JawaPos.com – Menjelajahi kelezatan Semarang tidak akan lengkap tanpa mengunjungi pusat keramaian di Simpang Lima.
Kawasan ini menyimpan harta karun kuliner yang siap memanjakan lidah setiap pengunjung dari pagi hingga malam hari.
Berbagai hidangan legendaris tersedia di sana dengan cita rasa otentik yang tidak pernah berubah sejak lama.
Dilansir dari laman Go Travelly dan Traveloka pada Sabtu (18/4), berikut 14 rekomendasi tempat kuliner Simpang Lima Korea enak di Semarang.
1. Pecel bu Sumo
Warung legendaris yang berdiri sejak tahun 1965 ini menjadi destinasi sarapan favorit bagi masyarakat lokal.
Kamu bisa mengunjunginya di kawasan pusat kota mulai jam 06.00 hingga 15.00 WIB untuk mencicipi perpaduan sayur segar dan bumbu kacang istimewa.
2. Soto ayam mbak Lin
Hidangan berkuah bening tanpa santan ini sangat cocok dinikmati untuk menghangatkan tubuh saat cuaca sedang sejuk atau hujan.
Kedai yang berlokasi di Jalan Ki Mangunsarkoro Nomor 15 ini melayani pelanggan setiap hari mulai pukul 07.00 pagi.
3. Nasi pecel yu Sri
Bagi kamu yang sering merasa lapar saat tengah malam, warung ini menjadi solusi tepat karena beroperasi hingga jam 04.00 subuh.
Selain menu sayuran siram sambal kacang, tersedia pula pilihan nasi gudangan dengan berbagai tambahan sate sebagai pelengkap.
4. Tahu gimbal pak Edy
Keunikan kuliner yang sudah terkenal sejak tahun 1970-an ini terletak pada saus kacang gurih yang dicampur dengan bumbu petis.
Kedai yang berlokasi di Jalan Pandanaran Nomor 2 ini menyajikan porsi berisi tahu, lontong, irisan kubis, serta bakwan udang.
5. Lumpia mataram
Kudapan yang lahir dari akulturasi budaya lokal dan Tionghoa ini dikelola oleh generasi keempat dari keluarga pemilik aslinya.
Kamu dapat menemukan cita rasa yang tetap terjaga konsistensinya di gerai yang menjadi salah satu ikon makanan di sana.
6. Tahu petis Semarang
Berbeda dengan daerah lain, bumbu petis di sini memiliki tekstur lebih kental serta lengket dengan rasa manis yang pas.
Kamu bisa menikmatinya dengan cara unik yakni bumbu hitam tersebut langsung diisikan ke dalam bagian tengah tahu goreng.
7. Nasi pecel mbok Sador
Warung ini sangat populer dan berlokasi di kawasan pujasera Jalan Pahlawan Nomor 1 dengan jam operasional sore hingga malam.
Sajiannya tampil istimewa karena menggunakan alas daun pisang berlapis dengan tambahan kembang turi yang memberikan aroma yang khas.
8. Nasi liwet bu Widodo
Menu ini menawarkan nasi gurih yang disiram sayur labu siam serta opor ayam dengan cita rasa cenderung manis.
Terletak di Jalan Simpang Lima, kedai ini siap mengisi perut kamu yang lapar mulai waktu makan malam hingga pagi.
9. Nasi ayam bu Sami
Berdiri sejak tahun 1970-an, tempat makan ini menyajikan nasi gurih dengan siraman kuah kuning opor dan krecek yang lezat.
Kamu bisa menemukan lokasinya dengan mudah di sekitar pusat keramaian dan menambahkan berbagai jenis sate kulit atau telur.
10. Nasi gandul pak Subur
Makanan khas asal Pati ini bisa menjadi pilihan alternatif santap malam di Jalan KH Ahmad Dahlan sejak pukul 17.00 WIB.
Kamu dibebaskan memilih berbagai jenis lauk dari jeroan sapi seperti lidah, otak, hingga babat untuk menemani nasi hangatmu.
11. Tahu petis prasojo
Gorengan legendaris ini telah mewarnai peta rasa kawasan pusat kota sejak tahun 1980 dengan harga yang tetap sangat terjangkau.
Selain tahu dengan isian saus udang hitam, tersedia juga camilan lain seperti mendoan dan risoles di area pujasera tersebut.
12. Lumpia cik me me
Gerai yang dikelola oleh Meliani Sugiarto ini menawarkan inovasi modern pada isian lumpia yang biasanya hanya berisi rebung.
Kamu dapat mencoba variasi unik mulai dari isian kepiting, jamur, ikan kakap, hingga daging kambing muda yang sangat kekinian.
13. Es puter cong lik
Untuk penutup yang segar, es tradisional di Jalan KH Ahmad Dahlan Nomor 11 ini menggunakan resep jadul berbahan santan.
Dalam satu mangkuk, kamu akan mendapatkan perpaduan es manis gurih yang dilengkapi mutiara, kelapa muda, dan potongan roti.
14. Soto bangkong
Nama tempat makan ikonik ini diambil dari sejarah lokasinya yang dahulu banyak terdapat hewan katak saat mulai berjualan tahun 1950.
Kedai utamanya berada di Jalan Brigjen Katamso dengan ciri khas kuah bening rempah yang segar dan kaya akan rasa.