← Beranda
Menyusuri Kuliner Bebek di Semarang: Dari Bebek Bumbu Hitam hingga Sajian Favorit Kuliner Malam
Elista Ita YustikaRabu, 7 Januari 2026 | 19.38 WIB
Rekomendasi tempat makan bebek di Semarang yang terkenal enak, populer, dan cocok untuk kuliner siang hingga malam hari. (googlemaps)

JawaPos.com – Semarang dikenal sebagai kota pelabuhan dengan ragam kuliner yang kaya pengaruh budaya. 

Mulai dari lumpia, tahu gimbal, hingga nasi ayam, semuanya telah menjadi identitas kuliner kota ini. 

Namun dalam beberapa tahun terakhir, bebek goreng dan olahan bebek berbumbu juga semakin mencuri perhatian dan menjadi menu favorit banyak orang.

Di berbagai sudut Kota Atlas, tempat makan bebek tumbuh pesat dengan karakter rasa yang beragam. 

Ada bebek bumbu hitam khas Madura yang pekat dan pedas, bebek goreng tradisional Jawa dengan rasa gurih alami, hingga bebek kampung yang disajikan sederhana namun menggugah selera. 

Tak sedikit pula rumah makan bebek di Semarang yang buka hingga larut malam, menjadi tujuan utama para pemburu kuliner malam.

Dilansir dari Google Maps, berikut ini ulasan lengkap tempat makan bebek di Semarang yang paling populer, memiliki rating tinggi, dan dikenal luas oleh warga lokal maupun pendatang.

1. Bebek Carok Semarang, Bebek Bumbu Hitam Favorit hingga Tengah Malam

Nama Bebek Carok menjadi salah satu yang paling sering disebut saat membicarakan bebek enak di Semarang. 

Berlokasi di Jalan Singosari Raya, rumah makan ini hampir selalu ramai, terutama pada malam hari.

Menu andalannya adalah bebek bumbu hitam dengan cita rasa khas Madura. 

Warna hitam pekat berasal dari kluwek dan rempah pilihan yang dimasak lama hingga menghasilkan aroma kuat dan rasa mendalam. 

Bebeknya empuk, tidak amis, dan disajikan dengan sambal pedas yang menggugah selera. 

Jam operasional hingga tengah malam menjadikan Bebek Carok sebagai destinasi favorit kuliner malam di Semarang.

2. Mak Kuring Ayam Bebek Goreng Bumbu Hitam, Rasa Pekat yang Melekat

Selain Bebek Carok, Mak Kuring Ayam Bebek Goreng Bumbu Hitam juga dikenal sebagai penyaji bebek berbumbu hitam dengan karakter rasa kuat. 

Tempat ini menawarkan bebek goreng dengan bumbu hitam yang lebih kental dan cenderung gurih pedas.

Banyak pengunjung memuji tekstur daging bebek yang empuk dan bumbu yang meresap hingga ke tulang. 

Meski tempatnya tidak terlalu besar, Mak Kuring kerap dipadati pelanggan setia, terutama saat jam makan malam.

3. Bebek Semangat Queen City Mall, Bebek Favorit di Tengah Pusat Perbelanjaan

Berada di kawasan pusat kota, Bebek Semangat di Queen City Mall menjadi pilihan praktis bagi pengunjung yang ingin menikmati bebek goreng tanpa harus keluar dari area perbelanjaan.

Bebek goreng di sini dikenal dengan tekstur renyah dan rasa gurih yang pas. 

Penyajiannya rapi, sambalnya variatif, dan cocok untuk semua kalangan. 

Kehadirannya di food park membuat Bebek Semangat mudah diakses oleh keluarga maupun pekerja kantoran.

4. Ayam & Bebek Goreng “Paskal” Khas Bandung, Rasa Sunda di Semarang

Mengusung konsep kuliner khas Bandung, Ayam & Bebek Goreng Paskal menghadirkan cita rasa yang sedikit berbeda dibandingkan bebek goreng Jawa Tengah pada umumnya.

Bebek gorengnya cenderung gurih ringan, dipadukan dengan sambal segar khas Sunda. 

Tempat ini menjadi alternatif menarik bagi pengunjung yang ingin mencoba variasi rasa bebek goreng yang lebih ringan namun tetap medok. 

5. Bebek Meleduck, Sederhana tapi Menggugah Selera

Meski tergolong kecil dan sederhana, Bebek Meleduck justru mencuri perhatian berkat rating yang sangat tinggi. 

Bebek goreng di sini disajikan dengan porsi pas, bumbu gurih, dan sambal yang pedasnya seimbang.

Harga yang terjangkau menjadikan Bebek Meleduck favorit warga sekitar. 

Banyak pelanggan menyebut tempat ini sebagai hidden gem kuliner bebek di Semarang. 

6. Bebek & Ayam Kampung Mas Budi, Gurih Alami dari Bebek Kampung

Mas Budi dikenal sebagai penyaji ayam dan bebek kampung dengan rasa gurih alami. 

Bebek kampung yang digunakan memiliki tekstur daging lebih padat, namun diolah dengan teknik yang tepat sehingga tetap empuk saat disantap.

Bumbunya tidak terlalu kuat, menonjolkan rasa asli daging bebek. 

Tempat ini cocok bagi pengunjung yang menyukai bebek goreng tradisional tanpa dominasi rempah tajam.

7. Sego Limau 3 Dara, Sentuhan Unik dalam Sajian Bebek

Berbeda dari rumah makan bebek pada umumnya, Sego Limau 3 Dara menghadirkan konsep unik dengan sentuhan rasa segar. 

Bebek goreng disajikan bersama nasi limau yang harum dan sedikit asam segar.

Perpaduan ini menghasilkan pengalaman rasa yang berbeda dan menarik. 

Tempat ini cukup populer di kalangan keluarga dan pekerja yang ingin menikmati kuliner bebek dengan nuansa baru.

8. Ayam & Bebek Goreng Pak Amad, Andalan Kuliner Malam Semarang

Buka hingga dini hari, Ayam & Bebek Goreng Pak Amad menjadi salah satu tujuan utama kuliner malam di Semarang. 

Bebek gorengnya terkenal gurih dengan sambal yang pedas dan segar.

Lokasinya yang strategis dan jam buka yang panjang membuat tempat ini selalu ramai, terutama oleh pengunjung yang mencari makan setelah beraktivitas hingga larut malam.

9. Bebek Kang Jono Gayamsari, Favorit Warga Lokal

Bebek Kang Jono dikenal luas oleh warga sekitar Gayamsari. Bebek gorengnya disajikan sederhana dengan rasa gurih yang bersahaja.

Harga yang terjangkau dan rasa yang konsisten membuat tempat ini memiliki banyak pelanggan setia. 

Cocok bagi mereka yang mencari bebek goreng rumahan dengan cita rasa lokal.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti