← Beranda
Wisata Kuliner Bojonegoro: 9 Rekomendasi Tempat Makan dan Pusat Oleh-oleh Terbaik yang Sayang Jika Dilewatkan
Leni Setya WatiJumat, 9 Januari 2026 | 00.13 WIB
Ilustrasi kuliner Bojonegoro (Google Maps)

JawaPos.com - Bojonegoro tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil minyak dan gas bumi, tetapi juga menyimpan kekayaan kuliner tradisional yang masih terjaga hingga kini.

Di balik kesederhanaan kotanya, Bojonegoro memiliki beragam hidangan khas dengan cita rasa kuat, diwariskan dari generasi ke generasi.

Mulai dari makanan berat berbahan daging, sajian berkuah yang menghangatkan, hingga jajanan tradisional yang cocok dijadikan oleh-oleh, semuanya bisa ditemukan dengan mudah.

Bagi wisatawan maupun perantau yang pulang kampung, mencicipi kuliner khas Bojonegoro adalah agenda yang tak boleh dilewatkan.

Baca Juga: 10 Kuliner Legendaris Sidoarjo yang Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup, Kupang Lontong hingga Rawon Favorit

Dilansir dari Google Maps, berikut ini deretan tempat kuliner yang wajib dikunjungi saat berada di Bojonegoro.

1. Warung Sate Gule Pak Tondo

Warung Sate Gule Pak Tondo menjadi salah satu ikon kuliner Bojonegoro yang selalu ramai pengunjung.

Menu andalannya adalah sate kambing dan gule dengan racikan bumbu khas yang kaya rempah. Dagingnya empuk, tidak berbau, dan disajikan dengan porsi mengenyangkan.

Kuah gulenya gurih dan sedikit kental, sangat cocok disantap bersama nasi hangat, terutama saat cuaca dingin atau malam hari.

Baca Juga: 8 Kuliner Khas Kediri yang Wajib Dicoba Wisatawan, Tempat Makan Paling Favorit Sepanjang Masa

2. Warung Kikil “Mbah Su” Pacul

Bagi pencinta masakan berkuah, Warung Kikil Mbah Su di kawasan Pacul menjadi tujuan favorit. Kikil di sini dimasak hingga benar-benar empuk, berpadu dengan kuah bening kekuningan yang gurih dan ringan.

Cita rasa tradisionalnya begitu terasa, mengingatkan pada masakan rumahan khas Jawa Timur. Warung ini kerap dipadati pelanggan sejak pagi hingga siang hari.

3. Es Cao dan Wedang Tape Cak Dolop

Kuliner legendaris tak selalu berupa makanan berat. Di Bojonegoro, Es Cao dan Wedang Tape Cak Dolop menjadi minuman tradisional yang sangat digemari.

Es cao menawarkan sensasi segar dengan tekstur kenyal, sementara wedang tape menghadirkan rasa manis dan hangat yang khas. Minuman ini sering diburu untuk melepas dahaga sekaligus bernostalgia dengan cita rasa jadul.

4. Bebek Goreng Istimewa Cak Kumis

Bebek Goreng Istimewa Cak Kumis dikenal luas karena olahan bebeknya yang renyah di luar dan lembut di dalam. Proses pengolahan yang tepat membuat daging bebek tidak alot dan bebas bau.

Disajikan dengan sambal pedas dan lalapan segar, menu ini menjadi favorit banyak kalangan, baik warga lokal maupun pelancong dari luar daerah.

5. Warung Pecel Metal (Mbak Lina)

Pecel metal merupakan salah satu kuliner khas Bojonegoro yang unik. Berbeda dari pecel pada umumnya, pecel metal memiliki bumbu kacang yang lebih kental dan gurih.

Warung Pecel Metal Mbak Lina dikenal konsisten menjaga rasa dan kualitas. Aneka lauk seperti rempeyek, tempe, dan tahu goreng menjadi pelengkap yang membuat hidangan ini semakin nikmat.

6. Mie Godhog Cipto Roso 1970

Nama Mie Godhog Cipto Roso sudah melegenda di Bojonegoro. Berdiri sejak tahun 1970, tempat ini mempertahankan resep asli mie godhog dengan kuah kaldu hangat yang kaya rasa.

Disajikan dengan telur, sayuran, dan potongan ayam, mie godhog ini cocok disantap saat malam hari. Aroma khas dari dapur tradisionalnya menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan setia.

7. Warung Sumingan Nasi Goreng

Jika ingin menikmati nasi goreng dengan cita rasa rumahan, Warung Sumingan adalah pilihan tepat. Nasi goreng di sini dimasak dengan bumbu sederhana namun pas di lidah.

Tidak terlalu berminyak, dengan aroma bawang yang kuat, membuatnya cocok dinikmati kapan saja. Tempat ini sering menjadi persinggahan warga lokal untuk makan malam.

8. Sego Buwuhan

Sego buwuhan bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari tradisi masyarakat Bojonegoro. Hidangan ini biasanya disajikan dalam acara tertentu, mencerminkan nilai kebersamaan dan gotong royong.

Nasi disajikan dengan lauk sederhana namun penuh makna, menjadikannya kuliner khas yang sarat nilai budaya dan sejarah.

9. Pusat Ledre Oleh-Oleh

Tak lengkap rasanya berkunjung ke Bojonegoro tanpa membawa ledre sebagai oleh-oleh. Ledre merupakan camilan khas berbahan pisang dengan tekstur tipis dan renyah.

Di pusat ledre, pengunjung bisa menemukan berbagai pilihan ledre dengan kualitas terbaik. Oleh-oleh ini cocok dibagikan kepada keluarga dan kerabat sebagai kenang-kenangan dari Bojonegoro.

 
 
 
EDITOR: Setyo Adi Nugroho