← Beranda
Resep MPASI Tahu untuk Bayi 6 Bulan, Pilihan Menu Sehat Kaya Protein
Betty Khasandra PujayantiKamis, 28 Agustus 2025 | 16.02 WIB
Ilustrasi MPASI tahu untuk bayi enam bulan. (Canva)

 

 

JawaPos.com - Memasuki usia enam bulan, bayi mulai membutuhkan makanan pendamping ASI atau MPASI yang sehat.

Salah satu bahan sederhana untuk MPASI yang dapat digunakan adalah tahu, sumber protein nabati yang lembut sehingga aman untuk pencernaan bayi.

Banyak orang tua memilih tahu karena rasanya netral, mudah diolah, dan bisa dipadukan dengan berbagai bahan kaya nutrisi lain.

Berikut ini adalah resep MPASI dari tahu untuk bayi enam bulan, dilansir dari akun Instagram @mpasibayisehat.

Bahan-bahan:

- Satu potong tahu putih segar

- ⁠Sedikit nasi

- ⁠Brokoli (dicincang)

- ⁠Satu butir telur

- ⁠Dua siung bawang merah

- ⁠Sedikit minyak

- ⁠Air matang secukupnya

Cara Mengolah:

1. Pertama, haluskan tahu dengan alat penghalus hingga teksturnya lembut dan sesuai kebutuhan bayi usia enam bulan.

2. Selanjutnya, panaskan sedikit minyak pada panci, lalu tumis irisan bawang merah hingga harum untuk menambah cita rasa alami.

3. Tambahkan air secukupnya, kemudian masukkan nasi dan tahu yang sudah dihaluskan ke dalam panci.

4. Masukkan brokoli cincang, kemudian aduk rata hingga matang.

5. ⁠Setelah itu, tambahkan telur sebagai sumber protein hewani yang melengkapi nutrisi dari tahu dan sayuran hijau brokoli.

6. ⁠Aduk merata hingga masakan matang secara sempurna. 

Masakan yang sudah matang kemudian disaring agar menghasilkan tekstur lembut sesuai kebutuhan bayi berusia enam bulan.

Menu ini sebaiknya diberikan dalam porsi kecil terlebih dahulu agar bayi terbiasa dengan tekstur baru.

Jika bayi menunjukkan respon baik, porsi dapat ditambah secara bertahap dengan tetap memperhatikan variasi bahan lainnya.

Resep MPASI tahu untuk bayi enam bulan ini tidak hanya kaya protein, tetapi juga mendukung pertumbuhan anak melalui nutrisi seimbang.

Orang tua bisa menjadikan menu ini sebagai variasi sehat sehari-hari, sambil tetap memperhatikan reaksi tubuh bayi terhadap makanan baru.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho