JawaPos.com – Rujak cingur adalah salah satu ikon kuliner Surabaya yang sudah dikenal luas hingga ke berbagai penjuru Indonesia.
Perpaduan bumbu petis kental, potongan cingur empuk, dan sayuran segar menjadikan rujak cingur kuliner Surabaya yang selalu punya tempat di hati para penggemarnya.
Banyak warung rujak cingur di Surabaya yang sudah berdiri puluhan tahun dan tetap konsisten menjaga cita rasa dari generasi ke generasi.
Dilansir dari laman Lapis Pahlawan dan Batiqa Hotel pada Jumat (3/4), bahwa ada sembilan rekomendasi tempat kuliner rujak cingur di Surabaya.
Baca Juga: 9 Tempat Nasi Padang di Surabaya dengan Rasa Paling Juara Cocok untuk Makan Bareng Keluarga
1. Rujak cingur Achmad Jais (Peneleh)
Warung yang berlokasi di Jl. Achmad Jais No. 40, Peneleh, Genteng ini dikenal sebagai salah satu penyaji rujak cingur paling otentik dengan bumbu petis yang kental dan pekat.
Setiap porsi berisi sayuran rebus, tahu dan tempe goreng, lontong, serta potongan cingur empuk yang menjadi daya tarik utamanya.
Harga per porsinya berkisar antara Rp45.000 hingga Rp55.000, terbilang lebih tinggi dibanding warung lain namun sebanding dengan cita rasanya.
Warung ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 17.00, jadi pastikan datang tidak terlalu sore agar tidak kehabisan.
2. Rujak cingur Joko Dolog
Warung yang sudah eksis sejak era 1970-an ini berdiri di kawasan Jl. Taman Apsari, Embong Kaliasin, Genteng, tepat di dekat Patung Joko Dolog yang ikonik.
Tersedia dua pilihan menu: rujak matengan dengan sayuran rebus, tempe, tahu, mi kuning, dan cingur, serta rujak biasa yang ditambah buah segar seperti bengkoang, nanas, dan kedondong.
Tekstur bumbunya dikenal pas, tidak terlalu halus, dengan rasa yang mantap dan seimbang antara gurih, pedas, dan aroma petis.
Harga per porsi berkisar Rp30.000 hingga Rp35.000, dan warung ini buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 16.00.
3. Rujak cingur Genteng Durasim
Warung yang berdiri sejak 1938 ini tercatat sebagai salah satu pelopor rujak cingur paling tua dengan cita rasa yang tetap konsisten dari generasi ke generasi.
Keunikan utamanya terletak pada cobek tua berbobot 43 kilogram yang telah digunakan sejak 1943 untuk menghaluskan bumbu, dan kini permukaannya semakin cekung karena pemakaian puluhan tahun.
Proses meracik bumbunya membutuhkan keterampilan khusus agar rasa yang dihasilkan selalu tepat dan tidak berubah dari versi aslinya.
Berlokasi di Jl. Genteng Durasim No. 29, Genteng, warung ini buka pukul 11.00 hingga 17.00 dengan harga Rp35.000 hingga Rp50.000 per porsi.
4. Rujak cingur Cendana
Warung yang berdiri sejak 1990-an ini dikenal dengan porsinya yang besar dan harga yang cukup terjangkau, mulai dari Rp25.000 hingga Rp28.000 per porsi.
Bumbu kacang dan petis khas racikan Bu Sulihah menjadi identitas utama yang membedakan rujak cingur ini dari warung lainnya.
Isiannya sangat lengkap, mulai dari tahu, tempe, lontong, tauge, kangkung, hingga buah segar yang membuat satu porsi terasa benar-benar mengenyangkan.
Warung ini bisa ditemukan di Jl. Kombes Pol M Duryat No. 37 dan buka setiap hari mulai pukul 10.30 hingga 17.00.
5. Rujak cingur TVRI (Warung Cak No)
Warung yang lebih dikenal dengan sebutan Warung Cak No ini sudah beroperasi lebih dari 35 tahun di Jl. Raya Dukuh Kupang No. 214, Dukuhpakis.
Potongan cingurnya terkenal besar dan empuk, berpadu dengan bumbu kacang dan petis hitam pekat yang melimpah di setiap porsinya.
Selain rujak cingur, menu gado-gado di tempat ini juga menjadi favorit yang kerap dipesan bersamaan oleh pengunjung.
Warung ini buka setiap hari dari pukul 11.30 hingga 17.00 dengan harga antara Rp30.000 hingga Rp32.000 per porsi.
6. Rujak cingur Delta
Warung yang berdiri sejak 1988 ini menawarkan variasi menu yang lebih beragam, termasuk rujak manis dan rujak gobet selain rujak cingur utama.
Salah satu keistimewaannya adalah pembeli bisa menentukan sendiri jumlah cabai yang diinginkan sesuai tingkat kepedasan yang dikehendaki.
Menu rujak cingurnya disajikan bersama mi kuning sehingga porsinya lebih besar dan mengenyangkan dibanding warung pada umumnya.
Berlokasi di Ruko Taman Kayoon, Jl. Embong Kemiri No. 46D, Genteng, warung ini buka dari pukul 09.00 hingga 21.00 dengan harga Rp25.000 hingga Rp50.000.
7. Rujak cingur BBM
Warung yang sebelumnya dikenal dengan nama Depot Haha ini sudah berdiri sejak 1996 dan tetap menjadi favorit pecinta rujak cingur tradisional hingga kini.
Racikan bumbu kacang dan petisnya sangat khas dengan potongan cingur yang lembut dan porsi yang cukup besar untuk satu kali makan.
Warung ini hanya buka pada Senin hingga Sabtu, mulai pukul 09.30 hingga 15.30, di Jl. Tenggilis Timur VII HH No. 1, Tenggilis Mejoyo.
Harga per porsi berkisar antara Rp25.000 hingga Rp50.000 tergantung pilihan menu dan kelengkapan isian yang dipilih.
8. Rujak cingur Sedati Bu Nur Aini
Warung yang beralamat di Jl. Raya Sedati Gede No. 66, Sedati, Juanda, Sidoarjo ini menawarkan porsi rujak cingur yang tergolong besar dan memuaskan.
Ciri khasnya terletak pada bumbu petis yang kental dan beraroma harum, serta taburan bawang putih goreng yang renyah dan gurih di atasnya.
Keistimewaan tambahan dari tempat ini adalah pengunjung bisa langsung mengunjungi dapur untuk melihat proses pembuatan rujak cingur secara langsung.
9. Rujak cingur Ibu Rokayah
Warung yang berlokasi di Jl. Embong Gayam ini menyajikan dua pilihan menu rujak cingur, yaitu matengan dan campur dengan buah.
Rujak cingur matengan berisi bumbu petis, lontong nasi, tahu dan tempe goreng, serta kangkung dan tauge rebus yang disajikan hangat.
Sementara versi campur hadir dengan tambahan irisan nanas, mangga muda, timun, dan bengkoang yang memberikan sensasi segar di setiap suapan.