JawaPos.com - Mie ayam Tumini khas Jogjakarta dikenal dengan kuah kental dan topping ayamnya yang melimpah. Rahasia kekentalannya bukan berasal dari tepung atau kentang, melainkan labu kuning. Rasanya pun jadi lebih creamy dan sedikit manis.
Perbedaan mie ayam biasa dan mie ayam Tumini terletak pada penggunaan labu kuning pada kuah ayamnya. Fungsinya mirip kentang, yakni sebagai pengental tekstur. Namun, dari sisi ekonomis lebih terjangkau dan menghasilkan rasa yang khas.
"Meski warna kuning labunya nggak terlalu muncul, tapi hasilnya bagus. Ada hint rasa manis-manisnya dan creamy," ungkap Chef Hari Purwanto.
Cara membuatnya pun cukup sederhana. Labu direbus atau dikukus hingga lunak, lalu dihaluskan menggunakan blender dengan sedikit air. Hasil halusan itu kemudian dituang ke dalam kuah topping ayam menjelang akhir proses memasak.
"Dituangnya pas terakhir aja. Masak sampai agak mengental kuah topping ayamnya," sambung content creator yang kerap membagikan resep masak di akun Instagram @chefharipurwanto itu.
Kuah ayam kental ini tak hanya menjadi topping, tapi juga bisa langsung diaduk saat meracik mie ayam. Saat penyajian, mie cukup diaduk dengan minyak bawang dan kecap asin, lalu disiram kuah ayam, dan diberi topping ayam dalam jumlah melimpah.
"Topping ayamnya memang harus melimpah, itu ciri khas mie ayam tumini. Lalu tambahkan bawang goreng dan saus sambal sesuai selera sebagai pelengkap," ujar Chef Hari.
Dengan perpaduan rasa gurih, manis, dan tekstur kuah yang creamy cocok disantap saat santai.
Resep Mie Ayam Tumini
Bahan untuk topping ayam :
Bawang merah 5 siung
Bawang putih 5 siung
Kunyit 2 cm
Kemiri 5 buah
Ketumbar 1 sdm
Secukupnya Sereh dan daun jeruk
Ayam paha cincang 500 gr
Daun bawang 3 batang potong tipis
Gula merah 50gr
Kecap manis 3 sdm
Labu kuning 100 gr
Garam, gula pasir, kaldu ayam disesuaikan
Bahan mie ayam :
Mie kering yang direbus 200 gr
Minyak bawang
Kecap asin
Sawi hijau
Bawang goreng
Sauce sambal sesuai selera
Cara Pembuatan :
1. Haluskan bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri, dan ketumbar, kemudian tumis sampai harum.
2. Masukkan sereh dan daun jeruk. Lalu, masukkan ayam yang sudah dicincang.
3. Masak sebetar. Masukkan air dan seasoning dengan garam dan gula pasir. Tambahkan gula merah, kecap, dan potongan daun bawang.
4. Masak sampai matang. Masukkan labu kuning yang sudah dihaluskan. Koreksi rasa.
5. Ayam topping mie ayam siap digunakan.
6. Rebus mie dan sawi sekitar 3 menit.
7. Racik mie ayam: minyak bawang, kecap asin, mie, kuah ayam. Tambahkan topping ayam, sawi, bawang goreng. Sajikan dengan saus sambal.
Tips:
1. Gunakan labu kuning sebagai pengganti kentang untuk mengentalkan tekstur kuah topping ayam.
2. Tuang labu kuning yang sudah dihaluskan di tahap akhir, agar kuah mengental sempurna.
3. Rebus mie selama kurang lebih 3 menit agar teksturnya pas, tidak lembek.