← Beranda
6 Rekomendasi Nasi Pecel Paling Lezat di Madiun, Terkenal Sudah Jadi Legendaris!
Mohammad Maulana IqbalJumat, 3 April 2026 | 13.39 WIB
rekomendasi tempat kuliner nasi pecel di Madiun../Freepik/ ikarahma

JawaPos.com – Kota Madiun menyimpan warisan kuliner yang kaya, dan nasi pecel menjadi hidangan paling ikonik yang telah menemani warga selama puluhan tahun.

Berbeda dari daerah lain, nasi pecel Madiun dikenal dengan bumbu kacang yang lebih gurih dan pedas, menjadikannya cita rasa tersendiri yang sulit dilupakan.

Dari warung tenda pinggir jalan hingga bangunan permanen bersejarah, nasi pecel Madiun hadir dalam berbagai wajah yang masing-masing punya keistimewaan unik.

Dilansir dari laman Lapis Pahlawan dan Agenda Indonesia pada Jumat (3/4), bahwa ada enam rekomendasi tempat kuliner nasi pecel di Madiun.

Baca Juga: Meski di Papan Tengah Super League, PSIM Masih Terancam Degradasi: Ini Kata Van Gastel

1. Warung nasi pecel Yu Gembrot

Warung yang berdiri sejak 1942 ini merupakan salah satu ikon kuliner paling bersejarah di kotanya.

Awalnya dirintis oleh Mbah Sarinem, usaha ini kemudian diteruskan oleh sang anak yang dikenal dengan nama Yu Gembrot hingga menjadi nama besar.

Nasi pecel disajikan di atas pincuk daun pisang dengan sayuran seperti daun singkong, daun pepaya, kacang panjang, taoge, timun krai, dan kembang turi.

Bumbu kacangnya kental, tidak berminyak, dan tersedia dalam pilihan rasa pedas, sedang, serta tidak pedas, dengan harga mulai Rp9.000 hingga Rp15.000 per porsi tergantung lauk pilihan.

Warung ini buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 21.30 di Jl. Imam Bonjol No. 33, Kartoharjo, dan kini memiliki cabang pula di Jl. HOS Cokroaminoto.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Nasi Bebek Legendaris Paling Enak di Surabaya yang Wajib Kamu Coba!

2. Depot nasi pecel 99

Depot yang sudah beroperasi sejak 1987 ini dikenal luas berkat bumbu kacangnya yang khas dan konsisten sejak hari pertama berjualan.

Rahasianya terletak pada kacang yang disangrai lalu dicampur daun jeruk, menghasilkan aroma dan rasa yang sulit ditiru warung lain.

Isian nasi pecelnya terdiri dari bayam, daun pepaya, taoge, kacang panjang, dan kemangi, yang kemudian ditaburi serundeng sebagai pelengkap.

Pilihan lauknya beragam, mulai dari ayam goreng, telur, hingga olahan sapi seperti empal, paru, babat, limpa, dan otak, dengan harga nasi pecel Rp10.000 dan lauk mulai Rp2.500.

Depot ini buka setiap hari dari pukul 05.30 hingga 22.30, berlokasi di Jl. HOS Cokroaminoto No. 99, Kejuron, Kecamatan Taman.

3. Nasi pecel Pojok

Warung yang berdiri sejak 1965 ini mendapat namanya dari posisinya yang memang berada tepat di pojok Jl. HOS Cokroaminoto No. 121.

Keunikan nasi pecel di sini adalah penyajiannya di atas piring beralas pincuk daun pisang, berisi kangkung, daun pepaya, daun singkong, kacang panjang, taoge, dan turi yang disiram bumbu kacang pedas gurih.

Tersedia aneka lauk pendamping seperti tahu dan tempe bacem, lidah dan otak sapi, ati ayam, sate telur puyuh, hingga telur ceplok, yang bisa dipilih sesuai selera.

Harga seporsi nasi pecel hanya Rp8.000, dan kadar pedas bumbu kacangnya bisa disesuaikan permintaan, sehingga tidak perlu khawatir bagi yang tidak terlalu suka pedas.

Warung ini buka setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 23.00, menjadikannya pilihan tepat untuk sarapan, makan siang, maupun makan malam.

4. Warung nasi pecel Bu Sugeng

Warung yang berlokasi di dekat stasiun kereta api ini menjadi satu-satunya warung nasi pecel yang buka penuh 24 jam setiap harinya.

Sistem pemesanannya unik karena pengunjung langsung memilih nasi pecel berdasarkan jenis lauknya, seperti empal, paru, limpa, babat, lidah, telur dadar, atau telur ceplok.

Rentang harganya mulai dari Rp16.000 hingga Rp21.000 per porsi, dan tersedia pula menu lain seperti nasi rawon, nasi sayur asem, dan nasi sayur lodeh seharga Rp8.000.

Minuman unggulannya adalah es tomat seharga Rp4.000, dan bumbu pecel racikan warung ini juga bisa dibeli untuk dibawa pulang seharga Rp80.000 per kilogram.

Warung ini beralamat di Jl. Kompol Sunaryo, Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, dan bisa dikunjungi kapan saja, siang maupun dini hari.

5. Nasi pecel Sri Tanjung

Warung tenda sederhana di trotoar Jl. HOS Cokroaminoto No. 143 ini justru menjadi salah satu pilihan paling populer untuk kuliner malam.

Jam operasionalnya terbilang unik karena hanya buka mulai pukul 18.00 hingga 03.00 dini hari, menjadikannya destinasi khas bagi pencari makan malam larut.

Harga seporsi nasi pecelnya hanya Rp8.000, dengan pilihan lauk yang cukup lengkap mulai dari ayam bakar, empal, kikil, telur gulung, rolade, paru, babat, hingga sate udang.

Pelengkap seperti rempeyek udang, kerupuk lempeng, dan keripik tempe tersedia dengan harga Rp2.000 hingga Rp22.000, dan bumbu pecelnya pun bisa dibeli per kilogram seharga Rp60.000.

6. Pecel Mbok Kuning

Warung yang sudah eksis sejak 1965 ini dikelola secara turun-temurun oleh keluarga pendirinya dan berlokasi di Jl. Derkuku, sekitar 500 meter dari Pasar Sleko.

Nasi pecel di sini disajikan di atas daun pisang dengan sambal kacang pedas gurih, dilengkapi kering tempe, rempeyek, serundeng, dan aneka sayuran segar.

Harganya sangat terjangkau, hanya Rp7.000 per porsi, dan bumbu pecel siap bawa juga tersedia seharga Rp70.000 per kilogram untuk oleh-oleh.

Warung ini hanya buka dari pukul 05.00 hingga 10.00 pagi, sehingga paling pas dikunjungi saat sarapan di awal hari.

EDITOR: Hanny Suwindari