkrong Sekaligus Wisata Rasa di Pulau Dewata

Semarang, sebagai salah satu titik penting di jalur ini, menawarkan berbagai hidangan legendaris yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga memberikan pengalaman rasa yang autentik.

Bagi Anda yang melintas dan membutuhkan waktu istirahat, menjadikan momen tersebut sebagai kesempatan untuk menikmati kuliner lokal adalah pilihan yang tepat. 

Berikut enam rekomendasi kuliner legendaris Semarang yang layak menjadi pemberhentian Anda yang dilansir dari kanal YouTube 10 BEST ID pada Sabtu (02/05).

1. Nasi Gandul Pak Memet
Nasi gandul merupakan salah satu hidangan khas yang memiliki cita rasa kuat dan kaya rempah. 

Disajikan dengan alas daun pisang, aroma kuahnya langsung terasa begitu menggugah selera sejak pertama kali tersaji di hadapan Anda.

Isian nasi gandul di tempat ini cukup beragam, mulai dari daging sapi hingga jeroan dengan potongan yang cukup besar. 

Kuah berwarna cokelat menghadirkan perpaduan rasa gurih dan manis yang meresap hingga ke serat daging, menciptakan sensasi yang mendalam saat disantap.

Dengan harga yang relatif terjangkau, hidangan ini tidak hanya mengenyangkan tetapi juga mampu mengembalikan energi Anda. 

Cocok sebagai pilihan pertama untuk mengisi tenaga sebelum melanjutkan perjalanan.

2. Nasi Ayam Bu Wido
Nasi ayam khas Semarang memiliki karakteristik berbeda dibandingkan hidangan serupa di daerah lain. 

Disajikan menggunakan daun pisang, sajian ini menghadirkan pengalaman makan yang lebih autentik.

Dalam satu porsi, Anda akan menemukan kombinasi ayam suwir, tahu bacem, krecek, serta kuah kuning yang ringan namun kaya rasa. 

Perpaduan ini menciptakan keseimbangan antara gurih, manis, dan sedikit pedas yang menyatu dengan sempurna.

Tekstur setiap komponen saling melengkapi, mulai dari lembutnya ayam hingga kenyalnya krecek. 

Dengan harga yang ramah di kantong, hidangan ini menjadi pilihan tepat untuk santapan praktis namun tetap memuaskan.

3. Tahu Gimbal Pak Man
Tahu gimbal adalah ikon kuliner Semarang yang tidak boleh dilewatkan. 

Hidangan ini menggabungkan tahu goreng, lontong, kol segar, dan gimbal udang yang renyah.

Keunikan utama terletak pada bumbu kacang yang dipadukan dengan petis udang. 

Saus ini memiliki tekstur kental dengan rasa gurih yang khas, memberikan dimensi rasa yang berbeda dari hidangan berbasis kacang lainnya.

Saat disantap, Anda akan merasakan kombinasi tekstur renyah, lembut, dan segar dalam satu suapan. 

Hidangan ini sangat cocok bagi Anda yang ingin menikmati cita rasa lokal yang autentik dan berkarakter.

4. Mangut Belut Haji Nasimah
Mangut belut menawarkan sensasi rasa yang kuat dengan dominasi rempah dan tingkat kepedasan yang cukup tinggi. 

Kuahnya yang berwarna kuning kemerahan memberikan kesan menggoda sejak pertama kali disajikan.

Belut yang digunakan telah melalui proses penggorengan terlebih dahulu, sehingga menghasilkan tekstur luar yang sedikit renyah dan bagian dalam yang tetap lembut. 

Ketika dipadukan dengan kuah mangut, rasa gurih dan pedasnya terasa semakin intens.

Hidangan ini sangat cocok bagi Anda yang ingin membangkitkan kembali energi setelah perjalanan panjang. 

Sensasi pedasnya mampu memberikan efek segar dan meningkatkan semangat untuk melanjutkan perjalanan.

5. Kepala Manyung Bu Fat
Kepala manyung asap menjadi daya tarik utama di tempat ini. 

Proses pengasapan memberikan aroma khas yang memperkaya cita rasa hidangan secara keseluruhan.

Daging ikan yang lembut berpadu dengan kuah mangut yang pedas menciptakan sensasi rasa yang kuat dan berlapis. 

Setiap bagian daging memiliki karakter rasa yang unik, terutama di area yang dekat dengan tulang.

Konsep penyajian prasmanan memberikan keleluasaan bagi Anda untuk memilih lauk sesuai selera.

Hidangan ini menjadi pilihan tepat bagi pencinta makanan laut dengan cita rasa yang berani.

6. Ayam Goreng Suharti Krapyak
Ayam goreng menjadi pilihan aman yang tetap mampu memberikan kepuasan maksimal. 

Di tempat ini, ayam goreng disajikan dengan kremesan melimpah yang menjadi ciri khas utama.

Tekstur ayam yang empuk membuat daging mudah terlepas dari tulang. 

Bumbu yang meresap hingga ke bagian dalam memberikan rasa gurih yang konsisten di setiap gigitan.

Dipadukan dengan sambal dan nasi hangat, hidangan ini menghadirkan kesederhanaan yang justru menjadi kekuatan utamanya. 

Cocok bagi Anda yang menginginkan makanan lezat tanpa perlu banyak pertimbangan.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho