← Beranda
7 Tempat Kuliner Nasi Boran Terenak di Lamongan dengan Lauk Melimpah dan Bumbu Pedas Rasa Juara
Mohammad Maulana IqbalSenin, 13 April 2026 | 19.30 WIB
Rekomendasi tempat kuliner nasi boran enak di Lamongan. / Freepik

JawaPos.com – Lamongan menyimpan kekayaan kuliner yang tak hanya terkenal dari soto, namun juga nasi boran yang khas dan menggugah selera.

Dari pinggiran alun-alun hingga kawasan jalan utama, kuliner nasi boran di Lamongan hadir dengan harga sangat terjangkau dan cita rasa yang khas.

Bagi kamu yang sedang berkunjung dan ingin mencicip nasi boran enak di Lamongan, rekomendasi berikut bisa jadi panduan yang tepat.

Dilansir dari laman Go Travelly dan Travelingyuk pada Senin (13/4), berikut tujuh rekomendasi tempat kuliner nasi boran enak di Lamongan.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Restoran di Kota Batu untuk Kuliner Keluarga, View Alamnya Bikin Betah Lama-Lama

1. Sekitar Alun-Alun

Kawasan alun-alun menjadi salah satu lokasi termudah untuk menemukan penjual nasi boran dengan harga mulai dari Rp 8.000 hingga Rp 15.000 per porsi.

Para penjual di sini biasanya buka mulai pukul 06.00 pagi dan stoknya kerap habis sebelum pukul 08.00, sehingga disarankan datang lebih awal.

Pilihan lauk yang tersedia sangat beragam, mulai dari ayam bakar, ceker pedas, telur, udang, tahu, sate jeroan, ikan sili, hingga empok atau gorengan khas mirip bakwan jagung yang gurih dan sedikit asam.

2. Sepanjang Jalan Jendral Sudirman

Di sepanjang Jalan Jendral Sudirman banyak pedagang kaki lima hingga rumah makan yang menjajakan nasi boran dengan cita rasa yang khas dan gurih.

Pilihan lauk di sini sangat lengkap, mulai dari daging ayam, jeroan, rempeyek gurih, hingga urap-urap yang segar dengan bumbu kacang yang lezat.

3. Kawasan Jalan Basuki Rahmat

Kawasan Jalan Basuki Rahmat menjadi salah satu lokasi langganan pecinta nasi boran dengan sajian yang lengkap berupa kuah santan, aneka lauk pilihan, dan kerupuk renyah sebagai pelengkap.

Lokasi ini, yang berada di depan Bank BRI, dikenal selalu ramai baik siang maupun malam hari, dengan harga mulai dari Rp 5.000 per porsi.

Lauk yang tersedia cukup lengkap, mulai dari telur puyuh, ikan sili, sate udang, sate jeroan, ikan bandeng, urap daun singkong, tauge, hingga gimbal lentho yang gurih dan kental kuah karenya.

4. Dekat Plaza Lamongan

Lokasi ini berada di sekitar Plaza Lamongan dan menawarkan nasi boran yang bersih dan terjamin kebersihanny meski berjualan di pinggir jalan.

Harga yang ditawarkan sangat terjangkau mulai dari Rp 5.000, dengan lauk pilihan seperti sate jeroan, ayam bakar, ceker ayam, gimbal lentho, dadar jagung, ikan bandeng, dan ikan sili.

Urap yang disajikan terdiri dari daun singkong, tauge, dan terkadang dilengkapi kemangi yang dicampur sambal dengan bumbu yang sangat terasa.

5. Wilayah Made, Lamongan Kota

Warung nasi boran ini berlokasi di Jalan Raya Mastrip Nomor 102, Made, Kecamatan Lamongan, dan buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga habis.

Warung yang terletak di dekat Linda Jaya Motor ini selalu ramai dan kerap membuat antrean karena cita rasanya yang sangat gurih dan enak.

Harga satu porsi adalah Rp 15.000 dengan pilihan lauk seperti telur, dadar jagung, ikan sili, ceker ayam empuk, dan sate jeroan yang tidak amis.

6. Stadion Surajaya

Kawasan Stadion Surajaya menjadi salah satu lokasi yang juga menyediakan nasi boran dengan berbagai pilihan lauk yang lengkap.

Urap-urapnya berupa tauge, daun singkong, dan kemangi yang segar, dilengkapi bumbu yang sangat terasa kuat dan gurih di setiap suapannya.

Pilihan lauk yang tersedia cukup beragam, mulai dari ayam bakar, sate jeroan, sate telur puyuh, telur puyuh balado, hingga aneka gorengan sebagai pelengkap.

7. Festival sego boranan

Festival ini diselenggarakan setahun sekali oleh pemerintah kota sebagai upaya memperkenalkan nasi boran sebagai kuliner khas daerah yang perlu dilestarikan.

Di festival ini, tersedia berbagai penjual nasi boran yang menyajikan sajian lengkap dengan kuah santan, urap-urap, dan berbagai pilihan lauk yang beragam.

Pada tahun 2018, festival ini diadakan pada tanggal 26 Mei sebagai bagian dari puncak peringatan Hari Jadi Kota, dan informasi jadwal festival perlu dipantau secara berkala.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho