← Beranda
Kuliner di Persimpangan Empat Kota: Petualangan Rasa di Cibubur yang Menggoda Selera
Zulfa Putri Hardiyati• Sabtu, 22 November 2025 | 16.35 WIB
Kuliner di Persimpangan Empat Kota: Petualangan Rasa Di Cibubur yang Menggoda Selera(YouTube Rumah Canda Melki)

JawaPos.com - Cibubur dikenal sebagai kawasan yang unik—bukan hanya karena lokasinya yang berada tepat di persimpangan empat wilayah besar Jakarta Timur, Depok, Bogor, dan Bekasi, tetapi juga karena kekayaan kulinernya yang selalu menggoda selera.

Dalam episode terbaru dari kanal YouTube Rumah Canda Melki, sang kreator kembali mengajak penonton menjelajahi menu-menu autentik yang tersebar di wilayah ini, mulai dari sarapan legendaris hingga hidangan favorit warga komplek.

Dengan gaya khas yang spontan dan penuh antusiasme, Melki memulai perjalanannya dari pusat Cibubur hingga kawasan Kota Wisata.

Berikut rangkuman lengkap petualangan kuliner yang disajikan Melki:

1. Soto Betawi Ibu Haji Cibubur — Sarapan Gurih di Pinggir Jalan Besar

Pemberhentian pertama adalah Soto Betawi Ibu Haji Cibubur, salah satu tempat makan yang sudah lama menjadi andalan warga setempat. Lokasinya mudah ditemukan karena berada di pinggir jalan besar, seberang TSM Cibubur.

Menu andalannya adalah soto Betawi dengan kuah santan gurih, disajikan dengan pilihan daging, paru, babat, usus, hingga isian komplit lainnya. Melki memesan campuran paru dan babat, lengkap dengan teh pucuk dingin sebagai pelengkap.

Perpaduan jeruk limau, sambal, acar bawang merah, dan kuah santan menjadikan sarapan ini begitu menggiurkan. Menurut Melki, meski tanpa tambahan apa pun, rasa sotonya tetap “the best”—gurih, segar, dan tidak berlebihan.

2. Bakmi Aping Raffles Hills — Salah Satu Bakmi Terbaik di Cibubur

Petualangan berlanjut ke dalam komplek Raffles Hills, tempat di mana Bakmi Aping berdiri sebagai salah satu ikon kuliner favorit warga Cibubur.

Dikenal dengan mie keriting tipis, suwiran ayam kampung, jamur, dan kuah kaldu gurih, bakmi ini ramai sejak pagi.

Melki menikmati seporsi bakmi lengkap dengan pangsit dan acar rawit pedas yang menjadi ciri khasnya.

Ia menyebut bakmi ini sebagai salah satu yang terbaik, sampai-sampai orang yang awalnya tidak suka mie ayam pun bisa jatuh cinta jika makan di sini.

Tekstur mie yang lembut, bumbu yang kuat, serta topping yang melimpah membuat hidangan ini layak mendapat predikat kuliner wajib coba di Cibubur.

3. Somai Aping — Somai Ayam Khas Cibubur yang Cocok Jadi Oleh-Oleh

Tidak jauh dari Bakmi Aping, Melki mampir ke Somai Aping yang terkenal. Berbeda dari somai pada umumnya, somai ini menggunakan ayam sebagai bahan dasar, bukan ikan.

Disajikan dengan bumbu kacang yang kental dan gurih, somai ini disebut Melki sebagai salah satu yang terbaik di Cibubur.

Selain disantap langsung, somai ini juga cocok dibeli sebagai oleh-oleh, terutama bagi pengunjung yang ingin membawa pulang rasa khas Cibubur

4. Warung Mas Budi Kota Wisata — Bebek dan Ayam Kampung yang Melegenda

Perjalanan kuliner ditutup dengan kunjungan ke Warung Mas Budi yang berada di kawasan Kota Wisata. Warung ini terkenal luas, memiliki lebih dari 190 cabang dalam waktu lima tahun, dan tetap mempertahankan konsep unik:
ambil nasi, lalapan, dan sambal sepuasnya.

Melki berbincang langsung dengan pemiliknya, Mas Budi, yang menceritakan bahwa konsep prasmanan ini lahir dari hasil survei pelanggan. Tiga jenis sambal—hijau, tomat, dan bawang—menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Menu andalan warung ini meliputi bebek goreng, ayam kampung pejantan, dan burung puyu (manuk londo). Menurut Melki, bebek di sini adalah yang terbaik: empuk, gurih, dan kaya bumbu.

Ayam kampungnya juga istimewa—lebih lembut dari perkiraan, dengan aroma rempah yang kuat.

Kombinasi sambal segar dan sayur asem menambah pengalaman makan yang memuaskan.

Mas Budi pun membagikan tiga tips berharga untuk anak muda yang ingin membuka usaha kuliner:

1.      Jangan sering tutup—usaha harus konsisten buka.

2.      Jangan ikut tren—buat bisnis yang bisa bertahan lama.

3.      Jangan hanya berpikir—harus bergerak dan menjalankan.

Melalui episode ini, Rumah Canda Melki kembali memperlihatkan betapa beragamnya kuliner Indonesia, bahkan di satu kawasan yang tidak terlalu luas seperti Cibubur.

Dari soto santan yang menghangatkan, bakmi legendaris, somai ayam yang unik, hingga bebek kampung gurih dengan konsep all you can eat sambal—semua menggambarkan kekayaan citarasa Nusantara.

Perjalanan ini sekaligus menunjukkan bahwa Cibubur bukan hanya daerah hunian elit, tetapi juga destinasi kuliner yang wajib dijelajahi.

Sampai episode berikutnya, petualangan rasa Melki di empat wilayah ini tetap menjadi bukti bahwa makanan terbaik selalu hadir di tempat-tempat yang paling dekat dengan keseharian kita.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho