JawaPos.Com - Hiruk pikuk Surabaya tidak hanya terkenal sebagai kota metropolitan, tetapi juga sebagai surga kuliner dengan rasa yang kuat dan berani.
Setiap sudut kota Surabaya menyimpan hidangan khas yang tidak sekadar mengenyangkan, tetapi juga menghadirkan pengalaman rasa yang membekas.
Perpaduan bumbu petis, rempah, dan teknik memasak tradisional membuat makanan Surabaya memiliki karakter yang tegas, gurih, pedas, dan kadang manis dalam takaran yang pas.
Dilansir dari Google Maps, inilah tujuh belas rekomendasi kuliner legendaris dan khas Surabaya yang wajib dicoba, sekali seumur hidup.
1. Rujak Cingur Ahmad Jais
Berlokasi di Jl. Achmad Jais No.40, Genteng, rujak cingur ini menjadi salah satu yang paling dikenal di Surabaya.
Perpaduan cingur sapi yang kenyal dengan lontong, tahu, tempe, serta irisan buah dan sayur menciptakan tekstur yang sangat beragam.
Bumbu petisnya diulek langsung hingga menghasilkan rasa yang kental, sedikit manis, gurih, dan khas. Aroma petis yang kuat menjadi identitas utama hidangan ini.
Setiap suapan menghadirkan kombinasi rasa yang kompleks namun tetap seimbang. Harga sekitar Rp20.000–Rp35.000.
2. Rawon Setan
Terletak di Jl. Embong Malang No.78, rawon ini terkenal dengan kuah hitam pekat yang berasal dari kluwek.
Rasa kuahnya dalam, gurih, dan sedikit earthy, memberikan sensasi berbeda dibandingkan sup pada umumnya.
Daging sapi disajikan dalam potongan besar dan empuk, menyerap bumbu hingga ke dalam seratnya.
Biasanya dinikmati dengan nasi hangat, tauge segar, sambal, dan telur asin.
Tempat ini sering ramai pada malam hari karena cita rasanya yang konsisten. Harga sekitar Rp30.000–Rp50.000.
3. Lontong Balap Garuda Pak Gendut
Berlokasi di Jl. Kranggan No.60, lontong balap ini dikenal dengan rasa kuahnya yang ringan namun tetap gurih.
Isiannya terdiri dari lontong, tauge, tahu goreng, dan lentho yang terbuat dari kacang.
Kuahnya bening dengan sentuhan bawang putih dan kecap yang sederhana namun pas.
Disajikan dengan sambal untuk menambah rasa pedas. Teksturnya ringan sehingga cocok dinikmati kapan saja tanpa terasa berat. Harga sekitar Rp12.000–Rp20.000.
4. Tahu Tek Pak Jayen
Terletak di Jl. Dharmahusada No.112, tahu tek ini memiliki ciri khas pada bumbu kacangnya yang sangat kental dan berpadu dengan petis.
Campuran tahu goreng, lontong, kentang, dan kerupuk menciptakan kombinasi tekstur yang renyah dan lembut sekaligus.
Rasa gurih dan manisnya terasa kuat dan pekat, menjadikannya salah satu kuliner yang mudah dikenali.
Penyajiannya cepat dan tetap hangat. Harga sekitar Rp10.000–Rp18.000.
5. Sate Klopo Ondomohen Bu Asih
Berlokasi di Jl. Walikota Mustajab No.36, sate klopo ini memiliki keunikan pada balutan kelapa parut sebelum dibakar.
Proses ini menghasilkan aroma yang harum dan rasa gurih yang lebih dalam.
Dagingnya empuk dan tidak kering, sementara bumbu kacangnya memberikan sentuhan manis gurih yang seimbang.
Tekstur kelapa yang sedikit renyah menambah dimensi rasa. Cocok dinikmati dengan nasi atau lontong. Harga sekitar Rp25.000–Rp40.000.
6. Semanggi Surabaya Bu Sumi
Terletak di kawasan Taman Bungkul, semanggi ini menghadirkan rasa yang unik dan ringan.
Daun semanggi disiram dengan bumbu kacang berbasis ubi yang manis dan gurih.
Disajikan dengan kerupuk puli yang renyah, menciptakan kombinasi tekstur yang menarik.
Rasanya tidak terlalu berat sehingga cocok untuk camilan atau makan ringan.
Keunikan bahan membuat hidangan ini berbeda dari kuliner lainnya. Harga sekitar Rp10.000–Rp15.000.
7. Soto Ayam Lamongan Cak Har
Berlokasi di Jl. Ir. Soekarno No.230, soto ini dikenal dengan kuah kuning gurih dan taburan koya yang khas.
Rasa kuahnya ringan namun tetap kaya, berpadu dengan ayam suwir yang lembut. Tambahan sambal dan jeruk nipis membuat rasanya semakin segar.
Penyajiannya cepat dan cocok untuk makan kapan saja. Harga sekitar Rp15.000–Rp25.000.
8. Lontong Kupang Pak Misari
Berlokasi di Jl. Kalasan No.25, lontong kupang ini menggunakan kerang kecil sebagai bahan utama.
Kuahnya memiliki rasa khas laut yang gurih dan ringan. Disajikan dengan lontong dan biasanya dilengkapi sate kerang.
Sensasi rasa yang unik membuatnya menjadi salah satu kuliner khas Surabaya yang berbeda. Harga sekitar Rp12.000–Rp20.000.
9. Bebek Goreng Sinjay Cabang Surabaya
Berlokasi di Jl. Dharmahusada No.173, bebek goreng ini terkenal dengan daging yang empuk dan bumbu yang meresap.
Kulitnya renyah sementara bagian dalam tetap lembut. Sambal pedas menjadi pelengkap utama yang memperkuat rasa.
Disajikan dengan lalapan segar yang menambah kesegaran. Harga sekitar Rp25.000–Rp40.000.
10. Nasi Krawu Bu Tiban
Terletak di Jl. Kalibokor Selatan, nasi krawu ini menyajikan nasi dengan daging sapi suwir, serundeng, dan sambal.
Rasa gurihnya kuat dengan sedikit sentuhan pedas. Tekstur serundeng yang kering menambah cita rasa.
Cocok untuk makan siang yang mengenyangkan. Harga sekitar Rp15.000–Rp25.000.
11. Bakso Pak War
Berlokasi di Jl. Dharmahusada, bakso ini memiliki kuah yang gurih dan ringan. Isinya beragam mulai dari bakso, tahu, hingga mie.
Tekstur baksonya kenyal dan padat. Cocok dinikmati saat cuaca panas maupun hujan. Harga sekitar Rp12.000–Rp20.000.
12. Sate Karak Ampel
Terletak di kawasan Ampel, sate ini menggunakan daging sapi yang disajikan dengan bumbu kacang.
Disajikan bersama ketan hitam, menciptakan rasa yang unik dan berbeda.
Teksturnya lembut dengan rasa gurih yang dominan. Harga sekitar Rp10.000–Rp20.000.
13. Tahu Campur Pak Sadak
Berlokasi di Jl. Mayjen Sungkono, tahu campur ini berisi tahu, daging sapi, mie, dan kuah petis.
Rasanya gurih dengan sedikit rasa manis dari petis. Teksturnya beragam dan mengenyangkan. Harga sekitar Rp15.000–Rp25.000.
14. Pecel Lele Lela
Terletak di berbagai lokasi Surabaya, pecel lele ini dikenal dengan sambalnya yang pedas dan segar.
Lele digoreng hingga renyah di luar dan lembut di dalam. Disajikan dengan lalapan segar. Harga sekitar Rp10.000–Rp20.000.
15. Gado-Gado Arjuno
Berlokasi di Jl. Arjuno, gado-gado ini memiliki bumbu kacang yang kental dan gurih.
Sayuran segar berpadu dengan lontong dan telur. Rasanya sederhana namun tetap nikmat. Harga sekitar Rp12.000–Rp20.000.
16. Nasi Campur Tambak Bayan
Terletak di Jl. Simpang Dukuh, nasi campur ini menyajikan berbagai lauk dalam satu piring.
Rasa gurih dan pedasnya khas Surabaya. Porsinya cukup besar dan mengenyangkan. Harga sekitar Rp15.000–Rp30.000.
17. Es Dawet Siwalan
Berlokasi di kawasan Kenjeran, minuman ini menjadi penutup yang menyegarkan.
Perpaduan gula merah, santan, dan dawet memberikan rasa manis yang ringan.
Cocok diminum setelah menikmati makanan berat. Harga sekitar Rp5.000–Rp10.000.
***